Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Wamenlu RI Anis Matta Bahas Geopolitik Global di Unismuh Makassar, Harap Jadi Wawasan Publik

Senin, 17 November 2025 18:47
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Dialog Kebangsaan bertema Geopolitika Global dan Perkembangan Situasi Dunia Islam bersama Wakil Menteri Luar Negeri RI, Muhammad Anis Matta, Lc., pada Senin (17 November 2025).

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Dialog Kebangsaan bertema “Geopolitika Global dan Perkembangan Situasi Dunia Islam” bersama Wakil Menteri Luar Negeri RI, Muhammad Anis Matta, Lc., Senin (17/11/2025).

Kegiatan ini menghadirkan ratusan civitas akademika yang antusias mengikuti pemaparan mengenai dinamika politik global dan dampaknya terhadap Indonesia.

Dalam paparannya, Wamenlu Anis Matta menjelaskan bahwa kompetisi global, terutama persaingan antara negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan China, bukan lagi isu yang hanya relevan bagi para elit politik.

Menurutnya, dampak dari rivalitas tersebut kini menyentuh langsung kehidupan masyarakat, memengaruhi kebijakan pemerintah, sektor ekonomi, hingga ruang sosial di Indonesia.

“Isu-isu ini seharusnya menjadi wawasan publik. Pengaruhnya sangat besar terhadap jalannya pemerintahan dan cara kita mengambil keputusan. Karena itu, masyarakat harus memiliki kesadaran politik dan geopolitik yang memadai,” ujarnya.

Peta Kompetisi Global dan Dampaknya bagi Indonesia

Anis Matta menegaskan bahwa konflik geo-ekonomi antara kekuatan besar akan menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Salah satu bentuknya adalah perang ekonomi untuk melemahkan pasar produk negara-negara tertentu.

“Salah satu dimensi perang ini adalah perang untuk mematikan pasar produk-produk kita. Artinya, mereka memperkecil permintaan global, dan ini pada akhirnya akan mengecilkan ekonomi China,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa sejak 2012, pertumbuhan ekonomi China terus menurun dari posisi puncak dua belas persen pada masa akhir pemerintahan Hu Jintao. Kini, pertumbuhan ekonomi berada di bawah lima persen.

“Pasar mereka makin kecil, dan tidak ada lagi investasi baru dari para Tionghoa perantauan. Kelompok ini salah satu faktor penting yang nanti bisa menjelaskan mengapa ekonomi Indonesia menghadapi banyak masalah,” tegasnya.

Pengalaman di Afrika dan Peran China

Anis Matta dalam pemaparannya juga mengisahkan pengalamannya saat berceramah di DR Kongo pada 2015. Ia masuk menggunakan paspor diplomatik tanpa fasilitas khusus, sementara pekerja asal China dapat masuk tanpa pemeriksaan imigrasi, menunjukkan besarnya pengaruh Beijing di kawasan tersebut.

Dalam ceramah itu, ia telah memprediksi bahwa Afrika akan menjadi salah satu pusat gejolak dunia.

“Saya bilang ke mereka, negara ini akan menjadi pusat gejolak pada hari-hari yang akan datang. Seluruh kawasan Afrika akan mengalami hal yang sama,” katanya.

Ia menyebut seorang rekannya yang kemudian mendirikan partai politik di Kongo pada 2017 setelah menerima saran tersebut, dan kini partai itu menjadi salah satu yang terbesar di negara itu.

Peran Kampus dalam Membangun Kesadaran Geopolitik

Dijelaskan Anis, ruang akademik seperti kampus harus mengambil peran penting dalam membangun kesadaran geopolitik generasi muda.

“Jika diskusi seperti ini terus kita hidupkan, kesadaran itu akan tumbuh. Ini membantu mahasiswa kita berpikir lebih kreatif menghadapi tantangan kompleks ke depan,” ucapnya.

Apresiasi Rektor Unismuh

Rektor Unismuh Makassar dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Wamenlu. Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki kapasitas besar untuk tampil sebagai negara berpengaruh di tingkat global, dan kampus harus menjadi pusat penguatan pemikiran kebangsaan dan geopolitik.

“Sejarah hubungan antarnegara menunjukkan pentingnya diplomasi untuk membangun peradaban kemanusiaan. Ruang akademik harus diisi dengan diskusi yang menumbuhkan pemahaman politik global,” kata Rektor.

Ia menambahkan bahwa prestasi Unismuh yang terus meningkat membawa optimisme akan masa depan perguruan tinggi tersebut.

“Insyaallah ke depan, kampus ini dapat menjadi destinasi mahasiswa dari seluruh dunia Islam,” ujarnya.

Dialog Kebangsaan ini menjadi momentum strategis bagi Unismuh Makassar dalam memperkuat literasi global mahasiswa sekaligus menegaskan peran perguruan tinggi sebagai pusat pembentukan pemikiran kebangsaan dan internasional.

Tags: Unismuh Makassar Anis Matta Wamenlu


Baca Juga

Unismuh Makassar Naik 122 Peringkat di UI GreenMetric 2026, Kini Posisi 502 Dunia
Unismuh Makassar Naik 122 Peringkat di UI GreenMetric 2026, Kini Posisi 502 Dunia
Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
 BUMM 2026 Buka Jalur Difabel, Unismuh Siapkan Beasiswa Rp5,9 Miliar
BUMM 2026 Buka Jalur Difabel, Unismuh Siapkan Beasiswa Rp5,9 Miliar
Menteri UMKM Beri Motivasi ke Mahasiswa FAI Unismuh Makassar, Tantang Jadi Wirausahawan Serta Generasi Pendobrak Hadapi Ketidakpastian
Menteri UMKM Beri Motivasi ke Mahasiswa FAI Unismuh Makassar, Tantang Jadi Wirausahawan Serta Generasi Pendobrak Hadapi Ketidakpastian
Dilirik Calon Mahasiswa Delapan Negara, Reputasi Internasional Unismuh Makassar Makin Menguat
Dilirik Calon Mahasiswa Delapan Negara, Reputasi Internasional Unismuh Makassar Makin Menguat
Bukan Sekadar Orientasi, LSIT FKIK Unismuh Ajarkan 644 Mahasiswa Baru Learning How to Learn
Bukan Sekadar Orientasi, LSIT FKIK Unismuh Ajarkan 644 Mahasiswa Baru Learning How to Learn

Populer

  • 1
    LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel
  • 2
    Lima Tim Dance Terpilih Jadi Best Five di Honda DBL South Sulawesi 2026
  • 3
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 4
    LENGKAP! Jalannya Pertandingan Zion Vs Rajawali, Antar Zion Jadi Threepeat DBL South Sulawesi
  • 5
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel

Ekonomi

  • OJK Dorong Satu Pintu Pelaporan untuk Perangi Penipuan Digital
    OJK Dorong Satu Pintu Pelaporan untuk Perangi Penipuan Digital
  • PT Vale Bangun Tempat Berlindung Kebakaran Pertama di Bungku Timur, Percepat Respons Kebakaran
    PT Vale Bangun Tempat Berlindung Kebakaran Pertama di Bungku Timur, Percepat Respons Kebakaran
  • Dari Hutan Desa Nuha ke Tangan Gen Z, Anyaman Teduhu Selamat dari Kepunahan
    Dari Hutan Desa Nuha ke Tangan Gen Z, Anyaman Teduhu Selamat dari Kepunahan

Peristiwa

  • Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID