LUMINASIA.ID, MEXICO CITY – Dan Burn menjadi salah satu pahlawan kemenangan dalam laga Inggris vs Mexico pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Bek jangkung milik Newcastle United itu tampil luar biasa setelah masuk sebagai pemain pengganti dan membantu Inggris mempertahankan keunggulan 3-2 atas tuan rumah Meksiko meski harus bermain dengan 10 orang.
Dalam pertandingan Inggris vs Mexico di Stadion Azteca, Dan Burn masuk pada menit-menit akhir setelah Jarell Quansah menerima kartu merah. Keputusan pelatih Thomas Tuchel terbukti tepat karena Burn mampu menjadi benteng terakhir yang menggagalkan berbagai peluang emas Meksiko hingga peluit panjang berbunyi.
Dan Burn sebelumnya memang yakin akan mendapatkan kesempatan tampil di Piala Dunia 2026, tetapi sedikit yang memprediksi bek berusia 34 tahun itu akan memainkan peran sebesar ini pada laga krusial menghadapi Meksiko.
Baru menjalani debut bersama Timnas Inggris pada Maret 2025, beberapa hari setelah mencetak gol untuk Newcastle United di final Carabao Cup melawan Liverpool, Burn kini telah mengoleksi 10 penampilan bersama The Three Lions.
Pada laga Inggris vs Mexico, Inggris sebenarnya sempat berada di atas angin setelah Jude Bellingham mencetak dua gol cepat untuk membawa timnya unggul 2-0. Namun Meksiko bangkit memperkecil ketertinggalan, sementara kartu merah Quansah membuat Inggris harus berjuang keras mempertahankan keunggulan.
Melihat situasi tersebut, Thomas Tuchel memasukkan Dan Burn sekitar 15 menit sebelum pertandingan berakhir. Inggris pun mengubah formasi menjadi lima bek dengan tugas utama Burn mengamankan area pertahanan dari gempuran tuan rumah.
Baca: Pelatih Mesir Persembahkan Kemenangan Bersejarah atas Australia untuk Palestina di Piala Dunia 2026
Bek berpostur 201 sentimeter itu langsung menunjukkan kualitasnya. Ia berkali-kali memenangi duel udara dan melakukan sapuan penting untuk menggagalkan tekanan Meksiko yang terus mengalir hingga menit-menit akhir.
Momen paling menentukan terjadi pada menit ke-95. Dalam situasi yang nyaris menghasilkan gol penyeimbang, Raul Jimenez melepaskan tendangan salto spektakuler di depan gawang Inggris. Namun Dan Burn melakukan blok krusial yang menggagalkan peluang emas tersebut dan menjaga keunggulan The Three Lions.
Tak lama berselang, Burn kembali menjadi penyelamat. Pada menit terakhir injury time, ia kembali menjatuhkan badan untuk memblok upaya pemain Meksiko sebelum akhirnya menyapu bola keluar dari area berbahaya.
Sepanjang penampilannya, Dan Burn tercatat melakukan dua blok penting dan enam sapuan yang menjadi kontribusi besar dalam kemenangan Inggris vs Mexico.
Usai pertandingan, Thomas Tuchel langsung berlari menghampiri Burn dan memeluknya sebagai bentuk apresiasi atas penampilan heroiknya dalam mengawal pertahanan Inggris.
Mantan penjaga gawang Timnas Inggris, Paul Robinson, memberikan pujian tinggi kepada Burn.
"Brilian dari bek besar, Dan Burn. Berani seperti seekor singa. Inggris mengubah formasi, bertahan dengan luar biasa, dan entah bagaimana mereka mampu mempertahankan keunggulan," ujarnya dalam siaran BBC Radio 5 Live.
Pujian serupa disampaikan mantan bek Timnas Inggris, Micah Richards.
"Saya pikir para pemain pengganti membuat perbedaan. Dan Burn tampil luar biasa," katanya dalam program Match of the Day.
Setelah peluit panjang dibunyikan, Dan Burn ikut berlari menuju tribun pendukung Inggris bersama rekan-rekannya. Di hadapan sekitar 80 ribu penonton yang memadati Stadion Azteca, para pemain merayakan kemenangan dengan menyanyikan lagu Wonderwall bersama suporter.
Kemenangan Inggris vs Mexico membawa The Three Lions melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Selanjutnya, Dan Burn dan rekan-rekannya akan menghadapi Norwegia, dengan duel menarik berpotensi tersaji saat Burn harus mengawal striker tajam Erling Haaland.

