Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Rupiah Tertekan ke Rp17.320 per Dolar AS, Sentimen Global dan Inflasi Jadi Sorotan

Senin, 4 Mei 2026 13:14
Editor: diku
  • Bagikan
Ilustrasi IDX (liputan6)

LUMINASIA, EKNOMONI - Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan pekan ini, Senin (4/5/2026). Berdasarkan data Refinitiv, rupiah dibuka melemah sebesar 0,09% ke posisi Rp17.320 per dolar AS, melanjutkan tren penurunan pada penutupan sebelumnya yang sudah terdepresiasi 0,17% di level Rp17.305 per dolar AS. Posisi tersebut bahkan tercatat sebagai salah satu titik terlemah rupiah sepanjang sejarah.

Di saat yang sama, indeks dolar AS (DXY) yang mencerminkan kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia juga masih menunjukkan penguatan terbatas. Hingga pukul 09.00 WIB, indeks tersebut naik 0,04% ke level 98,194. Kombinasi pergerakan ini menegaskan tekanan eksternal yang masih membayangi mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Pelaku pasar menilai pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi oleh sentimen domestik dan global. Dari dalam negeri, perhatian tertuju pada rilis data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) April 2026 yang dijadwalkan diumumkan hari ini. Konsensus dari 13 institusi yang dihimpun memperkirakan inflasi bulanan (mtm) mencapai 0,43%, dengan median inflasi tahunan (yoy) sebesar 2,72%.

Kepala Ekonom Bank Maybank Indonesia, Juniman, mengungkapkan bahwa kenaikan inflasi bulanan diperkirakan didorong oleh sejumlah komoditas pangan strategis. “Kenaikan inflasi bulanan diperkirakan disumbang oleh sejumlah komoditas pangan, seperti beras, gula, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, gandum, kedelai, dan cabai merah,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite turut berpotensi menambah tekanan inflasi.

Juniman menekankan bahwa pelemahan rupiah juga berdampak pada inflasi impor. “Pelemahan rupiah turut mendorong kenaikan inflasi impor. Sementara itu, seiring penurunan harga emas dunia, harga emas dan perhiasan mengalami penurunan pada bulan Maret,” jelasnya.

Rilis data inflasi ini dinilai krusial karena akan memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan Bank Indonesia, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan nilai tukar.

Dari sisi eksternal, pasar global masih diliputi kehati-hatian akibat dinamika geopolitik. Pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait rencana pembebasan kapal-kapal yang tertahan di Selat Hormuz menjadi salah satu faktor yang diperhatikan investor. Langkah tersebut disebut sebagai “gestur kemanusiaan” di tengah konflik antara AS-Israel dengan Iran.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah ini meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan jalur distribusi energi global. Dampaknya dapat merembet pada kenaikan harga minyak, tekanan inflasi global, serta penguatan dolar AS, yang pada akhirnya turut menekan mata uang emerging markets seperti rupiah.


Baca Juga

Tawakkal Kahar Nahkodai MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar
Tawakkal Kahar Nahkodai MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar
Veda Ega Pratama Start Posisi Ketujuh di Moto3 Mandalika 2026
Veda Ega Pratama Start Posisi Ketujuh di Moto3 Mandalika 2026
Mario Suryo Aji Terjatuh di Practice Moto2 Mandalika 2026
Mario Suryo Aji Terjatuh di Practice Moto2 Mandalika 2026
Veda Ega Pratama Finis ke-11 di FP2 Moto3 Mandalika 2026, Quiles Pecahkan Rekor
Veda Ega Pratama Finis ke-11 di FP2 Moto3 Mandalika 2026, Quiles Pecahkan Rekor
BPBD Makassar Salurkan 7,19 Juta Liter Air Bersih untuk 26 Ribu KK
BPBD Makassar Salurkan 7,19 Juta Liter Air Bersih untuk 26 Ribu KK
Pelindo Jasa Maritim Siapkan Layanan STS di Nipah, Mitra Usaha Siap Kembali
Pelindo Jasa Maritim Siapkan Layanan STS di Nipah, Mitra Usaha Siap Kembali

Populer

  • 1
    Tawakkal Kahar Nahkodai MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar
  • 2
    Menjaga Ketenangan dalam Bisnis: Cerita Puluhan Tahun Bulukumba Jaya Grup Menjinakkan Risiko bersama Asuransi Astra
  • 3
    Hujan Deras Guyur Tajuncu Soppeng, Warga Bersyukur Setelah Berbulan-bulan Panas
  • 4
    Jusuf Kalla Paparkan 4 Nilai Kepemimpinan Bugis di Makassar Leadership Summit 2026
  • 5
    BMKG Peringatkan Cuaca Hari Ini Jumat 9 Oktober 2026, Panas dan Angin Kencang Gowa Terasa hingga 45 Derajat

Ekonomi

  • Pelindo Jasa Maritim Siapkan Layanan STS di Nipah, Mitra Usaha Siap Kembali
    Pelindo Jasa Maritim Siapkan Layanan STS di Nipah, Mitra Usaha Siap Kembali
  • Menjaga Ketenangan dalam Bisnis: Cerita Puluhan Tahun Bulukumba Jaya Grup Menjinakkan Risiko bersama Asuransi Astra
    Menjaga Ketenangan dalam Bisnis: Cerita Puluhan Tahun Bulukumba Jaya Grup Menjinakkan Risiko bersama Asuransi Astra
  • Vale Bagikan Inspirasi Kepemimpinan Berdampak di Makassar Leadership Summit 2026
    Vale Bagikan Inspirasi Kepemimpinan Berdampak di Makassar Leadership Summit 2026

Peristiwa

  • Tawakkal Kahar Nahkodai MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar
    Tawakkal Kahar Nahkodai MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar
  • Siap-siap! Mulai 2027 Siswa Bisa Tak Naik Kelas Lagi
    Siap-siap! Mulai 2027 Siswa Bisa Tak Naik Kelas Lagi
  •  Pertamina Tambah Pasokan Pertalite ke Toraja, Distribusi Kembali Normal
    Pertamina Tambah Pasokan Pertalite ke Toraja, Distribusi Kembali Normal
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID