Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Listrik 24 Jam Kini Hadir di Pulau Samalona

Jumat, 24 Oktober 2025 14:53
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Warga Pulau Samalona, Kota Makassar, kini resmi menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh setelah diresmikannya program elektrifikasi pulau oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan PT PLN (Persero).


LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Warga Pulau Samalona, Kota Makassar, kini resmi menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh setelah diresmikannya program elektrifikasi pulau oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan PT PLN (Persero).

Peresmian yang menjadi bagian dari Program Energize Listrik Desa untuk 80 lokasi di Sulawesi Selatan itu dipusatkan di Pulau Samalona, Jumat (24/10/2025). Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, dan jajaran manajemen PLN.

Program strategis ini menggunakan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap Hybrid berbasis panel surya yang mampu beroperasi selama 24 jam penuh. Teknologi tersebut menjadi solusi tepat dalam menghadirkan pasokan listrik yang stabil, ramah lingkungan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan energi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan PLN yang telah merealisasikan kebutuhan vital masyarakat kepulauan.

“Program yang diinisiasi Pak Gubernur bersama PLN untuk menghadirkan listrik di pulau-pulau melalui super sun ini adalah bukti hadirnya negara sampai ke wilayah pulau. Kami juga berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kota Makassar memiliki delapan pulau dan masih terdapat empat pulau terluar yang membutuhkan sentuhan infrastruktur dasar.

“Bahkan ada satu pulau yang selama ini hanya menikmati listrik maksimal enam jam sehari. Karena itu kami sangat membutuhkan dukungan PLN untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dari sisi energi,” tuturnya.

Keberadaan listrik, kata dia, menjadi fondasi utama untuk menggerakkan ekonomi masyarakat pulau, termasuk pengembangan sektor perikanan, UMKM, dan pariwisata bahari yang menjadi unggulan kawasan Kepulauan Sangkarrang.

Dengan beroperasinya sistem PLTS hybrid di Pulau Samalona, masyarakat kini dapat menikmati penerangan sepanjang hari. Pelaku usaha wisata dapat meningkatkan layanan akomodasi dan kuliner, nelayan bisa menyimpan hasil tangkapan ikan lebih lama berkat fasilitas pendingin, dan anak-anak sekolah dapat belajar dengan lebih nyaman di malam hari.

“Insyaallah keberadaan listrik ini membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh warga, sekaligus membuka peluang usaha baru dan peningkatan pendapatan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Makassar juga menyampaikan bahwa peresmian program listrik di Samalona bertepatan dengan agenda rutin Gerakan Makassar Jumat Bersih — program kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Jajaran Pemkot turut turun langsung membersihkan kawasan Pulau Samalona sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian destinasi wisata bahari.

“Hari ini kami hadir tidak hanya untuk peresmian program listrik, tetapi juga membawa semangat kolaborasi melalui Gerakan Jumat Bersih. Ini adalah upaya kami mendekatkan pemerintah dengan masyarakat, hadir memberi manfaat nyata, sekaligus memastikan potensi wisata pulau terkelola dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi program elektrifikasi pulau yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah terluar.

Menurutnya, program ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah yang selama ini menghadapi tantangan geografis.

Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas perhatian terhadap daerah kepulauan melalui pengembangan energi baru terbarukan (EBT), serta kepada PT PLN (Persero) yang telah terlibat langsung dalam penyediaan listrik di wilayah terpencil.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah mencanangkan program energi baru terbarukan untuk wilayah-wilayah terpencil dan kepulauan. Program ini luar biasa karena langsung ditangani oleh PLN. Biasanya, daerah harus menangani sendiri,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya keberlanjutan pemanfaatan energi listrik, bukan hanya sebatas pembangunan, tetapi juga memastikan pemeliharaan dan pengawasan pasca-operasional.

“Yang memasang harus juga merawat. Kadang ada bantuan dipasang, tapi tidak jelas siapa yang memelihara. Alhamdulillah, sekarang sistemnya sudah lebih baik sehingga program bisa berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Andi Sudirman menyampaikan rencananya untuk mendorong Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi Pulau Hijau (Green Island) yang menjadi percontohan penerapan energi ramah lingkungan di Indonesia.

Menurutnya, program elektrifikasi berbasis EBT bukan hanya menghadirkan keadilan energi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memerdekakan wilayah terpencil dari ketertinggalan.

“Masih banyak wilayah yang kesulitan akses pendidikan, air bersih, termasuk listrik. Melalui EBT, kita ingin memastikan saudara-saudara kita di pulau-pulau terpencil bisa hidup lebih layak,” tutupnya

Tags: PLN pulau Samalona

Baca Juga

Diskon Listrik 50 Persen dari PLN Berlaku hingga 10 Maret 2026, Ini Cara Dapat Diskon
Diskon Listrik 50 Persen dari PLN Berlaku hingga 10 Maret 2026, Ini Cara Dapat Diskon
Sempat Disebut Naik, Berapa Rupiah Harga 1 kWh Listrik? Ini Cara Hitung dan Tarif Listrik per kWh Terbaru 2026
Sempat Disebut Naik, Berapa Rupiah Harga 1 kWh Listrik? Ini Cara Hitung dan Tarif Listrik per kWh Terbaru 2026
 Rekrutmen PLN 2025 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Syarat Lowongan Kerja PLN
Rekrutmen PLN 2025 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Syarat Lowongan Kerja PLN
Pohon Nipah dan Tower Rendah Ancam Jaringan Listrik Makassar, Bisa SebabkanPemadaman
Pohon Nipah dan Tower Rendah Ancam Jaringan Listrik Makassar, Bisa SebabkanPemadaman
Jangan Kehabisan Promo Listrik PLN Energi Kemerdekaan, Ada Diskon 50%
Jangan Kehabisan Promo Listrik PLN Energi Kemerdekaan, Ada Diskon 50%
Karyawan Swiss-Belinn Panakkukang Bersih-bersih Pantai di Samalona
Karyawan Swiss-Belinn Panakkukang Bersih-bersih Pantai di Samalona

Populer

  • 1
    Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
  • 2
    Syawalan Muhammadiyah Sulsel Dimajukan ke 28 Maret 2026, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dijadwalkan Hadir
  • 3
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
  • 4
    Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
  • 5
    Trafik Data Indosat Naik hingga 54 Persen Saat Mudik Lebaran 2026, Khusus di Sulsel Jeneponto Tertinggi

Ekonomi

  • Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
    Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
  • Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
  • Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal
    Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal

Peristiwa

  • Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
    Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
  • Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
    Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
  • Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
    Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID