Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Festival Media Freedom!! Hari Kedua: Suara Perempuan, Tanah, dan Keadilan Sosial Menggema di Makassar, Diku Ikut Bicara

Minggu, 14 September 2025 15:41
Editor: Luminasia.id
  • Bagikan
Diku, berbicara tentang hak orotitas tubuh perempuan dan laki-laki di Festmed.

Luminasia, Makassar, 13 September 2025 – Festival Media Freedom!! yang digelar di Benteng Rotterdam Makassar memasuki hari kedua dengan rangkaian diskusi, lokakarya, pemutaran film, hingga pertunjukan teater dan orasi publik. Festival yang digagas oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar bersama mitra ini mengangkat tema ecological justice, expression, dan press, menghadirkan beragam isu mulai dari kebebasan pers, krisis ekologi, hingga perjuangan kelompok terpinggirkan.

Sejak pagi, sejumlah kegiatan berlangsung paralel di berbagai ruangan Benteng Rotterdam. Diskusi tentang masyarakat pesisir menjaga laut, konflik agraria di Indonesia, hingga perjuangan jemaat Ahmadiyah dalam membangun pemberitaan yang adil, menjadi ruang refleksi bersama peserta. Mini sinema, workshop keamanan jurnalis perempuan, hingga pameran instalasi turut mewarnai suasana festival.

Salah satu sesi penting adalah diskusi buku Menuju Masyarakat Inklusif yang menghadirkan aktivis Ornop Judy Rahardjo dan penulis sekaligus kreator digital Sasti Gotama. Diskusi ini dimoderatori oleh Alicya Qadriyyah dari AJI Makassar, menyoroti pentingnya inklusivitas dalam membangun masyarakat yang adil.

Menjelang malam, panggung utama festival dipenuhi suara kritis. Sebelum penampilan lainnya dimulai, Dian Aditya Ning Lestari (Diku) menyampaikan sikap tegas terhadap komentar MC yang melontarkan lelucon soal perempuan membutuhkan izin pacar untuk hadir di festival. “Jadi saya naik untuk mengoreksi MC sedikit yang ngasih 'jokes' soal izin pacar pergi ke Festmed, saya ingatkan, untuk pengembangan diri, perempuan tidak butuh izin laki-laki untuk apapun, termasuk pergi ke Festmed ini. Perempuan zaman sekarang harus kejar cita-cita, sekolah S2, kejar mimpi, tanpa izin laki-laki. Begitu pula laki-laki aktivitasnya tidak bisa dikontrol perempuan,” ujar Diku yang disambut tepuk tangan audiens.

Setelah itu, panggung bergulir menjadi ruang suara bagi kelompok yang selama ini kerap diabaikan. Perempuan dari Takalar menyuarakan perlawanan atas perampasan tanah mereka. Orasi tentang tanah Papua yang hilang akibat proyek food estate menggema, mengingatkan publik pada krisis tanah adat yang terus terjadi.

Tiga transpuan tampil dengan refleksi kemanusiaan, menekankan bahwa keberagaman identitas gender adalah bagian dari perjuangan untuk martabat manusia. Tak kalah kuat, penampilan teaterikal menyingkap kenyataan tentang kotor dan teracuninya tanah serta air di Bantaeng akibat aktivitas korporasi.

Festival Media Freedom!! tahun ini menghadirkan ruang lintas isu dan solidaritas, mempertemukan jurnalis, aktivis, seniman, dan masyarakat sipil. Suara-suara yang terangkat pada hari kedua festival menegaskan bahwa perjuangan kebebasan berekspresi dan keadilan ekologis tidak bisa dilepaskan dari perjuangan hak-hak perempuan, kelompok minoritas, serta komunitas yang menghadapi perampasan tanah dan krisis lingkungan.


Baca Juga

 Pertamina Tambah Pasokan Pertalite ke Toraja, Distribusi Kembali Normal
Pertamina Tambah Pasokan Pertalite ke Toraja, Distribusi Kembali Normal
Unismuh Makassar Jajaki Pembukaan PSDKU di Bantaeng, Jejak Sejarah Jadi Penguat Kolaborasi
Unismuh Makassar Jajaki Pembukaan PSDKU di Bantaeng, Jejak Sejarah Jadi Penguat Kolaborasi
Pertamina dan Kebun Raya Pucak Temukan Enam Jenis Flora dari Eksplorasi di Bone
Pertamina dan Kebun Raya Pucak Temukan Enam Jenis Flora dari Eksplorasi di Bone
Diogo Moreira Sebut Sprint Race MotoGP Jepang Belum Gambarkan Hasil Sebenarnya
Diogo Moreira Sebut Sprint Race MotoGP Jepang Belum Gambarkan Hasil Sebenarnya
Legislator Makassar Tenri Uji Dorong Percepat Kepastian Nasib 6.000 PPPK
Legislator Makassar Tenri Uji Dorong Percepat Kepastian Nasib 6.000 PPPK
Curhat Veda Ega Usai Crash di Moto3 GP Amerika, Akui Terlalu Agresif
Curhat Veda Ega Usai Crash di Moto3 GP Amerika, Akui Terlalu Agresif

Populer

  • 1
    LENGKAP! Ini Klarifikasi Karaeng Wawang Selebgram Makassar Terkait Fashion Show LGBT di Pesta Ulang Tahun
  • 2
    IOH Gandeng Kunto Aji Luncurkan IM3 Istimewa di Makassar, Kuota Besar Rollover, Nonton Gratis, hingga Akses Digital
  • 3
    Wamen P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla Sumbang Rp200 Juta, untuk Penyelesaian Gedung Alumni Lima Lantai
  • 4
    FinExpo 2026 Berlangsung di TSM, OJK Target Dorong Masyarakat Makin Melek Keuangan
  • 5
    Rocky Gerung Dilantik Prabowo, Ini Tugas dan Kewajiban Watimpres RI

Ekonomi

  • FinExpo 2026 Berlangsung di TSM, OJK Target Dorong Masyarakat Makin Melek Keuangan
    FinExpo 2026 Berlangsung di TSM, OJK Target Dorong Masyarakat Makin Melek Keuangan
  • OJK Beri Kelonggaran Kredit bagi Debitur Korban Gempa di 8 Kabupaten NTT
    OJK Beri Kelonggaran Kredit bagi Debitur Korban Gempa di 8 Kabupaten NTT
  • Kalla Toyota Tebar Promo Toyota End Year Sale, DP Bisa Dibayar 2 Kali
    Kalla Toyota Tebar Promo Toyota End Year Sale, DP Bisa Dibayar 2 Kali

Peristiwa

  •  Pertamina Tambah Pasokan Pertalite ke Toraja, Distribusi Kembali Normal
    Pertamina Tambah Pasokan Pertalite ke Toraja, Distribusi Kembali Normal
  • Diskusi dengan Ketua KPU Pusat, JMSI Sulsel Ingatkan Revisi UU Penyiaran Jangan Hambat Produksi Karya Jurnalistik
    Diskusi dengan Ketua KPU Pusat, JMSI Sulsel Ingatkan Revisi UU Penyiaran Jangan Hambat Produksi Karya Jurnalistik
  • Rocky Gerung Dilantik Prabowo, Ini Tugas dan Kewajiban Watimpres RI
    Rocky Gerung Dilantik Prabowo, Ini Tugas dan Kewajiban Watimpres RI
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID