Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Hiburan

Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Ajak Penonton Makassar Menyelami Kisah Laut Bercerita

Selasa, 3 November 2026 15:41
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo di MTos Makassar, Selasa (3/11/2026)

MAKASSAR - Kehadiran Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo di XXI Mal Panakkukang (MTos) Makassar, Selasa (3/11/2026), menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat film terbaru mereka, Laut Bercerita, yang mengangkat kisah persahabatan, perjuangan, dan kehilangan berlatar peristiwa politik 1998.

Bersama tim produksi, kedua aktor tersebut menyapa penggemar sekaligus memperkenalkan film yang diadaptasi dari novel populer karya Leila S. Chudori itu.

Film produksi Palari Films bersama sejumlah rumah produksi lainnya tersebut telah tayang di bioskop Indonesia sejak 29 Oktober 2026.

Produser Gita Fara mengungkapkan, perjalanan pengembangan Laut Bercerita telah dimulai sejak 2017 melalui pembuatan film pendek yang bertepatan dengan peluncuran novelnya.

Sementara persiapan produksi film panjang berlangsung sekitar tiga tahun terakhir.

Gita menjelaskan, film ini tidak dibuat untuk merespons situasi politik saat ini, meskipun sejumlah persoalan yang diangkat dinilai masih relevan dengan kondisi Indonesia.

“Film ini kami dedikasikan untuk anak-anak muda Indonesia yang berjuang dengan caranya sendiri untuk memperjuangkan kebaikan bagi tanah dan air,” ujarnya.

Sejak penayangan perdana, Laut Bercerita telah meraih sekitar 617 ribu penonton dan tim produksi berharap film tersebut terus bertahan di bioskop serta menjangkau lebih banyak masyarakat.

Reza Rahadian yang memerankan tokoh Biru Laut mengaku senang melihat respons penonton, terutama dari kalangan generasi muda.

Menurutnya, film tersebut dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk mengenali kegelisahan dan aspirasi mereka terhadap kondisi bangsa.

“Kalau kemudian banyak anak muda merasa film ini mewakili aspirasi dan suara mereka, lalu menjadi semangat untuk menyuarakan kegelisahan dan harapan mereka untuk Indonesia yang lebih baik, saya rasa itu hal yang positif,” kata Reza.

Untuk mendalami karakter Biru Laut, Reza membaca kembali novel karya Leila S. Chudori, berdiskusi dengan penulis dan sutradara Angga Dwimas Sasongko, serta bertemu sejumlah aktivis yang terlibat dalam peristiwa 1998.

Pertemuan tersebut memberinya gambaran lebih dekat mengenai kehidupan para aktivis, termasuk keseharian, kekhawatiran, dan alasan mereka berani memperjuangkan sesuatu yang diyakini benar.

Dian Sastrowardoyo yang memerankan Kasih Kinanti atau Kinan juga melakukan pendalaman karakter melalui novel dan sejumlah buku referensi.

Ia berusaha memahami pola pikir serta emosi tokoh Kinan, termasuk ketika menghadapi situasi sulit dalam perjuangan kelompok Winatra.

Dian menyebut adegan ketika kelompok Winatra mulai mencurigai adanya pengkhianatan dari orang dalam menjadi salah satu bagian paling menguras emosi.

Terlebih ketika Kinan harus menyusun strategi untuk menyelamatkan teman-temannya, termasuk dalam adegan perpisahan di terminal yang menurutnya menjadi salah satu momen paling menegangkan.

Reza juga memiliki pengalaman emosional tersendiri dalam memerankan Biru Laut, terutama saat menggambarkan pengkhianatan dari seseorang yang sebelumnya berada dalam perjuangan yang sama.

Di luar proses pengambilan gambar, kedekatan Reza dan Dian turut membantu membangun hubungan antarpemain.

Keduanya menginisiasi kegiatan berkumpul dan berbagi cerita bersama pemain lain agar hubungan kelompok Winatra dapat terasa lebih alami ketika ditampilkan di layar.

Gita menambahkan, mengadaptasi novel setebal sekitar 400 halaman menjadi film berdurasi kurang lebih dua jam membutuhkan sejumlah penyesuaian karena kedua medium memiliki karakter penceritaan berbeda.

“Novel dan film itu dua medium yang berbeda. Jadi, nikmati dulu karyanya sebagai film,” pesannya.

Tags: Laut Bercerita

Populer

  • 1
    OJK Catat 27,23 Juta Rekening Keuangan Baru Selama Bulan Inklusi Keuangan 2026
  • 2
    Unismuh Makassar Sosialisasikan PMB 2027 kepada 370 Siswa SMA, Tawarkan Jalur Rapor hingga Beasiswa
  • 3
    Astra Motor Bagikan 7 Tips Aman Membonceng Anak Naik Sepeda Motor, di Depan atau di Belakang?
  • 4
    Keuangan Syariah Indonesia Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Bidik Lompatan Industri
  • 5
    SMK Nusantara Pertahankan Gelar Juara AXIS Nation Cup 2026, MAN 1 Sukabumi Juara Putri

Ekonomi

  • Keuangan Syariah Indonesia Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Bidik Lompatan Industri
    Keuangan Syariah Indonesia Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Bidik Lompatan Industri
  • OJK Catat 27,23 Juta Rekening Keuangan Baru Selama Bulan Inklusi Keuangan 2026
    OJK Catat 27,23 Juta Rekening Keuangan Baru Selama Bulan Inklusi Keuangan 2026
  • Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp58,75 Triliun hingga September 2026
    Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp58,75 Triliun hingga September 2026
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID