LUMINASIA.ID, MAKASSAR — PT Astra Honda Motor (AHM) bersama jaringan main dealer Honda di seluruh Indonesia, termasuk Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), menggelar kampanye edukasi keselamatan berkendara bertajuk “Zen on Wheels” dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026.
Program ini mengusung pendekatan berbeda dengan menekankan pentingnya ketenangan, fokus, dan kesadaran diri saat berkendara di tengah kondisi lalu lintas yang dinamis.
Di Makassar, kegiatan dilaksanakan di Astra Motor Experience Center, Trans Studio Mall, dan diikuti sekitar 50 pengendara perempuan dari berbagai latar belakang.
Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan interaktif mulai dari pemaparan materi, diskusi, hingga praktik sederhana untuk memahami pengambilan keputusan saat berkendara.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan pendekatan “Zen” menjadi cara baru dalam mengedukasi keselamatan berkendara.
“Kami ingin menunjukkan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya soal teknik, tetapi juga tentang bagaimana pengendara mampu mengelola emosi dan fokusnya. Dengan pendekatan ‘Zen’, kami berharap peserta dapat lebih sadar dan tenang saat berkendara di jalan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Asmo Sulsel menghadirkan Kasatlantas Polrestabes Makassar AKBP Siska Dwimarita Susanti yang memberikan pemahaman terkait pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai dasar keselamatan.
Selain itu, instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny, turut memberikan edukasi terkait teknik berkendara aman serta penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap.
“Keselamatan berkendara bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga soal kesadaran diri. Ketika kita bisa lebih tenang, fokus, dan aware terhadap kondisi sekitar, maka risiko kecelakaan dapat ditekan secara signifikan,” jelas Wanny.
Pendekatan “Zen” juga diwujudkan melalui sesi bersama instruktur yoga Endah Mala yang mengajak peserta melatih teknik pernapasan, menjaga fokus, serta meningkatkan kesadaran diri.
Secara nasional, kampanye “Zen on Wheels” berlangsung pada 13 hingga 24 April 2026 dengan target 1.796 peserta perempuan dari kalangan pelajar, pekerja, hingga komunitas.
Peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik melalui simulasi Honda Riding Trainer untuk memahami potensi bahaya dan cara merespons kondisi di jalan.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengatakan program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan berkendara.
“Perempuan kini semakin aktif dalam mobilitas sehari-hari. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan edukasi yang tidak hanya memperkuat keterampilan berkendara, tetapi juga mendorong pentingnya ketenangan dan pengendalian diri, agar setiap perjalanan dapat dijalani dengan aman serta percaya diri,” ujarnya.
Sementara itu, Marketing Manager Asmo Sulsel, Kresna Murti Dewanto, menambahkan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menghadirkan edukasi yang lebih menyeluruh.
“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan edukasi yang tidak hanya dari sisi keterampilan, tetapi juga dari sisi mindset pengendara. Harapannya, setiap perjalanan dapat dilakukan dengan lebih aman, nyaman, dan menyenangkan,” tutupnya.
AHM mencatat sejak 2002 lebih dari 31 juta masyarakat Indonesia telah mendapatkan edukasi keselamatan berkendara dengan dukungan lebih dari 120 instruktur, termasuk 14 instruktur perempuan.
Melalui kampanye ini, AHM terus mendorong terciptanya budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi masyarakat Indonesia dengan semangat #Cari_Aman.

