Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Bersahabat dengan Digitalisasi, Corcom IOH Kalisumapa Nataziah: AI Itu Bukan Ancaman, Tapi Asisten Pintar dalam Dunia Kehumasan

Jumat, 13 Juni 2025 11:12
Editor: Maharani
  • Bagikan
Nataziah, Corporate Communications - AVP Communications Indosat Ooredoo Hutchison Circle Kalimantan Sulawesi Maluku Papua

LUMINASIA.ID - Dunia kehumasan adalah dunia yang rumit. Wajib bisa menjaga nama baik perusahaan, sekaligus bisa berkawan baik dengan jurnalis, dan pihak luar yang berhubungan dengan perusahaan.

Humas adalah citra perusahaan.

Jika bicara tentang kehumasan, sangat melekat kepada Corporate Communication - AVP Communications Circle Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua, Andi Nataziah.

Berkarier lebih dari 15 tahun di dunia kehumasan membuat Nataziah paham betul bahwa dunia komunikasi bukan sekadar soal berbicara atau mengirim siaran pers.

Ada seni membaca situasi, menjalin relasi, dan kini bisa memanfaatkan perkembangan teknologi yang terus berubah, termasuk kehadiran Artificial Intelligence (AI).

Demikian dikisahkan Nataziah, saat berbincang dengan LUMINASIA.ID, Kamis (12/6/2025).

Ia berbagi pandangannya tentang bagaimana komunikasi korporat terus berevolusi di tengah derasnya arus digitalisasi, utamanya AI.

"Kadang orang berpikir PR itu cuma bikin press release atau tampil di media. Padahal jauh lebih dari itu," tutur Nataziah.

Serius menekuni dunia kehumasan, Nataziah mengambil S1 di pendidikan komunikasi dari Universitas Merdeka Malang dan S2 di bidang corporate communication.

"Jadi dari sisi pendidikan itu memang udah memperdalam secara teori di komunikasi, dunia komunikasi.

Dari sisi pekerjaan, memang awal-awal terjun sudah masuk ke dunia kehumasan juga, komunikasi.

Jadi terbentuklah dari sisi pendidikan plus pengalaman di dunia kerjaan," lanjutnya.

Nataziah sudah menyelami dunia kehumasan sejak awal kariernya.

Ia pernah merasakan bagaimana dunia hotel di Malang, sebelum kemudian menjadi bagian dari Indosat.

Lalu berputar di industri properti di GMTD, hingga akhirnya kembali ke pangkuan telekomunikasi di Indosat.

"Banyak ilmu dari sisi dan juga kayak ternyata tuh yang kita lakuin kalau misalnya di Telco berbeda dengan yang di perhotelan. Yang kita lakuin di perhotelan juga beda dengan di dunia misalnya kayak properti gitu loh. Ini memerlukan banyak apa ya? Jadi kita harus kreatif. Kita harus bisa membaca situasi, relationship juga harus terus ditingkatkan terutama dengan teman-teman media gitu kan ya. Dan kita juga harus upgrade, upgrade diri gitu loh," ujarnya.

Bicara soal kehumasan di era digital, sulit menghindari topik tentang AI. Banyak yang takut AI akan menggantikan peran manusia, tapi tidak bagi Nataziah.

"AI itu bukan musuh. Justru dia asisten pintar kita," katanya sambil tersenyum.

Dalam pekerjaan sehari-harinya, AI banyak membantu dalam proses monitoring media.

Misalnya, ketika perusahaan perlu mengetahui tone pemberitaan, memantau tren isu di media sosial, atau merangkum laporan dalam waktu cepat.

"Dulu kami klipping berita pakai kertas koran, digunting, ditempel.

Sekarang? Cukup klik, semua data langsung terakumulasi dan dianalisis AI," kenangnya.

"AI itu sangat membantu pekerjaan. Akan ada efisiensi waktu, mempersingkat pekerjaan. Kami misalnya pegang di corcom monitor pekerjaan di seluruh Indonesia. Kalau tanpa tools AI, harus manual itu sangat lama. Dengan AI monitoring sangat mudah dan sangat cepat," tambahnya.

"Di kantor yang sekarang Indosat kita mengimplementasikan banyak sekali AI. Selain dari corcom juga di purchasing, network, dan grup lain," paparnya.

Saat ditanya bagaimana menggambarkan pekerjaan kehumasan di era digital ini, ia menjawab dengan perumpamaan sederhana: seperti main musik.

“Harus tahu kapan nada tinggi, kapan nada rendah, kapan harus improvisasi, dan yang paling penting: tetap jaga harmoninya,” tutupnya sambil terkekeh.

Namun meski dunia PR kini kental dengan teknologi, Nataziah percaya bahwa kunci utama tetap ada di sisi manusia.

Nataziah mengingatkan satu hal penting: AI itu cerdas, tapi tidak sempurna. Tetap butuh verifikasi manual. Jangan semua hasil AI langsung diterima mentah-mentah.

"AI bisa menganalisis data, tapi empati, insting membaca situasi, menjaga relasi, itu semua tetap pekerjaan manusia," pungkasnya.



Tags: indosat ooredoo hutchison Andi Nataziah AI sosok


Baca Juga

Pertamina Pastikan Harga Pertalite Tak Naik, Masyarakat Diminta Waspadai Hoaks
Pertamina Pastikan Harga Pertalite Tak Naik, Masyarakat Diminta Waspadai Hoaks
Ikan Nila Invasif Picu Krisis Lingkungan, Thailand Tetapkan Zona Darurat
Ikan Nila Invasif Picu Krisis Lingkungan, Thailand Tetapkan Zona Darurat
Buku Jelajah Hijau Pantai Losari Rp35 Ribu Disoal, Disdik Makassar Tegaskan Tak Ada Kewajiban Siswa Membeli
Buku Jelajah Hijau Pantai Losari Rp35 Ribu Disoal, Disdik Makassar Tegaskan Tak Ada Kewajiban Siswa Membeli
Gajah Sena PSI Sulsel Perkuat Basis Kader hingga Kecamatan dan Kelurahan, Bidik Satu Fraksi di Makassar
Gajah Sena PSI Sulsel Perkuat Basis Kader hingga Kecamatan dan Kelurahan, Bidik Satu Fraksi di Makassar
Wabup Gowa Dorong Kampoeng Eropa City Trail Run di Malino Jadi Event Tahunan
Wabup Gowa Dorong Kampoeng Eropa City Trail Run di Malino Jadi Event Tahunan
Kabar Tarif Listrik PLN Triwulan III 2026, Airlangga Hartanto PAstikan Tidak Naik
Kabar Tarif Listrik PLN Triwulan III 2026, Airlangga Hartanto PAstikan Tidak Naik

Populer

  • 1
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 2
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 3
    Judi Online Makin Mudah Diakses, Pelajar Harus Lebih Waspada!
  • 4
    PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa
  • 5
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel

Ekonomi

  • OJK Fokus Kembangkan Keuangan Digital untuk Perkuat Ekonomi Nasional
    OJK Fokus Kembangkan Keuangan Digital untuk Perkuat Ekonomi Nasional
  • Pertamina Pastikan Harga Pertalite Tak Naik, Masyarakat Diminta Waspadai Hoaks
    Pertamina Pastikan Harga Pertalite Tak Naik, Masyarakat Diminta Waspadai Hoaks
  • OJK Terbitkan Aturan Baru EBA-SP, Perkuat Pembiayaan Sekunder Perumahan
    OJK Terbitkan Aturan Baru EBA-SP, Perkuat Pembiayaan Sekunder Perumahan

Peristiwa

  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • KPK Telusuri Alur Perintah dan Aliran Uang dalam Kasus Suap HGB Bogor
    KPK Telusuri Alur Perintah dan Aliran Uang dalam Kasus Suap HGB Bogor
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID