LUMINASIA.ID - Film thriller politik “One Battle After Another” yang berlatar di Amerika Serikat dalam versi negara polisi berhasil mendominasi Academy Awards ke-98 pada Minggu malam dengan meraih enam penghargaan Oscar, termasuk Film Terbaik.
Sutradara film tersebut, Paul Thomas Anderson, juga dinobatkan sebagai Sutradara Terbaik sekaligus meraih Oscar untuk Skenario Adaptasi Terbaik.
“Saya menulis film ini untuk anak-anak saya sebagai bentuk permintaan maaf atas kekacauan dunia yang kami wariskan kepada mereka, sekaligus memberi harapan bahwa generasi mereka bisa membawa akal sehat dan nilai kemanusiaan kembali,” ujar Anderson saat menerima penghargaan skenario.
Film “One Battle After Another” diikuti oleh “Sinners” yang meraih empat penghargaan, termasuk Skenario Asli Terbaik untuk Ryan Coogler serta Aktor Terbaik untuk Michael B. Jordan.
Kedua film tersebut dirilis oleh Warner Bros., menutup tahun 2025 yang sangat sukses bagi studio tersebut setelah merilis film-film populer seperti Superman, A Minecraft Movie, dan Weapons.
Namun kemenangan itu datang di tengah situasi yang cukup bergejolak bagi perusahaan dan industri film Hollywood secara keseluruhan. Warner Bros. Discovery saat ini sedang dalam proses kesepakatan penjualan kepada Paramount dengan nilai hampir 111 miliar dolar AS. Jika disetujui regulator, kesepakatan ini diperkirakan akan memicu ribuan pemutusan hubungan kerja serta konsolidasi lebih lanjut di industri hiburan.
Aktor dan Aktris Terbaik
Penghargaan Aktris Terbaik diraih Jessie Buckley atas perannya dalam film “Hamnet”, yang menceritakan seorang ibu yang menghadapi kematian anaknya.
Sementara itu, Michael B. Jordan memenangkan Aktor Terbaik berkat perannya sebagai pemilik bar musik Delta dalam film “Sinners”.
“God is good,” kata Jordan dengan emosional saat menerima penghargaan. Ia juga berterima kasih kepada sutradara Ryan Coogler yang telah bekerja sama dengannya dalam lima film.
Buckley mengatakan kemenangan tersebut terasa istimewa karena bertepatan dengan Hari Ibu di Inggris.
“Saya ingin mendedikasikan ini untuk kekacauan indah dalam hati seorang ibu,” katanya.
Aktor dan Aktris Pendukung
Penghargaan Aktor Pendukung Terbaik diberikan kepada Sean Penn atas perannya sebagai tentara rasis dalam One Battle After Another. Namun Penn tidak hadir menerima penghargaan tersebut.
Dengan kemenangan ini, Penn menjadi aktor pria keempat yang memenangkan tiga Oscar, menyusul Daniel Day-Lewis, Jack Nicholson, dan Walter Brennan.
Sementara itu, Amy Madigan memenangkan Aktris Pendukung Terbaik atas perannya sebagai penyihir dalam film “Weapons”.
“Sudah 40 tahun sejak nominasi terakhir saya. Yang berbeda kali ini adalah saya membawa pulang patung emas ini,” ujarnya.
Industri Film dalam Masa Sulit
Penyelenggaraan Oscar tahun ini berlangsung ketika industri film masih berupaya menarik kembali minat penonton muda yang kini lebih banyak menghabiskan waktu pada video game dan YouTube dibandingkan menonton film di bioskop.
Selain itu, pendapatan box office juga belum sepenuhnya pulih sejak pandemi.
Acara ini juga berlangsung di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap konflik di Iran. Peringatan dari FBI terkait kemungkinan serangan drone membuat pengamanan acara Oscar tahun ini jauh lebih ketat dari biasanya.
Nuansa Politik di Panggung Oscar
Upacara penghargaan juga diwarnai sejumlah pernyataan politik. Beberapa presenter dan aktor menggunakan panggung Oscar untuk menyuarakan berbagai isu global.
Aktor Javier Bardem, misalnya, menyerukan “No to war and free Palestine” saat menyerahkan penghargaan Film Internasional Terbaik.
Sementara itu film dokumenter “Mr. Nobody Against Putin” yang membahas pembatasan kebebasan berekspresi di Rusia selama perang Ukraina memenangkan Dokumenter Terbaik.
Film Animasi dan Rekor Baru
Film “KPop Demon Hunters” produksi Netflix memenangkan Film Animasi Terbaik serta Lagu Orisinal Terbaik lewat lagu Golden.
Co-sutradara Maggie Kang mengatakan kemenangan tersebut penting bagi representasi budaya Korea dalam industri film global.
Selain itu, sinematografer Autumn Durald Arkapaw dari film “Sinners” mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang memenangkan Oscar kategori Sinematografi Terbaik.
Oscar tahun ini juga mencatat beberapa momen bersejarah lain, termasuk penghargaan casting pertama dalam sejarah Oscar, yang dimenangkan oleh Cassandra Kulukundis untuk film One Battle After Another.

