LUMINASIA.ID, JAKARTA — Menyambut momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Sambungkan Senyuman.
Melalui program tahunan tersebut, Telkomsel menyalurkan sebanyak 590 hewan kurban yang terdiri atas 109 ekor sapi dan 481 ekor kambing/domba kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Program ini diperkirakan menjangkau sekitar 40 ribu keluarga penerima manfaat yang tersebar di sejumlah daerah.
Program CSR Sambungkan Senyuman tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan rutin perusahaan dalam menyambut Iduladha, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial Telkomsel dalam memperluas manfaat bagi masyarakat melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas pihak.
Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, mengatakan Iduladha menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat, bukan hanya melalui layanan telekomunikasi digital, tetapi juga lewat aksi sosial yang berdampak langsung.
“Bagi Telkomsel, momentum Iduladha bukan sekadar kegiatan berbagi, tetapi menjadi refleksi komitmen kami untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat. Setiap tahun, kami berupaya memastikan bantuan yang diberikan tidak hanya sampai, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan,” ujar Indra dalam keterangan resmi, Kamis (28/5/2026).
Program penyaluran hewan kurban tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan, mulai dari komunitas dhuafa, yayasan sosial, panti asuhan, rumah sakit yang melayani kelompok rentan, hingga masyarakat yang tinggal di wilayah dengan kebutuhan khusus dan daerah prioritas sosial.
Telkomsel menyebut program CSR Sambungkan Senyuman secara konsisten menjangkau lebih dari 500 titik prioritas di seluruh Indonesia. Lokasi penyaluran meliputi pemukiman sekitar BTS, rumah ibadah, rumah sakit, wilayah terdampak bencana, hingga daerah dengan prevalensi stunting tinggi.
Tidak hanya dalam bentuk hewan kurban, bantuan juga disalurkan dalam bentuk olahan makanan siap saji seperti lunch box dan rendang untuk memastikan manfaat program dapat dirasakan secara lebih cepat, praktis, dan tepat sasaran oleh masyarakat penerima manfaat.
Khusus di wilayah Area Pamasuka yang mencakup Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan, Telkomsel menyalurkan sebanyak 71 hewan kurban yang terdiri atas 31 ekor sapi dan 39 ekor kambing.
Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga kemanusiaan, komunitas sosial, peternak lokal, UMKM, karyawan Telkomsel, hingga mitra strategis perusahaan yang turut menitipkan hewan kurbannya untuk disalurkan kepada masyarakat.
Menurut Indra, kolaborasi multipihak tersebut menjadi cerminan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam memperluas dampak sosial yang berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa semakin banyak pihak yang terlibat dalam sebuah gerakan sosial, maka semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Melalui kebersamaan ini, setiap kontribusi sekecil apa pun dapat menghadirkan kebahagiaan dan memberikan arti yang lebih besar bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.
Ia menambahkan, konsistensi program bantuan sosial yang dijalankan Telkomsel merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membangun hubungan yang lebih bermakna dengan masyarakat melalui semangat “Melayani Sepenuh Hati”.
Menurutnya, Telkomsel ingin memastikan kehadiran perusahaan tidak hanya dirasakan lewat konektivitas dan layanan digital, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Selain menghadirkan dampak sosial, program tersebut juga memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi lokal. Pelibatan peternak dan UMKM dalam proses pengadaan, pengolahan, hingga distribusi bantuan menjadi bagian dari konsep sharing economy yang diterapkan Telkomsel dalam program CSR tersebut.
Melalui pelibatan pelaku usaha lokal, program itu diharapkan dapat membantu mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem sosial yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Telkomsel menegaskan bahwa seluruh inisiatif sosial yang dijalankan perusahaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dirancang agar memberikan manfaat nyata dan relevan bagi masyarakat penerima manfaat.
Program CSR Sambungkan Senyuman juga menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang secara konsisten dijalankan perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial berkelanjutan di Indonesia.
Sebagai perusahaan telekomunikasi digital yang berdiri sejak 1995, Telkomsel saat ini menghadirkan jaringan 4G yang menjangkau lebih dari 97 persen wilayah populasi Indonesia serta menjadi pionir layanan 5G di Tanah Air.
Selain menghadirkan layanan konektivitas digital, Telkomsel juga terus mengembangkan berbagai solusi digital dan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung percepatan transformasi digital nasional sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

