Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Lyrids 2026: Fenomena Langit Tertua yang Kembali Mengingatkan Sejarah Kosmik Bumi

Rabu, 22 April 2026 14:17
Editor: diku
  • Bagikan
Hujan Meteor Lyrids

LUMINASIA.ID, NASIONAL - Fenomena Hujan Meteor Lyrids yang kembali mencapai puncaknya pada 22 April 2026 tidak hanya menjadi tontonan langit semata, tetapi juga menghidupkan kembali jejak panjang sejarah kosmik yang telah diamati manusia selama ribuan tahun.

Berbeda dari sudut pandang umum yang menyoroti keindahan visualnya, Lyrids justru menyimpan nilai ilmiah dan historis yang mendalam.  Dilansir Detik, hujan meteor ini berasal dari sisa debu Komet Thatcher (C/1861 G1), yang setiap tahunnya dilintasi Bumi. Ketika partikel tersebut memasuki atmosfer, mereka terbakar dan menciptakan garis cahaya yang tampak dari permukaan bumi.

Nama “Lyrids” sendiri diambil dari rasi bintang Lyra, yang menjadi titik radian atau asal tampak meteor di langit. Namun, secara ilmiah, fenomena ini tidak terbatas pada satu titik pengamatan, melainkan dapat disaksikan di berbagai arah langit malam.

Yang membuat Lyrids istimewa bukan hanya kemunculannya yang rutin, tetapi juga statusnya sebagai salah satu hujan meteor tertua yang pernah dicatat dalam sejarah manusia. Catatan pengamatan Lyrids bahkan telah ditemukan sejak ribuan tahun lalu, menjadikannya sebagai “arsip hidup” hubungan manusia dengan fenomena luar angkasa.

Pada puncaknya, pengamat berpeluang menyaksikan sejumlah meteor per jam, terutama dari malam hingga menjelang fajar. Namun, intensitas ini sangat bergantung pada kondisi langit, seperti minimnya polusi cahaya dan cuaca yang cerah.

Fenomena ini secara tidak langsung juga menjadi pengingat bahwa interaksi antara Bumi dan benda langit bukanlah peristiwa baru, melainkan siklus alam semesta yang telah berlangsung jauh sebelum peradaban modern terbentuk. Lyrids, dalam hal ini, bukan hanya tontonan, tetapi juga narasi panjang tentang perjalanan kosmik yang terus berulang setiap tahun.

Tags: Hujan Meteor Lyrids

Populer

  • 1
    VIRAL Haji Isam Bakal Ambil Alih BCA, Ini Kata Manajemen Bank Central Asia
  • 2
    Nikah Gratis di Makassar untuk 210 Pasangan, Daftar Lewat LONTARA+ Mulai Hari Ini
  • 3
    PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang
  • 4
    Pelindo Jasa Maritim Cek Kesiapan STS Nipa, Pastikan Layanan Maritim di Perbatasan Tetap Andal
  • 5
    Cara Klaim Garansi Motor Honda di AHASS Mesin hingga Rangka, Ini Syarat dan Langkahnya

Ekonomi

  • Semarak Hari Pelindo ke-5, Regional 4 Perkuat Semangat Kepedulian dengan DOnor Darah
    Semarak Hari Pelindo ke-5, Regional 4 Perkuat Semangat Kepedulian dengan DOnor Darah
  • Yuk Ikut Seminar Muslimpreneur Bareng Imam Shamsi Ali, Bakal Bahas Harta dan Kesuksesan dalam Islam
    Yuk Ikut Seminar Muslimpreneur Bareng Imam Shamsi Ali, Bakal Bahas Harta dan Kesuksesan dalam Islam
  • Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya
    Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya

Peristiwa

  • Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
    Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
  • Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID