LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Sebanyak 171 rider cilik dari berbagai kota di Indonesia beradu cepat dalam Balance Bike Makassar Championship (BBMC) 2026) yang digelar di SPN Batua, Makassar, Sabtu (4/7/2026), sebagai ajang pembinaan olahraga sekaligus menanamkan sportivitas sejak usia dini.
Kejuaraan pushbike tanpa pedal yang memasuki penyelenggaraan kedua ini tidak hanya menjadi arena kompetisi bagi anak-anak dari berbagai daerah, tetapi juga memperkuat silaturahmi antarkomunitas serta mendorong lahirnya bibit-bibit atlet muda berbakat dari seluruh Indonesia.
Ketua Panitia BBMC 2026, Okke Alan, mengatakan jumlah peserta tahun ini mencapai 171 rider yang berasal dari Makassar, Palu, Kalimantan, Jawa Timur, hingga Jawa Tengah.
Baca: 60 Rider BBM Ikuti Latpres di Ei8ht Venue Tallasa City, Persiapan Kompetisi Nasional
"Peserta tahun ini mencapai 171 rider. Mereka berasal dari Makassar, Palu, Kalimantan, Jawa Timur, hingga Jawa Tengah. Ini menunjukkan bahwa olahraga balance bike semakin diminati di berbagai daerah," ujar Okke Alan.
Ia menjelaskan, perlombaan dibagi dalam beberapa kelas berdasarkan tahun kelahiran, mulai rider kelahiran 2023 hingga 2019, bahkan tersedia kelas tertentu yang masih dapat diikuti anak-anak hingga usia 10 tahun sesuai ketentuan lomba.
Menurut Okke, BBMC tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter anak melalui olahraga.
"Kami ingin mengajarkan sportivitas sejak dini. Anak-anak lebih baik berolahraga, bermain, dan bersosialisasi daripada terus bermain gadget," katanya.
Ia berharap Balance Bike Makassar Championship dapat menjadi agenda tahunan dengan dukungan berbagai pihak sehingga mampu menarik lebih banyak peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
Sementara itu, perwakilan Komunitas Push Bike Sulawesi Tengah sekaligus orang tua rider, Apriyansyah, mengatakan pihaknya membawa 17 rider untuk mengikuti berbagai kategori perlombaan setelah menjalani persiapan latihan selama sekitar satu bulan.
"Kami datang dari Sulawesi Tengah membawa 17 rider. Persiapan dilakukan sekitar satu bulan dengan latihan intensif agar anak-anak siap bertanding di Makassar," ujarnya.
Apriyansyah menilai kompetisi seperti BBMC memiliki peran penting dalam membangun mental bertanding anak sekaligus menjadi wadah memperkenalkan potensi rider dari Sulawesi Tengah di tingkat nasional.
Baca: Lucu dan Seru! 46 Balita hingga Bocah Ikut Lomba Balance Bike di Tallasa City
"Harapannya, kegiatan seperti ini terus menjadi agenda tahunan. Apalagi jika digelar saat libur sekolah, anak-anak dari luar daerah akan lebih mudah ikut berpartisipasi," tuturnya.
Selain menghadirkan persaingan yang sehat di lintasan, Balance Bike Makassar Championship 2026 juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antarkomunitas pushbike sekaligus menumbuhkan keberanian, rasa percaya diri, dan semangat berkompetisi bagi anak-anak sejak usia dini.

