Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Ada Apa Mahasiswa Universitas Udayana? Rekannya Bunuh Diri Malah Diketawai dan Bully Mirip Kekeyi

Jumat, 17 Oktober 2025 20:58
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
mahasiswa universitas udayana dibully disebut mirip kekeyi saat meninggal

 Tragedi meninggalnya mahasiswa Universitas Udayana (Unud) berinisial TAS (22) menyisakan keprihatinan mendalam. Selain dugaan masalah kesehatan mental yang dialami korban, aksi bullying secara daring muncul setelah kematiannya.

TAS merupakan mahasiswa semester VII Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unud. Ia meninggal dunia setelah melompat dari lantai empat gedung FISIP, Denpasar, Bali, pada Rabu (15/10/2025).

Sebelum kejadian, saksi mahasiswa berinisial NKGA melihat TAS dalam kondisi panik. “Kurang lebih 15 menit kemudian datang korban dari arah pintu lift, dengan posisi menggendong tas ransel dan memakai baju putih. Terlihat seperti orang panik dan seperti melihat-lihat situasi sekitar kampus,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi.

Beberapa saat kemudian, TAS melompat dari lantai empat dan jatuh di depan lobi gedung. Korban sempat dievakuasi ke RSUP Prof IGNG Ngoerah, namun nyawanya tidak tertolong. Ia mengalami patah pada lengan, paha, dan tulang panggul, serta pendarahan internal yang menyebabkan kematian pada pukul 13.03 Wita.

Setelah peristiwa tersebut, tangkapan layar percakapan grup mahasiswa menyebar luas di media sosial.

Dalam tangkapan layar itu, sejumlah mahasiswa dari berbagai fakultas seperti FISIP, FKP, dan Kedokteran, justru menertawakan kematian TAS.

Mereka mengejek fisik korban dan membandingkannya dengan konten kreator Kekeyi.

Sikap tidak berempati ini menuai kecaman dari mahasiswa Unud lainnya serta warganet. Beberapa akun menilai komentar tersebut mencerminkan rendahnya kepedulian sosial dan empati di kalangan mahasiswa.

Pihak kampus bergerak cepat dengan memberikan sanksi terhadap mahasiswa yang terlibat. Wakil Dekan III FISIP Unud, I Made Anom Wiranata, menyampaikan sanksi tersebut dalam sidang organisasi mahasiswa (ormawa) yang digelar oleh DPM FISIP.

“Tadi saya sudah sampaikan kepada kaprodi. Saya akan menulis surat kepada yang bersangkutan agar diberikan sanksi pengurangan nilai softskill dan itu hanya terbatas pada satu semester,” ujar Anom dalam siaran langsung Instagram @dpmfisipunud.

Anom menambahkan, mahasiswa yang disanksi dapat mengikuti perkuliahan seperti biasa di semester berikutnya. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan dan video klarifikasi permintaan maaf.

“Membuat surat pernyataan, mengakui itu. Karena buktinya terlalu otentik, ada screenshot-nya. Untuk memperbaiki situasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sanksi yang diberikan bersifat pembinaan.

“Sanksi ini bukanlah ekspresi kebencian kami sebagai seorang pimpinan. Kami ini seorang guru, tugasnya mendidik,” katanya.

Humas Universitas Udayana, Dewi Pascarani, menyebut pihak kampus tengah melakukan koordinasi internal dan rapat bersama pihak terkait untuk menangani kasus ini.

“Saat ini Fakultas (FISIP) sedang mendalami permasalahan ini. Dekanat telah mengadakan rapat kaprodi terkait, sore ini akan ada rapat dengan oknum mahasiswa tersebut,” ujarnya.

Tags: universitas udayana bunuh diri kekeyi bully mahasiswa baru

Baca Juga

Polisi Dalami Aspek Psikologis Kematian Siswa SD di Ngada
Polisi Dalami Aspek Psikologis Kematian Siswa SD di Ngada
Unismuh Makassar Perkenalkan Prodi ke 4.000 Siswa Lewat Expo, Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2026/2027
Unismuh Makassar Perkenalkan Prodi ke 4.000 Siswa Lewat Expo, Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2026/2027
VIRAL Skandal Ospek  Unsri, Senior Paksa Maba Saling Cium Sesama Jenis Kelamin,  Ternyata dari Sini Idenya
VIRAL Skandal Ospek Unsri, Senior Paksa Maba Saling Cium Sesama Jenis Kelamin, Ternyata dari Sini Idenya
Sebut Lelah Suami Banyak Bohong, Ini Isi Lengkap Surat Wasiat EN, Ibu Muda Tewas Gantung Diri Usai Racun Dua Anaknya
Sebut Lelah Suami Banyak Bohong, Ini Isi Lengkap Surat Wasiat EN, Ibu Muda Tewas Gantung Diri Usai Racun Dua Anaknya
3.249 Maba Ikut Orientasi di Unismuh Makassar, Pendaftaran Gelombang II Masih Dibuka
3.249 Maba Ikut Orientasi di Unismuh Makassar, Pendaftaran Gelombang II Masih Dibuka
Serunya Flashmob Mahasiswa UC di MaRI, Tanda Dibukanya Tahun Ajaran Baru
Serunya Flashmob Mahasiswa UC di MaRI, Tanda Dibukanya Tahun Ajaran Baru

Populer

  • 1
    Zulkifli Terpilih Nahkodai PGRI Cabang Bajeng Lima Tahun ke Depan
  • 2
    Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp43.000, Pecahan 1 Gram Kini Rp2.904.000
  • 3
    Harga Emas Hari Ini, Antam Jadi Rp2,95 Juta
  • 4
    Saham Grup Bakrie Menguat, BUMI Pimpin Lonjakan Transaksi Sepekan
  • 5
    Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta

Ekonomi

  • Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
    Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar
    Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar
  • Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta
    Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta

Peristiwa

  • Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
    Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
  • Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
    Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
  • Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
    Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID