MAKASSAR, LUMINASIA.ID – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang Semester I 2026 dengan membukukan laba bersih setelah pajak meningkat dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Perseroan juga berhasil melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Semester I 2026 dengan realisasi mencapai 44 persen di atas target.
Peningkatan laba tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 14 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), di tengah pengelolaan beban usaha yang tetap terkendali sehingga mampu meningkatkan profitabilitas perusahaan. Sementara itu, EBITDA PJM juga tumbuh 39 persen dibandingkan Semester I 2025, mencerminkan penguatan kinerja operasional perusahaan.
Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari strategi perusahaan dalam memperkuat layanan inti, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan sinergi di seluruh entitas yang berada dalam PJM Group.
"Pencapaian Semester I 2026 menunjukkan bahwa strategi perusahaan dalam memperkuat layanan marine, mengembangkan port services, serta mengoptimalkan kontribusi anak perusahaan mampu menghasilkan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. Ke depan kami akan terus menjaga momentum ini melalui peningkatan kualitas layanan, percepatan eksekusi program strategis, serta penguatan tata kelola perusahaan," ujar Tubagus Patrick.
Menurutnya, pertumbuhan pendapatan perusahaan berasal dari sejumlah lini bisnis yang mencatatkan peningkatan kinerja selama enam bulan pertama tahun ini.
Kontribusi terbesar berasal dari meningkatnya layanan pemanduan dan penundaan kapal di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), pertumbuhan bisnis pengadaan suku cadang (sparepart) dan layanan pemeliharaan (maintenance), meningkatnya produksi listrik pada entitas anak perusahaan, serta bertambahnya pekerjaan di sektor kontraktor kelistrikan.
PJM menilai pencapaian tersebut menjadi fondasi yang kuat untuk menjaga tren pertumbuhan hingga akhir tahun sekaligus memperkuat daya saing perusahaan di sektor jasa maritim nasional.
Memasuki Semester II 2026, perusahaan akan memfokuskan strategi pada percepatan realisasi investasi strategis, peningkatan produktivitas layanan, penguatan sinergi antarentitas, serta pengembangan inovasi layanan maritim guna mendukung efisiensi logistik nasional.
Langkah tersebut juga diharapkan mampu memperkuat daya saing pelabuhan Indonesia sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan.
Sebagai subholding Pelindo yang bergerak di bidang jasa marine, peralatan pelabuhan (equipment), galangan kapal, pengerukan (dredging solution), dan jasa utilitas kepelabuhanan (port services), PT Pelindo Jasa Maritim terus berkomitmen menghadirkan layanan yang andal, aman, dan berkelanjutan untuk mendukung konektivitas maritim nasional.
PT Pelindo Jasa Maritim merupakan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang dibentuk pada 1 Oktober 2021 pascaintegrasi Pelindo. Saat ini PJM mengelola delapan anak perusahaan, yakni PT Jasa Armada Indonesia Tbk (JAI), PT Pelindo Marine Service (PMS), PT Energi Pelabuhan Indonesia (EPI), PT Pengerukan Indonesia (Rukindo), PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA), PT Pelindo Solusi Maritim (PSM), PT Intan Sejahtera Utama (ISMA), dan PT Lamong Energi Indonesia (LEGI).
Baca: Pelindo Marine Kawal Distribusi Bahan Baku B50, Perkuat Rantai Pasok Energi Hijau Nasional
Selain itu, PJM juga memiliki dua cucu perusahaan, yaitu PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dan PT Pelindo Energi Logistik (PEL), yang mendukung penyediaan layanan maritim terintegrasi (integrated one stop service) bagi pengguna jasa di seluruh wilayah operasional yang membentang dari Malahayati hingga Merauke.



