LUMINASIA.ID - Dalton Hotel Makassar menggelar Gathering Kampoeng Ramadhan sebagai ajang silaturahmi sekaligus pengenalan konsep buka puasa Ramadhan kepada para tamu loyal hotel.
Kegiatan yang berlangsung di Sky Garden Pool & Gym, Kamis (5/2/2025) ini dihadiri sekitar 100 tamu dari berbagai segmen, mulai dari korporasi hingga pemerintahan.
General Manager Dalton Hotel Makassar, Ambo Tuo, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan dengan para tamu yang selama ini konsisten mendukung Dalton Hotel.
“Apa yang kami lakukan pada sore hari ini tujuannya sebenarnya untuk menjalin silaturahmi kepada tamu-tamu semua yang selama ini memang sangat mensupport Dalton Hotel. Kebetulan juga ini momennya untuk mendekatkan diri dan mempererat hubungan silaturahmi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, gathering ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan konsep Kampoeng Ramadhan yang mengusung sajian kuliner nusantara dengan cita rasa yang disesuaikan dengan selera pasar lokal.
“Kita mau buka puasa, jadi sore ini kita memunculkan menu-menu yang sifatnya nusantara supaya cita rasanya memang betul-betul sesuai dengan pasar. Karena market kita di sini rata-rata orang Indonesia, orang-orang sekitar,” katanya.
Menurut Ambo Tuo, menu berbasis olahan lokal sengaja ditonjolkan sebagai identitas utama Kampoeng Ramadhan Dalton Hotel yang konsisten dihadirkan setiap tahun.
“Kita lebih menonjolkan buatan-buatan lokal. Makanya sesuai dengan namanya itu Kampung Ramadhan,” jelasnya.
Sementara itu, Marcom Dalton Hotel Makassar, Ainun Nufus, menyebut Kampoeng Ramadhan Dalton Hotel menghadirkan lebih dari 50 variasi menu berbuka puasa yang disajikan secara bergantian selama bulan Ramadhan.
“Item menunya itu sekitar 50-an variasi. Enggak nyampai 60, tapi lebih dari 50 menu dan menunya berubah-ubah,” ujar Ainun.
Beberapa menu yang disajikan antara lain kapurung, ayam panggang, mongolian barbeque, aneka gorengan, soki, sup ayam jamur, ayam goreng mentega, sambal goreng hati ampela, salad buah, hingga coto Makassar.
Ia menjelaskan, pergantian menu dilakukan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung setiap kali berbuka puasa.
“Supaya tamu yang datang itu enggak bosan, jadi kita rolling menunya,” katanya.
Ainun menambahkan, antusiasme pengunjung pada tahun-tahun sebelumnya sangat tinggi hingga kerap terjadi antrean panjang di setiap stan makanan.
“Dari tahun-tahun sebelumnya itu memang selalu ngantri di stall. Sampai banyak yang kehabisan, terus direfill lagi, ngantri lagi,” ungkapnya.
Berdasarkan catatan tahun lalu, jumlah pengunjung Kampoeng Ramadhan Dalton Hotel mencapai 17.000 orang, dengan penjualan harian yang bisa menembus ratusan hingga ribuan paket.
“Kalau tahun lalu, satu hari bisa sampai 500 pack, bahkan ada yang 1.000 pack dalam satu hari,” katanya.
Untuk tahun ini, manajemen menargetkan jumlah pengunjung yang lebih besar, yakni sekitar 20.000 orang selama bulan Ramadhan, dengan target harian minimal 1.000 pengunjung.
“Target kita paling tidak satu hari itu harus mendapatkan 1.000 orang. Tahun lalu biasanya mulai kelihatan di minggu kedua, bahkan pernah juga sampai 3.000 orang dalam satu hari,” ujar Ainun.
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, Dalton Hotel menyiapkan dua area pelaksanaan buka puasa, yakni di area utama dan ballroom.
“Kita buka di sini dan juga di bawah di ballroom. Jadi ada dua tempat. Kalau di sini kondisinya tidak memungkinkan, kita buka di bawah di ballroom,” jelasnya.
Dari sisi harga, Dalton Hotel menawarkan promo early bird sebesar Rp105.000 per paket yang berlaku selama satu minggu, sementara harga normal ditetapkan sebesar Rp125.000 per paket.
“Early bird kita Rp105.000 selama seminggu. Kalau selanjutnya harga normalnya Rp125.000 per pack,” ujar Ainun.
Promo early bird tersebut berlaku untuk pemesanan pada rentang 19 hingga 25 Februari.
“Kalau booking dari tanggal 19 sampai 25 Februari masih bisa Rp105.000. Tapi kalau lewat dari early bird, ya sudah harga normal,” pungkasnya.

