Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Lifestyle

Berkendara Motor Pakai Rok? Istruktur Safety Riding Wanny Dewa Ingatkan Risikonya

Sabtu, 22 Agustus 2026 16:38
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
instruktur Safety Riding Instructor Astra Honda Motor (AHM) Wanny Dewa


LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Mengendarai sepeda motor menggunakan rok, terutama rok panjang dan berukuran lebar, membutuhkan perhatian khusus karena dapat membatasi pergerakan pengendara hingga berpotensi mengganggu konsentrasi saat berada di jalan.

Safety Riding Instructor Astra Honda Motor (AHM) Wanny Dewa mengatakan, dalam prinsip safety riding, keselamatan berkendara tidak dibedakan berdasarkan gender.

Baik laki-laki maupun perempuan memiliki kewajiban yang sama untuk menggunakan perlengkapan berkendara dan menerapkan cara berkendara yang aman serta benar.

“Berkendara itu tidak melihat gender. Siapa pun berkendara, saat berkendara itu kami dari Astra Honda Motor punya beberapa tips tentang berkendara baik dan benar, aman dan nyaman,” ujar Wanny.

Menurut Wanny, berkendara dari rumah hingga tiba di tujuan dengan selamat memang menunjukkan perjalanan berjalan baik.

Baca: Orang Tua Wajib Jadi Contoh Keamanan Berkendara, Tak Cuma Sekedar Pakai Helm Lho!

Namun, pengendara juga perlu memastikan cara berkendaranya sudah benar dengan memperhatikan berbagai aspek keselamatan.

Ia secara khusus mengingatkan perempuan yang menggunakan rok saat mengendarai sepeda motor.

Wanny menyarankan pengendara perempuan memilih celana panjang karena memberikan fleksibilitas gerak yang lebih baik ketika mengendalikan sepeda motor.

“Kalau kita menggunakan rok itu pergerakan kita kurang maksimal,” katanya.

Terlebih jika rok yang digunakan berukuran besar atau lebar.

Menurut Wanny, bagian rok dapat keluar dari pembatas sepeda motor dan ikut terdorong angin ketika kendaraan melaju.

Kondisi tersebut tidak hanya berpengaruh terhadap posisi pakaian, tetapi juga dapat memengaruhi konsentrasi pengendara.

“Apalagi memakai rok yang agak besar, sehingga bisa keluar dari pembatas sepeda motor, itu juga mempengaruhi aerodinamis,” jelasnya.

Ketika rok berkibar atau bergerak ke berbagai arah akibat terpaan angin, pengendara dapat kehilangan fokus karena harus memperhatikan atau membenahi pakaian.

Padahal, konsentrasi penuh sangat dibutuhkan untuk mengendalikan sepeda motor dan merespons kondisi lalu lintas.

Wanny juga mengingatkan risiko penggunaan rok tidak hanya berlaku bagi perempuan yang mengendarai sepeda motor.

Baca: Jangan Asal Berkendara, Ini Perlengkapan yang Wajib Disiapkan Pelajar untuk Cari Aman

Perempuan yang menjadi pembonceng juga perlu memperhatikan posisi dan pakaian yang dikenakan.

Menurut dia, rok yang menjuntai berpotensi masuk ke bagian sepeda motor, seperti sela-sela rantai atau roda.

Kondisi tersebut dapat membahayakan pembonceng sekaligus pengendara.

“Jangan sampai roknya itu bisa masuk ke sela-sela rantai atau ke sela-sela roda, itu menimbulkan bahaya untuk pengendara maupun si pembonceng,” ujarnya.

Mengapa Disarankan Pakai Celana Panjang?

Wanny mengatakan, penggunaan celana panjang membuat pergerakan pengendara menjadi lebih leluasa ketika melakukan berbagai respons terhadap sepeda motor.

Hal tersebut penting terutama ketika pengendara harus menjaga posisi tubuh, menyeimbangkan kendaraan, berhenti, atau melakukan manuver tertentu.

“Supaya pada saat kita melakukan reaksi terhadap sepeda motor itu pergerakannya lebih luwes dibandingkan kita menggunakan rok,” tuturnya.

Ia juga menyarankan penggunaan celana panjang berbahan cukup tebal, seperti jeans.

Menurut Wanny, bahan yang lebih tebal dapat memberikan perlindungan tambahan apabila pengendara mengalami kecelakaan dan tubuh mengalami gesekan dengan permukaan jalan.

Ia menegaskan, penggunaan celana panjang bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi juga berkaitan dengan fleksibilitas dan keselamatan ketika berkendara.

“Celana panjang sebaiknya yang berbahan jeans yang tebal supaya saat terjadi kecelakaan itu masih bisa terlindungi dari seretan,” katanya.

Wanny pun menyarankan baik pengendara maupun pembonceng untuk memilih pakaian yang tidak mengganggu pergerakan selama berada di atas sepeda motor.

Lima Perlengkapan Berkendara

Selain persoalan rok, Wanny mengingatkan pengendara untuk memperhatikan perlengkapan keselamatan.

Ada lima perlengkapan utama yang disarankan, yakni helm, baju lengan panjang atau jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu.

1. Helm

Helm menjadi perlengkapan paling utama karena berfungsi melindungi bagian kepala.

Wanny mengingatkan agar helm tetap digunakan saat berkendara, baik untuk perjalanan dekat maupun jauh.

“Paling utama adalah saat kita berkendara mau jauh dekat tetap pakai helm,” ujarnya.

2. Baju lengan panjang atau jaket

Pengendara juga disarankan menggunakan baju lengan panjang atau jaket.

Menurut Wanny, jenis pakaian dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca.

Saat siang hari, pengendara dapat memilih pakaian yang mampu menyerap keringat, sedangkan pada malam hari dapat menggunakan pakaian berbahan lebih tebal untuk menghadapi udara dingin.

3. Sarung tangan

Sarung tangan juga menjadi bagian dari perlengkapan berkendara yang disarankan.

Wanny menganjurkan penggunaan sarung tangan dengan perlindungan penuh.

4. Celana panjang

Celana panjang menjadi pilihan yang disarankan, terutama bagi perempuan yang biasanya menggunakan rok saat berkendara.

Selain memberikan keleluasaan bergerak, celana panjang berbahan tebal juga dapat membantu memberikan perlindungan apabila terjadi kecelakaan.

5. Sepatu

Pengendara juga disarankan menggunakan sepatu untuk melindungi kaki selama berkendara.

Perlengkapan Tidak Mencegah Kecelakaan

Wanny menegaskan bahwa penggunaan perlengkapan keselamatan bukan berarti membuat pengendara terbebas dari risiko kecelakaan.

Namun, perlengkapan tersebut setidaknya dapat membantu mengurangi dampak apabila kecelakaan terjadi.

“Ingat, perlengkapan berkendara itu tidak mencegah kita dari kecelakaan lalu lintas jalan raya, tapi setidak-tidaknya mengurangi dampak dari kecelakaan tersebut,” katanya.

Karena itu, menurut Wanny, pengendara tidak boleh menganggap remeh penggunaan perlengkapan keselamatan.

Pakaian yang tidak sesuai juga dapat menjadi faktor yang memengaruhi kenyamanan dan konsentrasi ketika berkendara.

Ia kembali mengingatkan bahwa penggunaan rok yang berkibar akibat angin dapat membuat perhatian pengendara teralihkan.

“Kadang biasanya ada teman-teman yang menggunakan rok itu mempengaruhi kalau apalagi ada angin kencang itu biasanya ke mana-mana roknya,” ungkapnya.

Ketika pakaian bergerak tidak terkendali, konsentrasi pengendara juga dapat ikut berubah.

“Selain roknya ke mana-mana, itu konsentrasi kita juga kalau roknya ke mana-mana itu konsentrasinya kita kan pasti berubah,” lanjut Wanny.

Menurutnya, keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama ketika seseorang berada di jalan raya.

Karena itu, ia mengajak seluruh pengendara, baik laki-laki maupun perempuan, untuk selalu menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai dan memilih pakaian yang mendukung keselamatan.

“Yang terpenting adalah gunakan perlengkapan berkendara, sebaiknya menggunakan celana panjang. Jangan menggunakan rok,” tegasnya.

Wanny juga mengingatkan pengendara untuk selalu menerapkan prinsip cari aman saat berkendara.

“Jangan lupa tetap cari aman biar happy, karena tanpa keselamatan hal-hal yang berharga dalam hidup kita tidak dapat kita temukan,” pungkasnya.

Ia mengajak masyarakat menempatkan keselamatan berkendara di atas kepentingan lainnya selama berada di jalan raya.

Tags: safety riding Asmo Sulsel ASJC

Baca Juga

Honda Scoopy, Desain Ikonik yang Terus Berevolusi
Honda Scoopy, Desain Ikonik yang Terus Berevolusi
Honda Stylo 160, Desain Retro-Modern yang Elegan
Honda Stylo 160, Desain Retro-Modern yang Elegan
Honda EM1 e:, Ketika Motor Listrik Dibuat Minimalis
Honda EM1 e:, Ketika Motor Listrik Dibuat Minimalis
Ada Beasiswa Honda 2027, Ini Jalur Pembalap Muda Menuju MotoGP
Ada Beasiswa Honda 2027, Ini Jalur Pembalap Muda Menuju MotoGP
Jelang Moto3 Aragon, Veda Ega Gencar Lakukan Olahraga Ini
Jelang Moto3 Aragon, Veda Ega Gencar Lakukan Olahraga Ini
Grup Astra Makassar Salurkan Beasiswa Lestari Astra untuk 10 Pelajar KBA Burasa Rappocini
Grup Astra Makassar Salurkan Beasiswa Lestari Astra untuk 10 Pelajar KBA Burasa Rappocini

Populer

  • 1
    SMPRPB Soroti Wacana Pemekaran Kabupaten Okmin Papua
  • 2
    3000 Alumni SMANSA Makassar Ikut Jalan Santai HUT ke-76, Angkatan 56 Hingga 2025
  • 3
    Kolaborasi Pelni, Pelindo Salurkan Bantuan Gempa NTT dari Pelabuhan Makassar
  • 4
    Pelindo Raih Apresiasi Pemprov Sulsel atas Dukungan Mudik Gratis 2026
  • 5
    Bantuan Pangan Juli-September Mulai Disalurkan, 73.780 PBP di Gowa akan Terima 30 Kg Beras

Ekonomi

  • Penggunaan Pinjol untuk UMKM Makin Meningkat, Sudah Tembus Rp35,12 Triliun
    Penggunaan Pinjol untuk UMKM Makin Meningkat, Sudah Tembus Rp35,12 Triliun
  • AFT Hasanuddin Raih Low Risk dalam Audit IFQP 2026, Dinilai Bertaraf Internasional
    AFT Hasanuddin Raih Low Risk dalam Audit IFQP 2026, Dinilai Bertaraf Internasional
  • Hingga Akhir Agustus, Vasaka Hotel Makassar Tawarkan Staycation 3 Hari 2 Malam Rp1,181 Juta
    Hingga Akhir Agustus, Vasaka Hotel Makassar Tawarkan Staycation 3 Hari 2 Malam Rp1,181 Juta

Peristiwa

  • Polri Tegaskan Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah Memiliki Dasar Hukum
    Polri Tegaskan Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah Memiliki Dasar Hukum
  • KPK Bongkar Tiga Klaster Korupsi di Balik Penerimaan Maba Unsoed
    KPK Bongkar Tiga Klaster Korupsi di Balik Penerimaan Maba Unsoed
  • Lima Pesawat TNI AU Dikerahkan, Operasi Udara Penanganan Karhutla di Kalimantan Diperkuat
    Lima Pesawat TNI AU Dikerahkan, Operasi Udara Penanganan Karhutla di Kalimantan Diperkuat
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID