Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

3 Maret, Dari Budaya hingga Kepedulian Global-Hari yang Menghubungkan Tradisi dan Kesadaran Dunia

Selasa, 3 Maret 2026 11:41
Editor: diku
  • Bagikan
Lampion Cap Go Meh

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Tanggal 3 Maret bukan sekadar angka dalam kalender. Dilansir Komp balik tanggal ini, tersimpan perayaan budaya, seruan pelestarian alam, hingga kampanye kesehatan global yang relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia hari ini.

Cap Go Meh 2026: Perayaan Kebersamaan dan Harapan

Tahun ini, 3 Maret 2026 bertepatan dengan perayaan Cap Go Meh bagi masyarakat Tionghoa. Cap Go Meh menandai hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek sekaligus penutup rangkaian perayaan Imlek.

Secara etimologis, “Cap” berarti sepuluh, “Go” lima, dan “Meh” malam—yang merujuk pada malam kelima belas. Perayaan ini identik dengan lampion sebagai simbol cahaya, keberuntungan, dan harapan baru. Di berbagai daerah Indonesia, Cap Go Meh diramaikan pawai budaya, pertunjukan barongsai, serta tarian naga (liong) yang menyedot perhatian warga lintas etnis.

Momentum ini bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga ruang perjumpaan sosial yang memperkuat toleransi dan keberagaman.

Hari Margasatwa Sedunia: Alarm untuk Bumi

Secara internasional, 3 Maret diperingati sebagai World Wildlife Day atau Hari Margasatwa Sedunia.

Peringatan ini menjadi pengingat pentingnya menjaga flora dan fauna liar dari ancaman kepunahan. Kerusakan habitat, perburuan ilegal, serta perdagangan satwa liar masih menjadi tantangan global—termasuk di Indonesia yang dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia.

Hari Margasatwa Sedunia mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap konservasi, karena keberlangsungan satwa liar berpengaruh langsung pada keseimbangan ekosistem dan kehidupan manusia.

Hari Pendengaran Sedunia: Pentingnya Deteksi Dini

Tanggal 3 Maret juga diperingati sebagai World Hearing Day atau Hari Pendengaran Sedunia.

Kampanye tahunan yang digagas oleh World Health Organization ini bertujuan meningkatkan kesadaran tentang pencegahan gangguan pendengaran dan pentingnya pemeriksaan sejak dini.

Gangguan pendengaran kerap terjadi tanpa disadari, baik akibat infeksi, paparan suara keras, maupun faktor usia. Melalui momentum ini, masyarakat diimbau untuk lebih peduli pada kesehatan telinga, termasuk mengurangi penggunaan earphone dengan volume tinggi dan melakukan pemeriksaan rutin.

Refleksi 3 Maret: Tradisi, Alam, dan Kesehatan dalam Satu Tanggal

Menariknya, 3 Maret mempertemukan tiga dimensi penting kehidupan: tradisi budaya melalui Cap Go Meh, kepedulian lingkungan lewat Hari Margasatwa Sedunia, dan kesadaran kesehatan melalui Hari Pendengaran Sedunia.

Di tengah berbagai isu global dan nasional, tanggal ini menjadi pengingat bahwa keberagaman budaya, kelestarian alam, dan kesehatan manusia adalah fondasi penting bagi masa depan yang berkelanjutan.

Tags: Cap Go Meh


Baca Juga

Festival Cap Go Meh Zou Zou 2577/2026 di Makassar Dipadati Warga, Perkuat Harmoni di Bulan Ramadan
Festival Cap Go Meh Zou Zou 2577/2026 di Makassar Dipadati Warga, Perkuat Harmoni di Bulan Ramadan
Lontong Cap Go Meh, Simbol Akulturasi Tionghoa-Jawa yang Tetap Bertahan di Meja Perayaan
Lontong Cap Go Meh, Simbol Akulturasi Tionghoa-Jawa yang Tetap Bertahan di Meja Perayaan
Yuk Ramaikan Festival Cap Go Meh Makassar 2026, Ada 150 Tenant UMKM, Kuliner, hingga Pertunjukan Lion Dance
Yuk Ramaikan Festival Cap Go Meh Makassar 2026, Ada 150 Tenant UMKM, Kuliner, hingga Pertunjukan Lion Dance

Populer

  • 1
    LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel
  • 2
    Lima Tim Dance Terpilih Jadi Best Five di Honda DBL South Sulawesi 2026
  • 3
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 4
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 5
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel

Ekonomi

  • Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
    Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
  • Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
    Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
  • Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
    Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan

Peristiwa

  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID