LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Puluhan pelajar SMA dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berbahasa Inggris pada babak final ENLITE Fest & Competition 2026 yang digelar Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar, Rabu (9/7/2026).
Kompetisi ini menjadi ajang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan public speaking, kreativitas, hingga seni pertunjukan dalam bahasa Inggris.
Babak final mempertandingkan tiga kategori, yakni Speech, Storytelling, dan Poetry Reading. Selain diikuti pelajar SMA, kompetisi juga melibatkan mahasiswa UIN Alauddin Makassar pada kategori tertentu sebagai wadah pengembangan bakat di bidang bahasa dan sastra Inggris.
Pada kategori Storytelling, para finalis berasal dari Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora serta Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.
Mereka terdiri atas Shalwa Magfirah, Hikmah Pertiwi, Dina dan Bilal, Andi Esha Musfirah, Ifra Tabinda Anwar, Ashabiqul Arham, Fathin, serta Dillah yang menampilkan cerita dengan kreativitas, ekspresi, karakterisasi, dan kemampuan berbahasa Inggris yang memukau.
Sementara pada kategori Speech, para finalis berasal dari sejumlah sekolah menengah atas di Sulawesi Selatan, yakni Rifka Sihombing dari SMA IPEKA CPI, Annisah Islamiyah dari SMAN 1 Takalar, Chalisa Suci Chairunnisa dari SMAIT Albiruni Mandiri Makassar, Muh Khalil Gibran dari SMAN 1 Gowa, Muhammad Fadel Auriga dari SMAN 1 Takalar, serta Maulana Raafi Makbul dari SMAN 16 Makassar.
Dalam kategori tersebut, peserta dinilai berdasarkan kualitas isi pidato, kekuatan argumentasi, kemampuan berbahasa Inggris, pelafalan, kelancaran berbicara, teknik presentasi, rasa percaya diri, hingga pengelolaan waktu saat tampil.
Adapun pada kategori Poetry Reading, babak final diikuti Andi Tenri Naurah dari SMAN 1 Palopo, Andi Salya Tanisha dari SMAN 1 Soppeng, dan Zhabrina Zaeni dari SMAN 22 Makassar.
Ketiga finalis menampilkan pembacaan puisi dengan penghayatan, intonasi, artikulasi, ekspresi, dan interpretasi makna yang menjadi aspek utama dalam penilaian dewan juri.
Seluruh penampilan peserta dinilai oleh dosen UIN Alauddin Makassar, yakni Dr Jumharia Djamereng MHum, Dr Hj Nuri Emmiyati MPd, Dr Nasrum MA, Ahmad MLitt, dan Nur Aliyah Nur MPd.
Dewan juri melakukan penilaian berdasarkan kemampuan bahasa Inggris, kualitas materi, kreativitas, hingga performa peserta di atas panggung.
Salah seorang juri, Dr Hj Nuri Emmiyati MPd, mengaku terkesan dengan kualitas para finalis yang dinilai mampu menampilkan kemampuan berbahasa Inggris dengan baik sekaligus menunjukkan kreativitas dan kepercayaan diri yang tinggi.
Menurutnya, kompetisi seperti ENLITE Fest menjadi wadah penting untuk melahirkan generasi muda yang memiliki kemampuan berbahasa Inggris sekaligus mampu berkomunikasi secara efektif di depan publik.
Ia berharap Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar ke depan dapat melahirkan talenta-talenta hebat seperti para pelajar SMA yang mengikuti kompetisi tersebut.
ENLITE Fest & Competition 2026 diharapkan terus menjadi ruang pengembangan potensi generasi muda di bidang bahasa, sastra, dan seni pertunjukan, sekaligus memperkuat minat pelajar terhadap bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun internasional.

