LUMINASIA.ID, BOLA - Neymar Jr. tengah berada pada fase paling menentukan dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional. Operasi lutut kiri yang dijalaninya pada 22 Desember 2025 bukan hanya menjadi upaya pemulihan cedera, tetapi juga penanda dimulainya pertaruhan terakhir untuk kembali bersaing di level tertinggi dan membuka peluang tampil pada Piala Dunia 2026.
Dilansir Sohu, dalam beberapa pekan terakhir, Neymar secara terbuka membagikan proses rehabilitasinya melalui platform digital. Rekaman latihan menunjukkan rutinitas pemulihan yang intens, mulai dari penguatan otot bagian bawah tubuh hingga latihan kardio dan kelincahan. Pendekatan ini menegaskan bahwa pemulihan Neymar tidak bersifat simbolik, melainkan diarahkan untuk mengembalikan kapasitas fisik yang dibutuhkan guna tampil kompetitif, terutama bagi pemain yang selama kariernya bergantung pada kecepatan dan kreativitas.
Di tengah proses tersebut, Neymar mengambil keputusan strategis dengan memperpanjang kontraknya bersama Santos FC hingga 31 Desember 2026. Kepulangan ke klub yang membesarkan namanya dinilai memberikan stabilitas emosional dan lingkungan yang lebih terkendali selama masa rehabilitasi. Bagi Neymar, Santos bukan sekadar tempat kembali, tetapi ruang aman untuk membangun kembali kepercayaan diri setelah periode panjang yang diwarnai cedera dan tekanan publik.
Meski demikian, pemulihan fisik dan stabilitas klub belum cukup untuk menjamin kembalinya Neymar ke tim nasional Brasil. Di bawah kepemimpinan pelatih Carlo Ancelotti, seleksi pemain diperkirakan akan lebih ketat dan berbasis pada kesiapan taktik serta konsistensi performa. Status bintang tidak lagi menjadi jaminan, dan Neymar dituntut membuktikan bahwa ia masih mampu berkontribusi secara nyata di tengah regenerasi skuad Brasil.
Piala Dunia 2026 dengan demikian menjadi lebih dari sekadar target kompetisi bagi Neymar. Turnamen tersebut berpotensi menjadi penentu akhir narasi kariernya, apakah ia akan dikenang sebagai pemain yang mampu bangkit dan menutup perjalanan di panggung tertinggi, atau sebagai talenta besar yang perlahan tergerus oleh cedera. Di tengah ketidakpastian, satu hal yang jelas adalah bahwa Neymar kini tidak hanya berjuang untuk kembali bermain, tetapi juga untuk mempertahankan relevansinya di level tertinggi sepak bola dunia.

