LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Mal Ratu Indah kembali menegaskan komitmennya sebagai pusat perbelanjaan yang aman dan berkelanjutan setelah meraih dua sertifikasi penting pada 2026, yakni Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan sertifikasi bangunan hijau GREENSHIP peringkat Gold.
Berdasarkan sertifikat resmi yang diterbitkan Pemerintah Kota Makassar pada 6 April 2026, Mal Ratu Indah dinyatakan laik fungsi sebagai bangunan gedung usaha dengan fungsi perdagangan.
Demikian dipaparkan dalam rilisnya Selasa (14/4/2026). Sertifikasi ini menunjukkan bahwa bangunan telah memenuhi standar teknis dari aspek keselamatan, kenyamanan, kesehatan, serta kemudahan bagi pengunjung, dan berlaku hingga tahun 2031.
Dalam proses perolehannya, Mal Ratu Indah melalui berbagai tahapan evaluasi yang mencakup pemenuhan aspek teknis bangunan, seperti keandalan struktur, sistem keamanan, kenyamanan ruang, hingga standar kesehatan lingkungan.
Baca: Pertamina Ajak Anak Panti Asuhan Belanja Baju Lebaran
Selain itu, pemenuhan aspek administratif, termasuk kelengkapan dokumen as built drawing serta penerapan standar operasional prosedur, juga menjadi bagian penting dalam proses sertifikasi.
Dari sisi operasional, kesiapan manajemen dalam melakukan mitigasi risiko dan adaptasi terhadap kondisi internal maupun eksternal turut menjadi faktor penting dalam menjaga kelayakan bangunan.
Dalam penilaian bangunan berkelanjutan, sejumlah indikator utama yang menjadi fokus meliputi efisiensi energi dan air, pengelolaan iklim mikro bangunan, pengendalian dampak lingkungan, kebijakan manajemen gedung, hingga inovasi dalam operasional.
Seluruh indikator tersebut menjadi dasar dalam mendorong pengelolaan Mal Ratu Indah yang lebih efisien, adaptif, dan ramah lingkungan.
Selain SLF, Mal Ratu Indah juga berhasil memperoleh sertifikasi GREENSHIP Existing Building peringkat Gold dari Green Building Council Indonesia (GBCI) dengan total nilai 69 poin.
Sertifikasi ini diberikan atas implementasi prinsip bangunan hijau, yang mencakup efisiensi energi, konservasi air, pengelolaan material, kualitas udara dalam ruang, serta manajemen lingkungan gedung secara menyeluruh.
Operational Manager Mal Ratu Indah, Agusta Palapa Gobel, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari transformasi operasional yang berkelanjutan.
Baca: Ada Apa Men In Black Serbu MaRI? Bikin Heboh Pengunjung
“Kami sangat bangga atas perolehan sertifikat GREENSHIP Existing Building dengan peringkat Gold ini. Operasional Mal Ratu Indah membuktikan bahwa gedung yang sudah beroperasi lama pun mampu bertransformasi menjadi bangunan ramah lingkungan yang efisien,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa ke depan pihaknya akan terus melakukan peningkatan, khususnya pada aspek kesehatan dan kenyamanan dalam ruang serta pengelolaan material dan limbah.
“Kami melihat masih ada ruang peningkatan, terutama pada kualitas udara dalam ruang dan pengelolaan siklus limbah. Hal ini akan menjadi fokus kami ke depan,” lanjutnya.
Selain itu, pihak manajemen juga akan menjaga performa gedung melalui audit energi berkelanjutan dan inovasi operasional, termasuk pemeliharaan sistem HVAC dan pencahayaan secara preventif serta penerapan digitalisasi monitoring.
“Dengan monitoring yang lebih terintegrasi, kami optimistis dapat meningkatkan kinerja gedung dan mencapai hasil yang lebih baik pada proses sertifikasi berikutnya,” tutupnya.
Pencapaian ini menjadi langkah strategis bagi Mal Ratu Indah dalam memperkuat posisinya sebagai pusat gaya hidup modern yang tidak hanya mengutamakan kenyamanan pengunjung, tetapi juga aspek keberlanjutan lingkungan.
Sebagai bagian dari KALLA Property, Mal Ratu Indah terus menghadirkan inovasi dalam pengelolaan ruang publik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat urban, sekaligus sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Ke depan, berbagai pengembangan, termasuk rencana ekspansi, akan difokuskan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi dampak lingkungan, serta memperkuat kualitas fasilitas bagi pengunjung.
KALLA Property sendiri merupakan unit bisnis yang bergerak di bidang pengelolaan properti komersial, dengan portofolio seperti Mal Ratu Indah, Wisma Kalla, dan NIPAH Park, serta berkomitmen mengembangkan bangunan yang hemat energi dan berdaya saing global.

