Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Mal Kini Alih Fungsi, Apa Kata Ketua APPBI?

Minggu, 8 November 2026 21:12
Editor: Aksara Dewi
  • Bagikan
Suasana Mall

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Mal di Indonesia kini mengalami perubahan fungsi seiring berkembangnya gaya hidup masyarakat. Jika sebelumnya pusat perbelanjaan identik dengan aktivitas belanja kebutuhan sehari-hari, kini mal semakin banyak dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul, bersosialisasi, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman.

Dilansir CNBC, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, mengatakan bahwa kondisi pusat perbelanjaan di Indonesia secara umum masih cukup terjaga. Hal tersebut terlihat dari tingkat kunjungan masyarakat dan okupansi gerai yang relatif stabil.

Menurut Alphonzus, jumlah pengunjung mal masih mengalami pertumbuhan setiap tahun, meskipun tidak terlalu signifikan. Budaya masyarakat Indonesia yang gemar berkumpul turut menjadi salah satu faktor yang menjaga daya tarik pusat perbelanjaan.

Ia menjelaskan bahwa mal kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga berkembang menjadi ruang interaksi sosial atau social connection hub.

Tingkat okupansi pusat perbelanjaan saat ini masih berada di kisaran 85 hingga 90 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar ruang usaha di mal masih terisi, meskipun perubahan perilaku konsumen mulai memberikan tekanan terhadap sejumlah sektor ritel.

Salah satu perubahan yang cukup terasa adalah berkurangnya kebiasaan masyarakat melakukan belanja mingguan atau bulanan dalam jumlah besar di supermarket. Pandemi Covid-19 disebut menjadi salah satu faktor yang mengubah pola konsumsi tersebut.

Selama masa pandemi, masyarakat terbiasa membeli kebutuhan secukupnya dan memilih lokasi belanja yang lebih dekat dengan tempat tinggal. Kebiasaan itu kemudian terus memengaruhi perilaku konsumen bahkan setelah pembatasan aktivitas berakhir.

Perubahan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis supermarket. Penutupan gerai Hypermart di Mal Depok Town Square (Detos), Jawa Barat, misalnya, menjadi salah satu fenomena yang menggambarkan dinamika industri ritel saat ini.

Namun, Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah, menilai penutupan satu gerai tidak otomatis mencerminkan memburuknya kondisi bisnis perusahaan secara keseluruhan.

Menurutnya, peritel dapat mempertimbangkan perpindahan lokasi maupun perubahan format toko untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar dan karakteristik pengunjung.

Pergeseran fungsi mal ini memperlihatkan bahwa industri pusat perbelanjaan tengah menghadapi perubahan mendasar. Pengelola tidak cukup hanya mengandalkan aktivitas jual beli, tetapi juga perlu menghadirkan pengalaman yang membuat masyarakat tetap tertarik datang.

Ke depan, kemampuan mal dalam menyediakan ruang interaksi sosial, hiburan, kuliner, dan aktivitas komunitas berpotensi menjadi faktor penting dalam mempertahankan daya saing di tengah berkembangnya belanja daring dan perubahan gaya hidup masyarakat.

Tags: Mall

Baca Juga

MaRIConnected Angkat Kopi, Otomotif, dan Lifestyle Sambut HUT ke-26 Mal Ratu Indah
MaRIConnected Angkat Kopi, Otomotif, dan Lifestyle Sambut HUT ke-26 Mal Ratu Indah
Mal Ratu Indah Gandeng Rappo Indonesia, Olah Limbah Tutup Botol Plastik Jadi Furnitur
Mal Ratu Indah Gandeng Rappo Indonesia, Olah Limbah Tutup Botol Plastik Jadi Furnitur
HUT ke-26 Mal Ratu Indah, Belanja Pakai BCA Berpeluang Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max dan Emas
HUT ke-26 Mal Ratu Indah, Belanja Pakai BCA Berpeluang Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max dan Emas
Area Parkir MaRI Disulap Jadi Ruang Kreatif, Diamaikan 15 UMKM dan Komunitas
Area Parkir MaRI Disulap Jadi Ruang Kreatif, Diamaikan 15 UMKM dan Komunitas
Uniqlo Hadirkan Koleksi Kaws Universe, Plush Charms hingga Sweat Shirt Harga Mulai Rp149 Ribu
Uniqlo Hadirkan Koleksi Kaws Universe, Plush Charms hingga Sweat Shirt Harga Mulai Rp149 Ribu
NIPAH Kampung Merdeka, Membawa Kampung ke Tengah Kota dengan Lomba Tradisional
NIPAH Kampung Merdeka, Membawa Kampung ke Tengah Kota dengan Lomba Tradisional

Populer

  • 1
    IASC Sukses Selamatkan Rp208,9 Miliar Dana Korban Penipuan Keuangan
  • 2
    Semen Tonasa Gandeng BULOG Hadirkan 580 Paket Sembako Murah bagi Masyarakat
  • 3
    370 Anak Terima Bantuan Susu, Bupati Gowa Pastikan Intervensi Stunting Berjalan Optimal
  • 4
    Kredit Perbankan Tumbuh 13,26 Persen, OJK Blokir Hampir 40 Ribu Rekening Judi Online
  • 5
    PTBA Kembangkan Ekonomi Masyarakat di Kawasan Warisan Tambang Ombilin

Ekonomi

  • Mal Kini Alih Fungsi, Apa Kata Ketua APPBI?
    Mal Kini Alih Fungsi, Apa Kata Ketua APPBI?
  • Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan dari Toyota Astra Motor
    Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan dari Toyota Astra Motor
  • IASC Sukses Selamatkan Rp208,9 Miliar Dana Korban Penipuan Keuangan
    IASC Sukses Selamatkan Rp208,9 Miliar Dana Korban Penipuan Keuangan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID