Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Sorotan Penegakan Aturan Mudik: Pelanggaran Truk Sumbu Tiga Masih Terjadi di Jalan Tol

Sabtu, 21 Maret 2026 17:01
Editor: diku
  • Bagikan
Tangkapan layar truk kontainer saat dihalau polisi (Dok: Istimewa)

LUMINASIA.ID, JAKARTA — Kasus viral iring-iringan truk kontainer yang tetap melintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek saat masa pembatasan angkutan barang Lebaran 2026 membuka sisi lain dari problem klasik pengawasan di lapangan. Di tengah komitmen pemerintah membatasi operasional kendaraan sumbu tiga ke atas, pelanggaran masih ditemukan—bahkan diduga melibatkan pengawalan oknum aparat.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, menegaskan bahwa aturan pembatasan sebenarnya sudah jelas dan disepakati lintas instansi melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kemenhub, Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum. Pembatasan ini berlaku selama periode arus mudik, mulai 13 hingga 29 Maret 2026, dengan pengecualian terbatas seperti angkutan bahan pokok dan BBM.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan tantangan implementasi. Video yang beredar memperlihatkan sejumlah truk tetap beroperasi di jalan tol, bahkan dikawal, yang memicu pertanyaan publik terkait konsistensi pengawasan dan koordinasi antarinstansi.

Di sisi lain, aparat kepolisian disebut telah mengambil langkah tegas dengan menghentikan dan mengeluarkan kendaraan yang melanggar dari jalan tol. Sedikitnya delapan truk kontainer terjaring operasi di Km 40 Tol Jakarta-Cikampek pada 18 Maret 2026. Selain penindakan berupa tilang, polisi juga melakukan penyekatan agar kendaraan berat tidak kembali memasuki jalur terlarang.

Fenomena ini menyoroti persoalan yang lebih luas: bukan sekadar aturan, tetapi efektivitas pengawasan di lapangan. Dalam momentum mudik yang krusial bagi keselamatan dan kelancaran lalu lintas, keberadaan kendaraan berat yang melanggar aturan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan dan kemacetan.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan kebijakan transportasi tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi juga integritas pelaksanaan di lapangan. Koordinasi antarlembaga, disiplin operator angkutan, serta pengawasan yang konsisten menjadi kunci agar kebijakan pembatasan benar-benar berdampak bagi masyarakat luas.

Tags: truk dikawal TNI

Populer

  • 1
    Huawei WATCH FIT 5 Pro Resmi Hadir, Usung Layar 3.000 Nits dan Fitur Selam hingga 40 Meter
  • 2
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
  • 3
    Pertamina Gelar Program Manajemen Stres dan Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja
  • 4
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • 5
    Turnamen Free Fire AXIS CUP 2026 Kembali Hadir di 88 Kota dengan Hadiah Rp100 Juta

Ekonomi

  • XLSMART Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Integrasi dan Ekspansi 5G Jadi Motor Pertumbuhan
    XLSMART Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Integrasi dan Ekspansi 5G Jadi Motor Pertumbuhan
  • Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset

Peristiwa

  • BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
    BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
  • Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
    Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
  • Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID