LUMINASIA.ID, BOLA - Absennya Samu Aghehowa dari panggung Piala Dunia menjadi pukulan emosional, bukan hanya bagi sang pemain, tetapi juga bagi regenerasi lini depan tim nasional Spanyol. Penyerang berusia 21 tahun itu harus menunda mimpi terbesarnya setelah mengalami robekan ligamen anterior (ACL) saat membela Porto dalam laga liga Portugal kontra Sporting Lisbon.
Dilansir AP, cedera tersebut datang di momen yang terasa begitu pahit. Samu sedang berada dalam periode menanjak bersama klub dan sebelumnya mulai diperhitungkan sebagai bagian dari masa depan La Furia Roja. Turnamen dunia yang seharusnya bisa menjadi debutnya di level tertinggi antarnegara kini berubah menjadi ruang tunggu panjang untuk pemulihan.
Alih-alih berbicara tentang peluang menit bermain atau persaingan di skuad, percakapan kini bergeser ke meja operasi, rehabilitasi, dan ketahanan mental. Samu menyebut hari ketika cedera itu terjadi sebagai hari paling sial dalam kariernya. Ia mengaku terpukul karena tidak bisa membantu rekan-rekannya di lapangan dan hanya dapat memberi dukungan sebagai suporter.
Bagi Spanyol, kehilangan Samu berarti hilangnya satu opsi penyerang muda dengan karakter eksplosif. Ia merupakan simbol keberhasilan transisi generasi, terlebih setelah ikut membawa negaranya meraih medali emas Olimpiade Paris 2024. Kombinasi pengalaman internasional dan usia yang masih sangat muda membuat banyak pihak memprediksi ia akan mendapat panggung penting di turnamen besar berikutnya.
Namun sepak bola kerap berjalan tak sesuai naskah. Di saat pintu Piala Dunia tertutup, jalan lain terbuka: kesempatan membangun fondasi fisik dan mental untuk karier jangka panjang. Banyak pemain besar pernah melalui fase serupa dan kembali dengan versi diri yang lebih matang.
Kini fokus Samu bukan lagi daftar skuad, melainkan proses pemulihan. Waktu mungkin merampas satu turnamen, tetapi bagi pemain seusianya, masa depan masih sangat luas. Spanyol boleh kehilangan satu nama untuk sekarang, tetapi mereka masih bisa menantikan kepulangannya sebagai penyerang yang lebih kuat di tahun-tahun berikutnya.
Kalau kamu mau, aku juga bisa buat versi dengan sudut pandang taktik—misalnya bagaimana absennya Samu mengubah opsi penyerang Spanyol di Piala Dunia.

