Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Pemkot Makassar Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat

Senin, 28 September 2026 19:18
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan jawaban dan tanggapan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Makassar terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 mesti difokuskan pada program yang memberikan faedah riil kepada warga.

Pernyataan itu
disampaikan Munafri saat menyampaikan jawaban serta tanggapan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Makassar mengenai Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Sidang Paripurna Ketujuh Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027 di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Senin (28/9/2026).

Munafri mengungkapkan penghargaan atas beragam pandangan, masukan, serta catatan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD Kota Makassar yang dianggapnya menjadi elemen krusial dalam penyempurnaan kebijakan anggaran Pemerintah Kota Makassar.

"
Jawaban Pemerintah Kota kami sampaikan berlandaskan struktur APBD dengan menghubungkan inti pandangan fraksi-fraksi yang senada," ujar Munafri.

Ia memaparkan, perubahan APBD 2026 dilaksanakan dengan menelaah perkembangan situasi fiskal daerah, realisasi penerimaan serta pengeluaran, dan juga tuntutan masyarakat.

Penyesuaian anggaran itu dilakukan agar program yang dijalankan tetap selaras dengan kapasitas keuangan daerah serta sasaran pembangunan.

Pada aspek penerimaan
, Munafri menegaskan Pemkot Makassar terus menggalakkan penguatan kapasitas fiskal daerah melalui penyempurnaan potensi penerimaan.

Upaya itu dilakukan melalui penguatan pengelolaan pajak dan retribusi, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan ketaatan masyarakat dan pelaku usaha.

Sementara pada aspek pengeluaran, Munafri memastikan anggaran tetap diarahkan untuk menunjang pelayanan publik dan program prioritas yang faedahnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"
Setiap program mesti memiliki keterkaitan yang jelas antara alokasi anggaran, target kinerja, lokasi implementasi, dan penerima manfaat," ucapnya.

Munafri menggarisbawahi, perubahan anggaran bukan berarti memangkas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, perubahan APBD menjadi kesempatan untuk mempertajam program pemerintah dengan menilik kesiapan pelaksanaan serta memastikan anggaran dialokasikan pada kegiatan yang memiliki efek nyata.

"
Efisiensi pengeluaran tidak mengurangi pelayanan masyarakat, kontrol pengeluaran umum, penajaman kegiatan, serta kegiatan yang memiliki kesiapan dampak langsung," terangnya.
Dia
juga meminta agar pelaksanaan program dan anggaran terus diawasi bersama agar tidak terjadi penumpukan kegiatan di akhir tahun.


Baca: Appi Dorong Sekolah Makassar Adaptif terhadap AI, Karakter Siswa Tetap Jadi Prioritas



Pemerintah Kota Makassar, kata Munafri, akan meningkatkan pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan dan realisasi anggaran.

Munafri menegaskan, pembahasan perubahan APBD adalah proses bersama antara pemerintah daerah dan DPRD.

Oleh karena
itu, sinergi kedua lembaga dibutuhkan agar kebijakan anggaran yang disepakati sungguh-sungguh menjawab kebutuhan masyarakat.

“Keberhasilan anggaran tidak diukur dari besarnya angka, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap pembahasan Perubahan APBD 2026 dapat berjalan lancar dan segera diselesaikan sehingga program pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat terus berjalan secara optimal.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menekankan pentingnya pembahasan perubahan APBD 2026 dilakukan secara terbuka, terukur, dan berfokus pada kepentingan masyarakat.

Menurutnya, pembahasan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 adalah bagian penting dalam memastikan program dan kegiatan Pemerintah Kota Makassar dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.


Baca: Digitalisasi Layanan Makin Ngebut, Makassar Raih Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026



“Oleh karena itu, kami terus membangun sinergi dengan DPRD Kota Makassar agar setiap kebijakan anggaran sungguh-sungguh menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pencapaian prioritas pembangunan Kota Makassar,” tambahnya.

“Proses perubahan anggaran harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Masukan dan pandangan dari seluruh fraksi menjadi bagian penting dalam penyempurnaan kebijakan anggaran untuk kepentingan masyarakat Kota Makassar,” tambahnya.

Tags: Pemkot Makassar DPRD Makassar Munafri Arifuddin


Baca Juga

DPRD Makassar Dorong Taman Kota Lebih Terawat, Usul UPTD Khusus
DPRD Makassar Dorong Taman Kota Lebih Terawat, Usul UPTD Khusus
DPRD Makassar dan RSUD Daya Bahas Alur Pelayanan IGD
DPRD Makassar dan RSUD Daya Bahas Alur Pelayanan IGD
BPKAD Makassar Hadiri Penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS 2026
BPKAD Makassar Hadiri Penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS 2026
BPKAD Makassar Ikuti Pembahasan Perubahan KUA dan PPAS 2026 Bersama Banggar DPRD
BPKAD Makassar Ikuti Pembahasan Perubahan KUA dan PPAS 2026 Bersama Banggar DPRD
Fraksi PKS DPRD Makassar Apresiasi Kinerja Munafri Arifuddin, Ekonomi Tumbuh 7,04 Persen
Fraksi PKS DPRD Makassar Apresiasi Kinerja Munafri Arifuddin, Ekonomi Tumbuh 7,04 Persen
Digitalisasi Layanan Makin Ngebut, Makassar Raih Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026
Digitalisasi Layanan Makin Ngebut, Makassar Raih Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026

Populer

  • 1
    LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel
  • 2
    LENGKAP! Jalannya Pertandingan Zion Vs Rajawali, Antar Zion Jadi Threepeat DBL South Sulawesi
  • 3
    Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
  • 4
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • 5
    Dari Hutan Desa Nuha ke Tangan Gen Z, Anyaman Teduhu Selamat dari Kepunahan

Ekonomi

  • VIRAL Haji Isam Bakal Ambil Alih  BCA, Ini Kata Manajemen Bank Central Asia
    VIRAL Haji Isam Bakal Ambil Alih BCA, Ini Kata Manajemen Bank Central Asia
  • Asmo Sulsel Kenalkan Layanan Group Customer hingga Service Kunjung di KIMA
    Asmo Sulsel Kenalkan Layanan Group Customer hingga Service Kunjung di KIMA
  • Pelindo Jasa Maritim Cek Kesiapan STS Nipa, Pastikan Layanan Maritim di Perbatasan Tetap Andal
    Pelindo Jasa Maritim Cek Kesiapan STS Nipa, Pastikan Layanan Maritim di Perbatasan Tetap Andal

Peristiwa

  • Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID