LUMINASIA.ID, LOMBOK - Bos Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menyoroti penampilan pembalap Indonesia Mario Aji yang finis di posisi ke-20 pada balapan Moto2 Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (11/10/2026).
Aoyama menilai balapan berlangsung rumit setelah insiden besar memicu pengibaran bendera merah dan membuat balapan harus dimulai ulang.
Menurut Aoyama, Mario belum mampu mengeluarkan potensi terbaiknya setelah balapan dimulai kembali, sementara sejumlah rival berhasil menyalip pembalap asal Magetan tersebut.
Mario mengawali balapan dari posisi ke-23 sebelum akhirnya menyelesaikan lomba di urutan ke-20.
Situasi Mario semakin sulit setelah ia harus menjalani long lap penalty akibat pelanggaran batas lintasan.
“Ini adalah balapan yang rumit dengan kibaran bendera merah usai insiden yang besar,” kata Aoyama, dikutip dari laman resmi Honda Racing melalui Juara.net.
Insiden yang menyebabkan bendera merah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi jalannya balapan, sedangkan penalti membuat perjuangan Mario untuk memperbaiki posisi semakin berat.
Meski demikian, balapan Moto2 Indonesia 2026 menjadi bagian dari perjalanan Mario bersama Honda Team Asia di kelas Moto2.




