Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Bermain Sambil Belajar Selamat di Air, Cerita Jowvy dan Dona Bikin Waterfox Ajak Balita Makassar Nikmati Renang Tanpa Takut

Sabtu, 18 Oktober 2025 09:20
Editor: Luminasia.id
  • Bagikan
Kegiatan waterfox Makassar

Makassar — Dua perempuan Makassar, Jowvy Kumala dan Dona Alfrida, punya misi sederhana tapi bermakna besar: membuat anak-anak tidak lagi takut air.

Dari niat itu lahirlah Waterfox, kursus renang khusus bayi dan balita yang berfokus pada keselamatan dan kenyamanan di air sejak usia dini.

Keduanya bukan instruktur sembarangan.

Jowvy dan Dona merupakan lulusan Swim School International (SSI), lembaga pelatihan instruktur renang anak bersertifikat internasional.

“Kita sama-sama punya latar belakang menyelam, dan ternyata sama-sama punya minat besar terhadap anak-anak,” kata Jowvy Kumala, penggagas Waterfox, saat ditemui di Makassar.

Jowvy menceritakan, ide membuka kursus renang khusus balita bermula dari pengalaman pribadinya.

Ia pernah hampir tenggelam saat masih kecil — peristiwa yang meninggalkan trauma mendalam hingga dewasa.

“Saya masih ingat jelas waktu itu. Air sungai warnanya masih kebayang sampai sekarang. Karena pengalaman itu, saya janji pada diri sendiri, kalau punya anak nanti, dia harus bisa nyaman di air,” ujarnya.

Ketakutan masa kecil itu justru menjadi titik balik.

Setelah melahirkan anak pertamanya, Jowvy mulai belajar modul pelatihan renang anak dari seorang teman di Inggris yang juga instruktur selam.

“Itu 16 tahun lalu. Saya belajar jarak jauh, lihat foto-foto latihan, lalu saya coba ke anak sendiri,” katanya.

“Ternyata bisa. Dari situ saya sadar, melatih anak berenang itu bukan soal teknik, tapi soal kedekatan dan rasa aman.”

Tahun 2023, Jowvy mengikuti pelatihan resmi instruktur renang anak di Jakarta.

Setahun kemudian, ia bertemu Dona Alfrida yang juga memiliki semangat serupa.

“Saya ikut pelatihan tahun 2024 karena lihat poster punya Jowvy,” cerita Dona sambil tersenyum.

“Kami sama-sama volunteer ke Banda Naira, di situ mulai banyak ngobrol dan akhirnya sepakat bikin Waterfox bareng.”

Mereka mulai dari nol — hanya dengan beberapa anak teman dekat untuk uji coba.

“Awalnya cuma trial. Tapi setiap kali buka kelas percobaan, selalu ada yang mau ikut. Lama-lama kami pikir, ya sudah, sekalian kita buka resmi,” ujar Jowvy.

Maka pada Juli 2025, Waterfox resmi dibuka di Makassar.

Kini, mereka sudah bekerja sama dengan beberapa hotel dan sekolah seperti Hotel Rindra, CPI, hingga lembaga pendidikan yang memiliki kolam renang sendiri.


Belajar dari Air Lewat Bermain

Berbeda dari sekolah renang konvensional, Waterfox tidak menargetkan anak menjadi perenang cepat atau atletik.

Fokusnya adalah membangun rasa percaya diri, keberanian, dan keterampilan dasar bertahan di air.

“Kalau di Waterfox, anak-anak tidak kami ajarkan gaya kupu-kupu atau gaya punggung,” jelas Dona Alfrida.

“Yang kami ajarkan adalah wall skill — kemampuan paling dasar kalau anak jatuh ke air, dia tahu cara kembali ke tembok kolam dan naik sendiri. Kami ajari langkahnya, elbow–tummy–knee, siku–perut–lutut. Simpel tapi menyelamatkan.”

Selain wall skill, anak-anak juga diajarkan cara turun ke air yang aman dan bermain di air tanpa panik.

Semua disampaikan lewat bahasa anak-anak agar mudah dimengerti.

“Kami ubah istilah gaya renang jadi permainan. Misalnya, bukan ‘ayo gaya bebas’, tapi ‘ayo gambar pelangi’ atau ‘ayo jadi kelinci di air’. Kalau disebut begitu, mereka langsung semangat,” kata Dona sambil tertawa.



Peran Orang Tua Jadi Kunci

Salah satu ciri khas Waterfox adalah setiap sesi wajib didampingi orang tua.

Hal ini, menurut Jowvy, menjadi inti dari pendekatan mereka.

“Anak usia di bawah tiga tahun belum bisa memahami instruksi dari orang asing. Mereka belajar dengan meniru, jadi orang tua harus ikut turun ke air. Itu membangun bonding, dan anak merasa aman,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan anak dalam belajar berenang justru bergantung pada keterlibatan orang tua di rumah.

“Kuncinya di orang tua. Kalau orang tuanya rajin melanjutkan latihan setelah kelas, anaknya cepat bisa. Tapi kalau tidak, anak akan cepat lupa. Karena ini skill yang perlu diulang terus.”

Bagi Waterfox, setiap kelas bukan hanya soal mengajarkan anak mengapung, tapi juga mendidik keluarga tentang keselamatan air.

“Kami ingin anak-anak mengenal air bukan sebagai sesuatu yang menakutkan, tapi menyenangkan dan aman selama tahu caranya,” tambah Dona.



Trauma Air dan Misi Menyelamatkan Anak

Di balik kehangatan sesi belajar Waterfox, tersimpan misi besar yang lahir dari keprihatinan.

Menurut Jowvy, banyak kasus anak-anak tenggelam terjadi bukan di laut atau sungai, tapi di kolam rumah atau area bermain.

“Kebanyakan anak tenggelam di kolam dangkal, karena mereka tidak tahu harus apa waktu jatuh. Mereka panik, padahal kalau tahu cara pegang dinding, bisa selamat,” katanya.

Ia menyebut kondisi geografis Indonesia yang penuh air seharusnya menjadi dorongan untuk menanamkan literasi air sejak dini.

“Kita ini negara kepulauan, dikelilingi laut, sungai, dan danau. Ironinya, banyak anak Indonesia justru takut air karena trauma masa kecil atau kurangnya edukasi,” ujar Jowvy.

“Harapan kami, semakin banyak anak yang diselamatkan dengan tahu cara berenang sejak dini.”



Kelas yang Penuh Tawa dan Energi Positif

Di luar misi sosialnya, Waterfox juga memberi pengalaman emosional bagi kedua pendirinya.

Dona bercerita, setiap kelas selalu memberi energi baru.

“Pernah suatu kali, anak delapan bulan kami masukkan ke air, justru ibunya yang panik duluan. Tapi anaknya tenang-tenang saja. Kami jadi tertawa bersama,” kenangnya.

Bagi Dona, interaksi dengan anak-anak membuat hidupnya terasa lebih bermakna.

“Kalau ditanya kerja apa, saya jawab: saya gak kerja, ini hidup baru saya. Soalnya setiap sesi itu rasanya kayak main. Kita ketawa, main gelembung, kadang rebutan anak lucu sama Jowvy,” ujarnya sambil tersenyum lebar.

Kelas Waterfox kini semakin diminati, baik kelas kelompok kecil maupun privat.

Setiap kelas diampu oleh dua instruktur agar anak-anak lebih terpantau dan suasananya aman serta menyenangkan

Segini Harganya


Durasi perkelas di Waterfox adalah 30 menit.


Untuk harga anak dan bayi sampai 2 tahun Rp700 ribu per bulan 4 kali pertemuan.


Sementara usia 3-5 tahun Rp900 ribu per bulan durasi 4 kali

"Untuk menghubungi kami ada di instagram @waterfox.mksr atau hubungi Dona di 08134200750 dan Joevi 0811412344," tutup Jowvi.


Tags: Waterfox Makassar Jowvy Kumala Kursus renang di Makassar Renang anak Makassar

Baca Juga

Lontara+ Antar Diskominfo Makassar Raih Penghargaan Public Service of the Year Sulsel 2026
Lontara+ Antar Diskominfo Makassar Raih Penghargaan Public Service of the Year Sulsel 2026
Romantic Dinner Mulai Rp500 Ribu per Pasangan di Vasaka Hotel
Romantic Dinner Mulai Rp500 Ribu per Pasangan di Vasaka Hotel
Geng Motor dan Begal Jadi Perhatian Utama Pengamanan HUT RI di Makassar
Geng Motor dan Begal Jadi Perhatian Utama Pengamanan HUT RI di Makassar
DPRD Makassar Mulai Kembali Berkantor di Jalan AP Pettarani, Pemindahan Bertahap hingga Desember
DPRD Makassar Mulai Kembali Berkantor di Jalan AP Pettarani, Pemindahan Bertahap hingga Desember
Pemkot Makassar Larang Pasang Reklame di 12 Ruas Jalan dan 3 Titik, Ini Daftar Lengkapnya! Jl Urip Sumoharjo hingga Jl Nusantara
Pemkot Makassar Larang Pasang Reklame di 12 Ruas Jalan dan 3 Titik, Ini Daftar Lengkapnya! Jl Urip Sumoharjo hingga Jl Nusantara
KP2KP Masamba dan Bapenda Luwu Utara Perkuat Sinergi Data Perpajakan untuk Optimalkan PAD
KP2KP Masamba dan Bapenda Luwu Utara Perkuat Sinergi Data Perpajakan untuk Optimalkan PAD

Populer

  • 1
    Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
  • 2
    Ketua DPW PBB Booking Satu Studio Nobar Film Toko Perlengkapan Mayat
  • 3
    Kalla Toyota Kuasai 37,3 Persen Market Share, Penjualan Januari-Juli Tumbuh 11 Persen
  • 4
    Profil Marc Marquez! Legenda yang Mendominasi MotoGP, Debut dan Sukses Bareng Hinda
  • 5
    KP2KP Masamba dan Bapenda Luwu Utara Perkuat Sinergi Data Perpajakan untuk Optimalkan PAD

Ekonomi

  • CEO Kalla Toyota Robby Wijaya Raih Sulsel Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif
    CEO Kalla Toyota Robby Wijaya Raih Sulsel Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif
  • Promo Merdeka Escape, Swiss-Belinn Panakkukang Makassar Beri Diskon Kamar Hingga 20 Persen
    Promo Merdeka Escape, Swiss-Belinn Panakkukang Makassar Beri Diskon Kamar Hingga 20 Persen
  • XLSMART Hadirkan Promo Kemerdekaan, Paket Data Mulai Rp29 Ribu hingga Diskon Internet Rumah 40 Persen
    XLSMART Hadirkan Promo Kemerdekaan, Paket Data Mulai Rp29 Ribu hingga Diskon Internet Rumah 40 Persen

Peristiwa

  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
    Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID