LUMINASIA.ID, HIBURAN - Lucinta Luna kembali menjadi perbincangan publik, namun kali ini bukan semata soal perubahan penampilan, melainkan pengalaman sosial yang ia rasakan selama menjalani proses tersebut di dua negara berbeda.
Dilansir Viva, selebritas tersebut mengungkapkan adanya perbedaan signifikan dalam respons masyarakat antara Indonesia dan Korea Selatan. Saat berada di Korea selama sekitar satu bulan, Lucinta mengaku menjalani hari-hari dengan lebih tenang tanpa tekanan sosial yang berarti.
Sebaliknya, ia justru merasa mendapat banyak kritik ketika membagikan proses transformasinya kepada publik di Indonesia. Respons warganet yang cenderung negatif dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam perjalanan pribadinya.
Lucinta menilai bahwa lingkungan yang suportif sangat berpengaruh terhadap kenyamanan seseorang dalam menjalani perubahan hidup. Ia menyebut, selama berada di luar negeri, dirinya tidak mengalami tekanan atau komentar tajam seperti yang kerap muncul di media sosial Tanah Air.
Pernyataan tersebut muncul di tengah langkah Lucinta yang mulai menampilkan gaya lebih maskulin, termasuk dalam pilihan busana dan gaya rambut. Meski demikian, fokus utamanya bukan hanya pada penampilan, tetapi juga proses penyesuaian diri yang ia jalani secara bertahap.
Dalam keterangannya, Lucinta juga mengajak publik untuk lebih bijak dalam menyikapi perubahan seseorang. Ia berharap masyarakat dapat memberikan ruang bagi individu untuk berkembang tanpa harus dihakimi.
Fenomena ini kembali membuka diskusi lebih luas mengenai penerimaan sosial, khususnya terhadap individu yang tengah berada dalam fase perubahan identitas. Respons publik yang beragam mencerminkan dinamika sosial yang masih berkembang, baik di Indonesia maupun secara global.

