LUMINASIA.ID, HOUSTON – Tim nasional Maroko mencetak sejarah baru setelah mengalahkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Houston, Sabtu (4/7) waktu setempat. Kemenangan tersebut mengantarkan Singa Atlas menjadi negara Afrika pertama yang mampu menembus perempat final Piala Dunia lebih dari satu kali.
Dilansir JakartaGlobe, Azzedine Ounahi menjadi bintang kemenangan Maroko dengan memborong dua gol, sementara satu gol lainnya dicetak Soufiane Rahimi pada masa injury time babak kedua. Meski kalah dengan skor telak, Kanada sempat menguasai jalannya pertandingan pada babak pertama yang berakhir tanpa gol.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-50 ketika Ounahi memanfaatkan umpan tendangan bebas Achraf Hakimi. Gelandang Maroko itu melepaskan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut bawah gawang Kanada untuk membawa timnya unggul 1-0.
Ounahi kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-82 setelah menerima umpan Brahim Díaz. Tendangan kaki kanannya dari dalam kotak penalti menggandakan keunggulan Maroko menjadi 2-0 sebelum Rahimi memastikan kemenangan 3-0 lewat gol pada menit terakhir injury time.
Pelatih Kanada Jesse Marsch tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya meski gagal melangkah lebih jauh. Menurutnya, timnya telah menunjukkan bahwa Kanada mampu bersaing dengan negara-negara terbaik dunia.
"Kami bisa bermain seperti ini melawan tim-tim terbaik di dunia. Tantangannya sekarang adalah mempertahankan standar tersebut selama 90 menit penuh," ujar Marsch.
Bek Kanada Alistair Johnston menilai perjalanan timnya di Piala Dunia telah mengubah pandangan dunia terhadap sepak bola Kanada.
"Saya rasa hal yang paling membekas bagi tim ini dan seluruh negeri adalah kami berhasil membuktikan kepada semua orang bahwa Kanada benar-benar merupakan negara sepak bola," kata Johnston.
Gelandang Stephen Eustáquio, yang sebelumnya menjadi pahlawan kemenangan Kanada atas Afrika Selatan di babak sebelumnya, menyebut pencapaian lolos ke 16 besar menjadi fondasi penting bagi perkembangan sepak bola negaranya.
"Menjadi salah satu dari 16 tim terbaik di Piala Dunia ini merupakan pencapaian luar biasa bagi negara kami. Kami harus menjadikan ini sebagai titik awal dan menyadari bahwa jarak dengan tim-tim terbaik dunia tidaklah terlalu jauh," ujarnya.
Kanada menjalani turnamen ini tanpa kontribusi maksimal bintang mereka, Alphonso Davies, yang lebih banyak absen akibat cedera hamstring. Sementara itu, Maroko kini bersiap menghadapi babak perempat final dengan membawa catatan sejarah baru bagi sepak bola Afrika.

