Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Kiprah Akademisi Perempuan di Unismuh Makassar, Kukuhkan Prof Kasifah Guru Besar Pertanian dan Prof Asriati Ekonomi

Senin, 29 September 2025 18:44
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa untuk pengukuhan lima Guru Besar pada Senin (29/9/2025)

LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar semakin menegaskan perannya dalam melahirkan akademisi perempuan yang berkontribusi besar di bidang pertanian dan ekonomi.

Unismuh Makassar mengukuhkan dua dosen perempuan sebagai Guru Besar dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa yang digelar di Balai Sidang Muktamar ke-47 Kampus Unismuh Makassar, Senin (29/9/2025).

Unismuh Makassar semakin menegaskan perannya dalam melahirkan akademisi perempuan yang berkontribusi besar di bidang pertanian dan ekonomi.Keduanya adalah Prof. Dr. Ir. Hj. Kasifah, M.P., Guru Besar Ilmu Pertanian, dan Prof. Dr. Asriati, S.E., M.Si., Guru Besar Ilmu Ekonomi.

Kasifah, yang lahir di Bone pada 28 Oktober 1968 dan kini berusia 56 tahun, menyampaikan pidato berjudul “Menggali Potensi Asam Humat dan Fulvat dalam Kompos sebagai Kunci Peningkatan Ketersediaan Fosfor di Lahan Marginal.”

Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki lahan marginal luas, terutama Ultisol, yang bisa menjadi lumbung pangan baru. Namun produktivitasnya terhambat oleh keterbatasan fosfor yang terikat dalam tanah. Melalui risetnya, ia menemukan bahwa asam humat dan fulvat dalam kompos dapat melepaskan fosfor yang terikat oleh aluminium dan besi, sehingga tersedia kembali bagi tanaman.

Kasifah menekankan konsep Kompos Aktif Humat-Fulvat (KAHF) sebagai solusi ilmiah yang murah, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Menurutnya, pemanfaatan jerami padi, jagung, maupun kotoran ayam dapat memperbaiki kesuburan tanah sekaligus membantu petani kecil meningkatkan hasil panen.

“Tanah marginal bukan tanah gagal, melainkan tanah yang menunggu disentuh dengan ilmu yang tepat dan teknologi yang bijaksana,” ujarnya penuh keyakinan.

Dalam pidatonya, Kasifah juga tak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada orang tua, suami, anak-anak, serta para pembimbingnya sejak masa kuliah hingga doktoral.

Ia juga menyebut pesan ibunya dalam bahasa Bugis agar tidak pernah berhenti sekolah, yang menjadi motivasi terbesar hingga berhasil meraih jabatan akademik tertinggi.

Sementara itu, Prof. Dr. Asriati, S.E., M.Si., yang lahir di Makassar pada 31 Desember 1963 dan kini berusia 61 tahun, menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Distribusi Faktor Etos Kerja dan Locus of Control terhadap Kinerja Karyawan.”

Penelitiannya menyoroti pentingnya etos kerja dan pusat kendali diri (locus of control) dalam menentukan kualitas kinerja karyawan di berbagai organisasi.

Asriati menjelaskan bahwa karyawan dengan etos kerja tinggi serta locus internal lebih proaktif, bertanggung jawab, dan mampu menghadapi tekanan dibanding mereka yang berorientasi eksternal. Menurutnya, distribusi etos kerja yang merata sangat menentukan keberhasilan organisasi, baik di sektor publik maupun swasta. Ia menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang konsisten, transparan, dan berorientasi pada nilai-nilai integritas serta tanggung jawab.

“Keberhasilan organisasi bukan hanya soal sistem, tetapi juga tentang manusia yang bekerja di dalamnya, dengan semangat dan keyakinan yang membentuk kualitas kinerjanya,” tegas Asriati.

Dalam pidatonya, Asriati turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada almarhum kedua orang tuanya, H. Abbas Adam dan Hj. Sitti Marwah Arsyad, serta dukungan penuh dari suami, Dr. Agus Salim HR, S.E., M.M., dan anak-anaknya.

Rektor Unismuh Makassar, Dr. Rakhim Nanda, mengatakan pengukuhan ini menambah daftar Guru Besar Unismuh menjadi 27 orang dan segera 28 pada awal Oktober.

“Kami berharap pengukuhan ini tidak hanya mengukuhkan kedudukan pribadi beliau-beliau, tetapi juga memperkuat posisi Unismuh dalam beradaptasi dengan perkembangan pendidikan tinggi secara nasional maupun global,” jelasnya.

Wakil Rektor II Unismuh, Dr. Ihyani Malik, menambahkan bahwa pencapaian ini menunjukkan reputasi kampus yang terus meningkat. Ia menyoroti bahwa salah satu Guru Besar kali ini bahkan masuk kategori termuda  dari pengukuhan lainnya.

“Sekalipun pencapaian guru besar adalah upaya pribadi, tetap ada dukungan Unismuh di belakang mereka,” ujarnya.


Tags: Unismuh Makassar universitas muhammadyah Prof Kafisah

Baca Juga

Milad ke-109 Aisyiyah Makassar, Wali Kota Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Pendidikan dan Karakter Generasi Muda
Milad ke-109 Aisyiyah Makassar, Wali Kota Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Pendidikan dan Karakter Generasi Muda
Peluang Kuliah bagi Mahasiswa Kurang Mampu Makin Terbuka, Unismuh Makassar Sosialisasikan KIP Kuliah 2026
Peluang Kuliah bagi Mahasiswa Kurang Mampu Makin Terbuka, Unismuh Makassar Sosialisasikan KIP Kuliah 2026
Unismuh Makassar Naik ke Peringkat 801-1000 Dunia Versi THE Impact Rankings 2026, PTS Terbaik Indonesia Timur
Unismuh Makassar Naik ke Peringkat 801-1000 Dunia Versi THE Impact Rankings 2026, PTS Terbaik Indonesia Timur
Wamendiktisaintek di Unismuh Makassar: Kampus Harus Relevan dengan Dunia Kerja dan Kebutuhan Masyarakat
Wamendiktisaintek di Unismuh Makassar: Kampus Harus Relevan dengan Dunia Kerja dan Kebutuhan Masyarakat
Masuk Ranking Global hingga Punya Ratusan Mahasiswa Asing, Ini 10 Capaian Internasional Unismuh
Masuk Ranking Global hingga Punya Ratusan Mahasiswa Asing, Ini 10 Capaian Internasional Unismuh
Wamendiktisaintek Bakal Resmikan Bank Sampah SWSC saat Wisuda Unismuh
Wamendiktisaintek Bakal Resmikan Bank Sampah SWSC saat Wisuda Unismuh

Populer

  • 1
    LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
  • 2
    Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
  • 3
    Market Share Toyota Diprediksi Tembus 40 Persen Juni 2025, SPK Capai 1.852 Unit
  • 4
    Recruitment Pertamina 2026 Resmi Dibuka, Tersedia Lebih dari 400 Posisi Magang untuk Fresh Graduate
  • 5
    Pertamina Patra Niaga Operasikan Fuel Terminal 24 Jam, Pastikan Distribusi BBM Tetap Lancar

Ekonomi

  • Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
    Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
  • LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
    LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
  • Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar
    Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar

Peristiwa

  • Ratusan Warga Terjangkit ISPA akibat Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin, Dua Helikopter Water Bombing Dikerahkan
    Ratusan Warga Terjangkit ISPA akibat Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin, Dua Helikopter Water Bombing Dikerahkan
  • Recruitment Pertamina 2026 Resmi Dibuka, Tersedia Lebih dari 400 Posisi Magang untuk Fresh Graduate
    Recruitment Pertamina 2026 Resmi Dibuka, Tersedia Lebih dari 400 Posisi Magang untuk Fresh Graduate
  • Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
    Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID