GIIAS Makassar 2025 Sukses Jadi Penutup Seri Pameran Otomotif Nasional Tahun Ini
Makassar, 11 November 2025 — Penyelenggaraan seri terakhir pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) The Series 2025, yaitu GIIAS Makassar 2025, resmi berakhir dengan hasil yang membanggakan.
Diselenggarakan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), pameran ini menandai kembalinya GIIAS ke Makassar setelah terakhir kali digelar pada 2019 dan menjadi bukti nyata antusiasme tinggi masyarakat Sulawesi Selatan terhadap perkembangan industri otomotif nasional.
Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli, menyampaikan bahwa GIIAS Makassar tahun ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
“GIIAS Makassar 2025 hadir lebih besar dan lebih lengkap. Antusiasme tinggi masyarakat Sulawesi Selatan menunjukkan keingintahuan besar terhadap model dan teknologi terbaru dari industri otomotif Indonesia, serta keinginan untuk mendapatkan edukasi dan pengalaman langsung dari para Agen Pemegang Merek,” ujarnya.
Menurutnya, antusiasme pengunjung juga menjadi bukti kontribusi positif pameran ini terhadap capaian industri kendaraan bermotor nasional.
“Rangkaian pameran GIIAS di berbagai daerah bertujuan mendorong pertumbuhan industri kendaraan bermotor nasional dan menjadi bagian dari upaya GAIKINDO dalam mencapai target penjualan kendaraan tahun 2025,” tambahnya.
Tahun ini, GIIAS Makassar menghadirkan lebih dari 25 merek kendaraan bermotor.
Untuk kategori kendaraan penumpang, hadir BAIC, BYD, Chery, Honda, Jaecoo, Jetour, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota, dan Wuling.
Sementara kategori roda dua diisi oleh Benda, Benelli, Keeway, Kuprum, Morbidelli, Royal Enfield, dan Scomadi.
Pameran ini juga didukung oleh lebih dari 10 merek industri pendukung otomotif.
Powered by PLN Mobile serta sponsor Superchallenge dan Kahf, acara ini menawarkan berbagai program menarik yang menambah semaraknya seri terakhir GIIAS The Series tahun ini.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, menyebut kehadiran GIIAS Makassar di lokasi baru memberikan semangat dan suasana yang berbeda.
“Suasana GIIAS Makassar tahun ini yang lebih semarak menjadi alasan meningkatnya antusiasme masyarakat sejak hari pertama. GIIAS Makassar 2025 berhasil mencatat rekor kehadiran dengan total lebih dari 18 ribu pengunjung,” ungkapnya.
Anton juga menjelaskan bahwa perubahan lokasi ke Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC) memberikan pengalaman yang lebih baik bagi peserta maupun pengunjung.
Dengan area pameran yang lebih luas dan fasilitas yang lebih lengkap, para peserta dapat menampilkan lini produk unggulan mereka secara maksimal.
Pengunjung pun dapat mengeksplorasi berbagai model kendaraan dan teknologi terbaru selama pameran berlangsung.
Penutupan GIIAS Makassar 2025 sekaligus menjadi tanda berakhirnya rangkaian GIIAS The Series 2025 yang sukses mencatat lebih dari setengah juta pengunjung secara nasional.
Pameran The 32nd GIIAS 2025 di BSD City, Kabupaten Tangerang, mencatat 485.569 pengunjung, disusul GIIAS Surabaya dengan 31.870 pengunjung, GIIAS Semarang dengan 28.308 pengunjung, GIIAS Bandung dengan 24.988 pengunjung, dan GIIAS Makassar dengan lebih dari 18.000 pengunjung.
“Kami sangat bersyukur, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri kendaraan bermotor tahun ini, seluruh rangkaian GIIAS The Series dapat terselenggara dengan sukses dan memberikan hasil positif.
Capaian ini menjadi motivasi bagi GAIKINDO untuk terus menghadirkan pameran otomotif yang lebih inovatif dan berkontribusi bagi kemajuan industri kendaraan bermotor nasional,” tutup Anton.
Ia juga memastikan bahwa rangkaian pameran GIIAS akan kembali hadir lebih semarak pada 2026, menyapa masyarakat di berbagai kota strategis di Indonesia.
Menutup tahun 2025, GAIKINDO masih akan menggelar satu lagi pameran otomotif, yaitu Permata Bank GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang akan berlangsung pada 21–30 November 2025 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang.
Pameran ini diharapkan dapat menjadi momentum pendorong penjualan kendaraan akhir tahun serta memperkuat kontribusi industri otomotif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

