LUMINASIA.ID, MAKASSAR – SMAN 11 Makassar atau Eleven keluar sebagai juara final putri Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi setelah mengalahkan SMAN 2 Makassar atau Smada dengan skor tipis 31-29 di GOR UMI Makassar, Jumat (25/9/2026).
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Smada sempat tampil dominan dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan pada awal laga.
Namun, Eleven perlahan menemukan ritme permainan dan mulai mengejar perolehan poin Smada.
Memasuki jalannya pertandingan, Eleven berhasil membalikkan keadaan. Permainan kedua tim semakin ketat hingga memasuki detik-detik akhir pertandingan.
Dengan waktu tersisa sekitar 40 detik, Eleven masih unggul tipis 31-28 dalam perebutan bola yang berlangsung sengit.
Smada kemudian berhasil menambah satu poin dan memperkecil jarak menjadi 31-29.
Namun, hingga waktu pertandingan berakhir, Smada tidak mampu mengejar ketertinggalan. Eleven pun mempertahankan keunggulan dua poin dan memastikan kemenangan di partai final.
Kemenangan tersebut sekaligus membawa Eleven mempertahankan gelar juara Honda DBL South Sulawesi dan mencatatkan back-to-back champion.
Final tahun ini mempertemukan dua kekuatan besar basket putri Sulawesi Selatan yang memiliki rivalitas sejak DBL South Sulawesi 2019.
Pada 2019, Smada mengalahkan Eleven dengan skor 63-42 sekaligus meraih gelar juara. Eleven kemudian membalasnya pada DBL South Sulawesi 2021 melalui kemenangan dramatis 64-63.
Rivalitas kedua tim kembali berlanjut pada semifinal DBL South Sulawesi 2023 dan 2025. Dalam dua pertemuan tersebut, Smada harus mengakui keunggulan Eleven dan gagal melangkah ke partai final.
Bagi Eleven, kemenangan atas Smada tahun ini semakin melengkapi perjalanan mereka di kompetisi basket pelajar tersebut.
Eleven mengandalkan tiga pemain utama, yakni Nur Isra Juliani Pertiwi, Fatimah Azzahra, dan Nurfadillah, yang masuk nominasi Kopi Good Day First Team 2026 South Sulawesi.
Sementara itu, Smada memiliki empat pemain yang masuk nominasi Kopi Good Day First Team 2026 South Sulawesi, yakni Queenaya Aurel, Nur Khaerunnisa Irwan, Siti Fahrani, serta Emirah Afifah Mukhtibah Hafizah Arif.
Smada harus mengakhiri perjuangannya sebagai runner-up setelah gagal mempertahankan dominasi pada awal pertandingan dan harus menerima kekalahan tipis dari Eleven.
Dengan kemenangan 31-29 tersebut, Eleven akhirnya mengunci gelar juara setelah melakukan comeback dan membalikkan keadaan dalam final yang berlangsung ketat hingga detik-detik terakhir.



