Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Danantara Incar Investasi GoTo, Cegah Merger dengan Grab?

Minggu, 8 Juni 2025 19:37
Editor: Luminasia.id
  • Bagikan
Langkah Danantara hendak investasi Goto


Danantara Tertarik Investasi di GoTo di Tengah Isu Merger dengan Grab

LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dikabarkan tengah menjajaki peluang investasi di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), menyusul munculnya isu merger antara GoTo dan perusahaan teknologi asal Singapura, Grab Holdings.

Mengutip laporan Bloomberg pada Minggu (8/6/2025), Danantara disebut sudah melakukan diskusi awal dengan manajemen GoTo. Tujuannya adalah membuka peluang akuisisi saham minoritas jika proses penggabungan usaha dengan Grab benar-benar terealisasi.

Langkah Danantara ini dipandang sebagai bentuk antisipasi pemerintah Indonesia terhadap kekhawatiran meningkatnya dominasi asing di sektor teknologi nasional, apabila merger antara GoTo dan Grab terjadi. Dengan masuknya Danantara, pemerintah berpotensi memiliki sebagian saham dari entitas hasil merger tersebut.

Belum Ada Pernyataan Resmi

Hingga kini, pihak Danantara belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kabar penjajakan investasi tersebut. Namun, rumor terkait penggabungan antara dua raksasa layanan digital itu telah menjadi bahan pembicaraan publik selama beberapa bulan terakhir.

Kekhawatiran Dominasi Asing

Ekonom senior dari Bright Institute, Awalil Rizky, menilai bahwa isu merger GoTo dan Grab perlu dicermati secara serius oleh pemerintah. Ia menekankan pentingnya menjaga kedaulatan ekonomi digital Indonesia.

“Merger semacam ini bisa memperbesar dominasi asing dalam iklim usaha nasional. Pemerintah perlu berpihak pada pelaku lokal agar persaingan tetap sehat,” ujarnya dalam diskusi publik pada awal Mei 2025.


Grab Indonesia Angkat Bicara

Di sisi lain, Grab Indonesia memilih untuk tidak memberikan tanggapan mendalam mengenai spekulasi yang beredar. Kepala Urusan Publik Grab Indonesia, Tirza Munusamy, menyatakan bahwa pihaknya saat ini fokus pada misi pemberdayaan pelaku usaha kecil dan individu yang ingin memperoleh penghasilan tambahan.

“Kami menyadari ada banyak spekulasi soal merger. Namun informasi tersebut belum diverifikasi, jadi kami tidak dalam posisi memberikan komentar lebih lanjut,” ujarnya dalam pernyataan resmi pada 15 Mei 2025.

Grab Tegaskan Komitmen Lokal


Menjawab kekhawatiran soal “dominasi asing”, Grab Indonesia menegaskan bahwa operasional mereka berbasis Penanaman Modal Asing (PMA) yang sah dan sesuai regulasi Indonesia. Tirza juga mengungkapkan bahwa hampir seluruh tim manajemen dan staf Grab Indonesia adalah warga negara Indonesia (WNI).

“Hingga saat ini, 99 persen dari seluruh karyawan kami merupakan WNI yang bekerja penuh di Indonesia. Hanya satu anggota manajemen berkewarganegaraan asing,” tambahnya.

Penutup & Relevansi Strategis


Kabar tentang potensi merger antara GoTo dan Grab, serta ketertarikan Danantara untuk masuk sebagai pemegang saham minoritas, menjadi bagian dari dinamika besar di sektor ekonomi digital Indonesia. Langkah ini juga memperlihatkan bagaimana negara mulai mengambil peran strategis dalam menjaga kemandirian industri teknologi nasional.




? Baca juga berita seputar investasi digital dan merger perusahaan teknologi lainnya hanya di Luminasia.id


Tags: GoTo Danantara Grab

Baca Juga

BPI Danantara di Era Perubahan Globalisasi Ekonomi
BPI Danantara di Era Perubahan Globalisasi Ekonomi
Morgan Stanley Tembus 5 Persen Kepemilikan Saham GOTO, Borong 3,79 Miliar Saham
Morgan Stanley Tembus 5 Persen Kepemilikan Saham GOTO, Borong 3,79 Miliar Saham
Kolaborasi Bareng Coca-cola, Grab Ajak UMKM di Makassar Naik Kelas di Era Digital Lewat Teras Perwira
Kolaborasi Bareng Coca-cola, Grab Ajak UMKM di Makassar Naik Kelas di Era Digital Lewat Teras Perwira
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek Jika Tak Patuhi Batas Komisi 8 Persen
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek Jika Tak Patuhi Batas Komisi 8 Persen
Danantara Gandeng KPK Bersihkan BUMN, FSP BUMN Bersatu Minta Penegakan Hukum hingga Tuntas
Danantara Gandeng KPK Bersihkan BUMN, FSP BUMN Bersatu Minta Penegakan Hukum hingga Tuntas
Duka Berganti Asa, Hidup Keluarga Mendiang Dandi Terbantu Berkat Usaha GrabKios
Duka Berganti Asa, Hidup Keluarga Mendiang Dandi Terbantu Berkat Usaha GrabKios

Populer

  • 1
    VIRAL Haji Isam Bakal Ambil Alih BCA, Ini Kata Manajemen Bank Central Asia
  • 2
    Pelindo Jasa Maritim Evaluasi Layanan Pemanduan dan Penundaan Kapal di Perairan Bontang
  • 3
    PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Tiga Wilayah ke Kriyanusa 2026
  • 4
    Nikah Gratis di Makassar untuk 210 Pasangan, Daftar Lewat LONTARA+ Mulai Hari Ini
  • 5
    Dari Keluhan Konsumen, Mekanik AHASS Terus Asah Kemampuan

Ekonomi

  • Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya
    Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya
  • LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan hingga Januari 2027
    LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan hingga Januari 2027
  • RUPSLB Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Transformasi AI Dilanjutkan
    RUPSLB Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Transformasi AI Dilanjutkan

Peristiwa

  • Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
    Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
  • Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID