LUMINASIA.ID, New York – Pendiri Microsoft, Bill Gates, mengakui pernah menjalin dua hubungan di luar pernikahannya selama 27 tahun bersama Melinda French Gates, salah satunya dengan pemain bridge asal Rusia, Mila Antonova. Pengakuan itu disampaikan Gates dalam forum internal Gates Foundation, seperti dilaporkan The Wall Street Journal pada 25 Februari 2026.
Dilansir NYTimes, dalam pernyataannya, Gates menyebut ia memiliki hubungan dengan seorang pemain bridge Rusia dan seorang fisikawan nuklir Rusia. Namun ia menegaskan tidak melakukan tindakan ilegal bersama Jeffrey Epstein, mantan finansier yang meninggal dunia pada 2019 dan sebelumnya telah divonis atas kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur.
Nama Mila Antonova sebelumnya mencuat dalam dokumen-dokumen yang berkaitan dengan Epstein. Antonova disebut pernah menerima bantuan dana dari Epstein pada 2013 untuk mengikuti program coding serta mendukung rencana bisnis pengajaran bridge secara daring. Saat itu, Epstein sudah pernah dihukum dalam kasus kejahatan seksual.
Menurut laporan, Epstein diduga mencoba memanfaatkan informasi mengenai hubungan Gates dan Antonova untuk menekan atau memeras sang miliarder. Dalam sebuah email tahun 2017 yang dirilis Departemen Kehakiman AS, Epstein disebut mengeluhkan kondisi finansial Antonova dan menyindir Gates karena dianggap tidak membantu mantan kekasihnya.
Juru bicara Gates sebelumnya menyatakan bahwa upaya Epstein untuk memanfaatkan hubungan masa lalu tersebut tidak berhasil. Gates juga dilaporkan tidak pernah memenuhi tuntutan apa pun dari Epstein.
Antonova pada 2023 mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa ia tidak mengetahui latar belakang kriminal Epstein saat menerima bantuan dana tersebut. Ia mengaku merasa “jijik” setelah mengetahui kejahatan yang dilakukan Epstein. Sementara itu, Boris Nikolic, penasihat lama Gates yang memperkenalkan Antonova kepada Epstein, juga menyatakan penyesalan mendalam atas keterlibatannya.
Melinda French Gates, yang resmi bercerai dari Gates pada 2021 dan memiliki tiga anak bersama, sebelumnya menyebut hubungan Gates dengan Epstein sebagai salah satu faktor yang merusak pernikahan mereka. Dalam wawancara dengan NPR, Melinda mengungkapkan bahwa setiap kali detail baru muncul ke publik, hal itu kembali membuka luka lama dalam pernikahannya.
Dalam forum internal yayasan, Gates kembali menegaskan bahwa ia tidak pernah terlibat dalam tindakan ilegal bersama Epstein dan tidak pernah berinteraksi dengan para korban. “Saya tidak melakukan apa pun yang melanggar hukum. Saya tidak melihat apa pun yang ilegal,” ujarnya.
Kasus ini kembali menyoroti hubungan sejumlah tokoh berpengaruh dunia dengan Epstein, serta dampak reputasional yang masih membayangi bertahun-tahun setelah kematian sang finansier.

