LUMINASIA.ID - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT PELNI menerima kunjungan Senior Director Transportation PT Danantara Asset Management, Wamildan Tsani, di atas KM Kelud yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (14/11).
Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan operasional dan fasilitas kapal dalam menghadapi lonjakan penumpang pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Wamildan didampingi jajaran Direksi PELNI, antara lain Direktur Usaha Angkutan Penumpang Nuraini Dessy, Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Kokok Susanto, Direktur Armada dan Teknik Robert M.P. Sinaga, Kepala Cabang PELNI Jakarta Dicky Darmawandi, serta Nakhoda KM Kelud Capt. Herman.
Selama kunjungan, rombongan meninjau langsung proses layanan embarkasi mulai dari check-in dan boarding pass hingga naik kapal. Mereka juga meninjau berbagai fasilitas di atas KM Kelud seperti kamar penumpang, dapur, poliklinik, tempat ibadah, cafeteria, hingga anjungan kapal.
Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI, Nuraini Dessy, menegaskan bahwa persiapan pelayanan Nataru dilakukan dengan mengutamakan keselamatan serta kenyamanan pengguna jasa.
“Kunjungan Danantara ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan KM Kelud sebagai salah satu kapal favorit masyarakat jelang Nataru, khususnya di rute Batam–Medan. Kami terus memperkuat peningkatan layanan, termasuk digitalisasi proses check-in melalui aplikasi PELNI Mobile,” ujarnya.
Dessy juga menyampaikan bahwa apresiasi dari Danantara menjadi penyemangat bagi PELNI untuk terus bertransformasi menjadi operator pelayaran nasional yang andal, aman, dan berorientasi pada kepuasan penumpang.
“Kami mengusung tema Melayani Sepenuh Hati dalam penyelenggaraan angkutan Nataru tahun ini. Harapannya, seluruh armada kami dapat memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Kunjungan ini sekaligus memperkuat sinergi antara PELNI dan Danantara dalam mendorong peningkatan standar transportasi laut nasional, termasuk kesiapan armada, kualitas pelayanan, dan penguatan konektivitas maritim yang berkelanjutan.

