Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Ketua KONI Pakai Uang Pribadi Rp300 Juta untuk Biayai Operasional, Dana Hibah Pemprov Sulsel Tak Kunjung Cair

Minggu, 5 Oktober 2025 18:44
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Ketua KONI Sulsel Yasir Mahmud

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Persiapan ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 terancam terganggu akibat krisis anggaran yang dialami Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel.

Hingga awal Oktober 2025, dana hibah dari Pemerintah Provinsi Sulsel untuk tahun anggaran berjalan belum juga cair.

Kondisi ini membuat Ketua KONI Sulsel, Yasir Machmud, harus merogoh kocek pribadi untuk menutupi kebutuhan operasional organisasi.

Total dana yang telah dikeluarkan sejak Januari hingga September 2025 mencapai sekitar Rp300 juta. Dana tersebut digunakan untuk menopang aktivitas organisasi dan berbagai agenda pembinaan olahraga di daerah.

Sekretaris KONI Sulsel, Mujiburrahman, menegaskan bahwa pemerintah daerah sebenarnya memiliki kewajiban hukum untuk memberikan dukungan dana hibah kepada KONI. Hal ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, Pasal 79. “Kalau hibah tidak terealisasi, otomatis proses pembinaan atlet dan kegiatan olahraga tidak bisa berjalan optimal. KONI Sulsel sepenuhnya bergantung pada dana hibah dari pemerintah provinsi,” ujarnya, Minggu (5/10/2025).

Ia menjelaskan, Yasir Machmud selama ini menalangi operasional KONI secara pribadi agar roda organisasi tetap berputar. Namun, tanpa realisasi dana hibah dari Pemprov, kondisi ini tidak bisa bertahan lama. “Kami dijanjikan Rp1 miliar oleh Pemprov, tetapi sampai sekarang belum ada pencairan. Jadi inilah kondisi nyata KONI Sulsel saat ini,” jelasnya.

Keterbatasan anggaran tidak hanya dirasakan di tingkat provinsi. KONI Bone dan KONI Wajo, yang ditunjuk sebagai tuan rumah bersama Porprov Sulsel 2026, juga menghadapi situasi serupa.

Ketua KONI Bone, Asiswa Karim, mengatakan pihaknya masih menunggu kepastian dari perubahan anggaran daerah. Ia menegaskan belum ada satu pun cabang olahraga yang menerima alokasi dana.

“Kalau anggaran memang belum ada. Kita hanya menunggu di perubahan. Ini bukan satu cabor saja, semua cabor belum dapat anggaran,” ujarnya. Ia menambahkan, kondisi keuangan yang terbatas saat ini juga terjadi di banyak daerah lain, sehingga pihaknya tidak bisa memaksa.

Meski menghadapi kesulitan finansial, para atlet Bone tetap menunjukkan semangat tinggi dalam menjalani latihan. “Kami tetap berusaha tampil maksimal dengan kondisi yang ada,” tegas Asiswa.

Situasi ini menjadi sorotan menjelang Porprov Sulsel 2026, mengingat agenda pembinaan atlet dan persiapan infrastruktur membutuhkan dukungan anggaran yang besar dan berkelanjutan. Jika dana hibah terus tersendat, dikhawatirkan kualitas pelaksanaan dan prestasi daerah bisa terpengaruh.

Tags: KONI Sulsel Pemprov Sulsel Maryam

Baca Juga

PBSI Sulsel Dinilai Berhasil Jaga Prestasi Bulutangkis Daerah
PBSI Sulsel Dinilai Berhasil Jaga Prestasi Bulutangkis Daerah
Darmawangsyah Muin : Karate Sulsel Harus Tembus Level Dunia
Darmawangsyah Muin : Karate Sulsel Harus Tembus Level Dunia
Terpilih Aklamasi, Darmawangsyah Muin Nahkodai KONI Sulsel
Terpilih Aklamasi, Darmawangsyah Muin Nahkodai KONI Sulsel
Selangkah Lagi, Darmawangsyah Muin Pimpin KONI Sulsel
Selangkah Lagi, Darmawangsyah Muin Pimpin KONI Sulsel
Didukung 22 Daerah dan 18 Cabor, Darmawangsyah Muin Siap Pimpin KONI Sulsel
Didukung 22 Daerah dan 18 Cabor, Darmawangsyah Muin Siap Pimpin KONI Sulsel
Bone Darurat Narkoba? Sepekan 3 Kasus Peredaran Sabu Terungkap, 5 Pelaku DItahan
Bone Darurat Narkoba? Sepekan 3 Kasus Peredaran Sabu Terungkap, 5 Pelaku DItahan

Populer

  • 1
    Stephen Curry Ungkap Peran Keluarga di Balik Ketangguhan Kariernya di NBA
  • 2
    Zulkifli Terpilih Nahkodai PGRI Cabang Bajeng Lima Tahun ke Depan
  • 3
    Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp43.000, Pecahan 1 Gram Kini Rp2.904.000
  • 4
    Strategi Sony Menahan PS6: PS5 Masih Jadi Andalan, Generasi Baru Datang 2028?
  • 5
    Harga Emas Hari Ini, Antam Jadi Rp2,95 Juta

Ekonomi

  • Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
    Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar
    Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar
  • Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta
    Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta

Peristiwa

  • Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
    Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
  • Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
    Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
  • Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
    Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID