LUMINASIA.ID, BOLA - Vancouver Whitecaps memulai perjalanan mereka di CONCACAF Champions Cup 2026 dengan hasil imbang tanpa gol saat menghadapi wakil Kosta Rika, C.S. Cartagines, dalam leg pertama babak pembuka yang digelar di Cartago, Kamis (18/2/2026). Meski gagal mencetak gol, tim asal Kanada itu tampil dominan sepanjang pertandingan dan menunjukkan kontrol permainan yang signifikan.
Dilansir Vancouverisawesome.com, Whitecaps menguasai jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 76,5 persen, menunjukkan keunggulan dalam membangun serangan dan menjaga ritme permainan. Mereka juga unggul dalam jumlah tembakan dengan total 15 percobaan berbanding tujuh milik Cartagines, termasuk lima tembakan tepat sasaran yang seluruhnya berhasil digagalkan kiper tuan rumah, Kevin Briceño.
Dominasi statistik tersebut justru menyoroti satu persoalan utama bagi Whitecaps: penyelesaian akhir. Berulang kali menciptakan peluang bersih, tim tamu tetap gagal menembus gawang lawan. Performa gemilang Briceño di bawah mistar Cartagines menjadi tembok yang sulit ditembus sepanjang pertandingan.
Hasil imbang ini membuat persaingan di babak pertama sistem dua leg masih terbuka lebar. Cartagines dijadwalkan bertandang ke Vancouver untuk leg kedua pada 25 Februari, di mana Whitecaps akan memanfaatkan dukungan kandang untuk memastikan tiket ke babak selanjutnya.
Whitecaps sendiri datang ke turnamen ini dengan ambisi memperbaiki pencapaian musim lalu. Pada edisi sebelumnya, mereka berhasil melaju hingga final sebelum akhirnya kalah telak 0-5 dari raksasa Liga MX, Cruz Azul. Dengan komposisi tim yang tetap kompetitif, klub MLS tersebut bertekad menembus fase akhir dan meraih hasil lebih baik tahun ini.
Sebelum leg kedua digelar, Whitecaps akan lebih dulu membuka musim Major League Soccer 2026 dengan menjamu Real Salt Lake pada Sabtu mendatang. Jadwal padat di awal musim ini menuntut konsistensi performa, terutama dalam meningkatkan efektivitas di lini depan agar dominasi permainan dapat berbuah kemenangan.

