LUMINASIA.ID - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Badan Pimpinan Cabang (BPC PHRI) Kepulauan Selayar resmi dikukuhkan pada Jumat (9/5/2026) di Hotel Rayhan Benteng Selayar.
Pengukuhan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pelaku industri pariwisata, pemerintah daerah, dan berbagai stakeholder dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata di Kepulauan Selayar.
Prosesi pengukuhan dihadiri jajaran pengurus BPD PHRI Sulawesi Selatan, di antaranya Ketua BPD PHRI Sulsel Anggiat Sinaga, Nasrullah Karim, Junaidi Salam, Makmur Nuh, serta Rafli Hakim.
Adapun jajaran pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar yang dikukuhkan yakni Dr. HM Arsyad sebagai Ketua, Amar Maruf Al Mubaroq sebagai Sekretaris, dan H Sappara sebagai Bendahara, beserta jajaran pengurus lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut H M Nasir Ali, Nur Ihsan Chaeruddin, serta Hendra.
Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Selayar mengapresiasi BPD PHRI Sulawesi Selatan atas inisiasi pelatihan peningkatan sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang dilaksanakan di Selayar.
Pemerintah daerah, kata dia, juga berkomitmen terus mendorong kemajuan sektor pariwisata melalui peningkatan frekuensi penerbangan menuju Kepulauan Selayar hingga memperbanyak penyelenggaraan event wisata.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Selayar menyampaikan kesiapan pihaknya memperkuat kolaborasi dengan PHRI dalam menghadirkan program strategis yang berdampak terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan okupansi hotel.
Sementara itu, Ketua BPC PHRI Kepulauan Selayar, Dr. HM Arsyad, optimistis Selayar siap menerima lebih banyak wisatawan dengan dukungan sarana pendukung yang semakin baik serta SDM yang lebih kompeten.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, turut digelar pelatihan peningkatan kapasitas SDM pariwisata yang didukung BPD PHRI Sulawesi Selatan.
Pelatihan tersebut menghadirkan materi “Service Excellence” oleh Junaidi Salam dan pelatihan “Barista” oleh Rafli Hakim.
Ketua BPD PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, menegaskan pengukuhan BPC PHRI Kepulauan Selayar bukan sekadar agenda organisasi, tetapi langkah nyata memperkuat ekosistem pariwisata daerah.
“Kami melihat Kepulauan Selayar memiliki potensi wisata yang sangat besar dan membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang unggul serta kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh stakeholder pariwisata,” ujar Anggiat.
Ia menekankan keberadaan PHRI Selayar harus fokus membantu meningkatkan kualitas SDM hotel dan restoran agar pelayanan hospitality semakin kompetitif dibanding daerah lain.
“Kami ingin ketika Bapak Bupati menerima tamu dari luar daerah, seluruh layanan hospitality di Selayar sudah siap dan memberikan kesan terbaik,” katanya.
Selain itu, PHRI Sulsel juga mendorong adanya program penilaian toilet terbersih di hotel, restoran, maupun destinasi wisata guna meningkatkan kenyamanan wisatawan dan citra destinasi.
“Hal kecil seperti kebersihan toilet sangat memengaruhi kenyamanan wisatawan dan citra destinasi,” lanjutnya.
Anggiat juga berharap pemerintah daerah terus memperkuat event-event sport tourism karena terbukti mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendongkrak tingkat hunian hotel di daerah.
Menurutnya, BPD PHRI Sulsel akan terus mendukung pengembangan SDM melalui pelatihan dan pendampingan karena pelayanan berkualitas menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan pengalaman terbaik bagi wisatawan yang datang ke Kepulauan Selayar.

