LUMINASIA.ID, TECH - Microsoft disebut tengah mengembangkan fitur backward compatibility Xbox untuk platform PC. Inisiatif tersebut dinilai menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menyatukan ekosistem gaming antara konsol dan komputer sekaligus memperluas akses pemain terhadap koleksi game lawas.
Selama ini, fitur backward compatibility menjadi salah satu keunggulan Xbox karena memungkinkan pengguna memainkan game dari Xbox generasi pertama maupun Xbox 360 pada konsol yang lebih baru. Apabila teknologi tersebut benar-benar hadir di PC, pemain berpeluang menikmati kembali berbagai judul klasik tanpa harus memiliki perangkat keras lama.
Dilansir Media Indonesia, pengembangan fitur tersebut juga sejalan dengan strategi Xbox Everywhere, yang berfokus pada penyediaan akses game di berbagai perangkat. Dengan dukungan aplikasi Xbox di Windows yang semakin matang, Microsoft berupaya memastikan koleksi game yang telah dimiliki pengguna tetap dapat dimainkan pada platform yang berbeda.
Bagi penggemar game balap, kehadiran backward compatibility di PC membuka peluang hadirnya kembali judul-judul legendaris seperti seri awal Forza Motorsport maupun Project Gotham Racing dengan kualitas visual yang lebih baik. Perangkat PC modern berpotensi menghadirkan resolusi lebih tinggi, frame rate yang lebih stabil, serta peningkatan performa dibandingkan perangkat konsol lama.
Meski demikian, implementasi teknologi tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu hambatan terbesar adalah persoalan lisensi, terutama untuk game yang menggunakan merek kendaraan, komponen otomotif, maupun musik berlisensi. Banyak kontrak lisensi memiliki batas waktu sehingga beberapa judul tidak lagi tersedia di toko digital.
Selain itu, Microsoft juga masih perlu memastikan kompatibilitas teknis antara arsitektur konsol lama dan perangkat keras PC yang memiliki konfigurasi sangat beragam. Hingga saat ini belum ada kepastian apakah seluruh game yang sudah didukung melalui backward compatibility di Xbox Series X|S nantinya otomatis tersedia di PC atau akan melalui proses kurasi.
Apabila berhasil direalisasikan, langkah tersebut dipandang dapat memperkuat posisi PC sebagai platform gaming yang semakin fleksibel sekaligus menjadi upaya pelestarian sejarah industri video game melalui akses legal terhadap koleksi judul klasik.


