LAPORAN: INA MAHARAN
LUMINASIA,ID, MAKASSAR — Perkembangan kawasan hunian kini tidak hanya ditentukan oleh rumah dan kelengkapan fasilitas, tetapi juga oleh kehidupan yang terbentuk di antara para penghuninya.
Hal itu yang terus dikembangkan Bukit Baruga di Makassar melalui konsep community living, dengan menjadikan interaksi, aktivitas bersama, dan rasa memiliki sebagai bagian dari pengalaman tinggal di kawasan yang telah berkembang selama lebih dari tiga dekade tersebut.
Konsep tersebut menempatkan Bukit Baruga bukan sekadar sebagai kawasan tempat tinggal, tetapi sebagai lingkungan yang memiliki kehidupan komunitas di dalamnya.
Chief Operating Officer Kalla Land, M. Natsir Mardan, mengatakan perkembangan sebuah kawasan hunian juga dapat dilihat dari bagaimana komunitas di dalamnya tumbuh dan berkembang.
Baca: Rayakan HUT ke-81 RI, Bukit Baruga Padukan Semangat Kebersamaan dan Kepedulian Sesama
“Kami ingin Bukit Baruga tidak hanya dikenal sebagai tempat untuk tinggal, tetapi juga sebagai lingkungan yang memiliki kehidupan di dalamnya. Karena itu, aktivitas komunitas menjadi bagian penting dalam perjalanan kawasan ini. Ketika penghuni dapat berinteraksi, berkegiatan, dan membangun relasi satu sama lain, di situlah sebuah kawasan mulai memiliki karakter,” ujarnya.
Menurut Natsir, keberadaan komunitas yang aktif memberikan nilai tersendiri bagi sebuah kawasan hunian.
“Kami percaya bahwa kawasan yang baik bukan hanya yang memiliki fasilitas lengkap, tetapi juga yang mampu menciptakan hubungan antarmanusia di dalamnya. Karena itu, kami akan terus membuka ruang bagi kegiatan yang dapat mempertemukan penghuni dan membangun rasa memiliki terhadap Bukit Baruga,” jelasnya.
Di Bukit Baruga, konsep community living diwujudkan melalui berbagai aktivitas yang mempertemukan penghuni dari beragam latar belakang.
Kegiatan olahraga, aktivitas keluarga, lifestyle event, hingga kegiatan komunitas menjadi ruang bagi penghuni untuk berinteraksi sekaligus membangun kedekatan dengan lingkungan sekitar.
Aktivitas tersebut tidak ditempatkan sekadar sebagai pelengkap kawasan.
Interaksi yang muncul dari berbagai kegiatan menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman tinggal yang lebih hidup, ketika penghuni tidak hanya mengenal tempat tinggalnya, tetapi juga memiliki kesempatan membangun relasi dengan orang-orang di sekitarnya.
Kehidupan komunitas itu terus dibangun melalui berbagai kegiatan yang secara konsisten dihadirkan di kawasan tersebut.
Olahraga, kegiatan keluarga, dan berbagai event komunitas menjadi sarana untuk menciptakan ruang interaksi yang dapat dinikmati bersama.
Baca: Merdeka Flash Sale 17.45 Bugis Waterpark, Tiket Masuk Mulai Rp17 Ribu
Pendekatan tersebut sekaligus memperkuat positioning Bukit Baruga sebagai kawasan hunian yang menawarkan lebih dari sekadar tempat tinggal.
Dengan konsep community living, Bukit Baruga berupaya menghadirkan sense of community, yakni lingkungan yang memungkinkan penghuninya menjalani keseharian secara lebih aktif, terhubung, dan memiliki ruang untuk tumbuh bersama.
Ke depan, Bukit Baruga akan terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk memperkuat interaksi dan keterlibatan komunitas di dalam kawasan.
Dengan pendekatan tersebut, kehidupan penghuni diharapkan tidak berhenti pada aktivitas di balik pintu rumah, tetapi juga berkembang melalui hubungan dan pengalaman yang tercipta di lingkungan tempat mereka tinggal.



