LUMINASIA.ID, BOLA - Harapan pelarian dari krisis justru datang dari ajang piala bagi Wolverhampton Wanderers yang tengah terpuruk di dasar klasemen Premier League. Bertandang ke markas Grimsby Town di Blundell Park pada lanjutan putaran keempat FA Cup, Minggu (15/2), Wolves menjadikan laga ini sebagai momentum penyelamat di tengah musim yang suram.
Dilansir USA Today, alih-alih sekadar laga piala, pertandingan ini menjadi kesempatan langka bagi Wolves untuk mengembalikan kepercayaan diri. Tim asuhan Rob Edwards datang dengan catatan tanpa kemenangan dalam lima laga liga terakhir dan bayang-bayang degradasi yang semakin nyata. Dengan posisi juru kunci Premier League, FA Cup kini menjadi satu-satunya panggung yang bisa memberi sedikit kelegaan bagi klub yang sedang tertekan.
Di sisi lain, Grimsby Town justru menikmati musim yang penuh optimisme. Klub League Two tersebut berada di peringkat kedelapan dan hanya terpaut dua poin dari zona playoff promosi. Mereka juga membawa modal kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Weston-super-Mare di babak sebelumnya dan mencatat kejutan besar musim ini dengan menyingkirkan Manchester United di ajang Carabao Cup di stadion yang sama.
Atmosfer Blundell Park yang hanya berkapasitas sekitar 9.500 penonton diprediksi akan menjadi faktor penting. Bagi tuan rumah, laga ini adalah kesempatan melanjutkan kisah “Cinderella” mereka di FA Cup. Namun bagi Wolves, ini adalah ujian mental: apakah mereka masih memiliki kualitas dan fokus untuk menghindari malu melawan tim dari kasta keempat.
Secara kualitas skuad dan pengalaman, Wolves tetap difavoritkan. Meski kehilangan striker Jørgen Strand Larsen yang telah hengkang ke Crystal Palace, kedalaman tim Premier League diyakini masih cukup untuk mengatasi perlawanan Grimsby. Jika mampu tampil serius dan tidak meremehkan lawan, Wolves berpeluang menjadikan FA Cup sebagai pelarian sementara dari krisis yang membayangi musim mereka.

