LUMINASIA, INTERNASIONAL - Aktor cilik era awal 2000-an, Tylor Chase, kembali menjadi perhatian publik setelah sebuah video viral memperlihatkan dirinya hidup sebagai tunawisma di Riverside, California. Chase dikenal luas sebagai Martin Qwerly dalam serial populer Ned’s Declassified School Survival Guide, yang tayang di Nickelodeon pada 2004 hingga 2007.
Dilansir Gulf News, Tylor Chase lahir pada 6 September 1989 di Arizona dan mulai menapaki dunia akting pada awal 2000-an. Selain Ned’s Declassified, ia juga sempat tampil dalam serial Everybody Hates Chris pada 2005 serta film independen Good Time Max pada 2007.
Video yang memicu perhatian publik pertama kali muncul di TikTok pada September 2025. Dalam rekaman tersebut, Chase terlihat berada di pinggir jalan dengan kondisi memprihatinkan. Saat orang yang merekam bertanya apakah ia pernah tampil di Disney Channel, Chase langsung meluruskan.
“Nickelodeon,” kata Chase, sebelum mengonfirmasi bahwa dirinya bermain di Ned’s Declassified dan menyebutkan nama lengkapnya.
“Oh iya, kamu anak yang main di situ,” jawab perekam video tersebut.
Cuplikan singkat itu dengan cepat menyebar luas di media sosial dan menuai reaksi emosional dari warganet, terutama penggemar yang tumbuh besar bersama serial tersebut. Menyusul viralnya video itu, pada September 2025, seorang pengguna TikTok membuka penggalangan dana melalui GoFundMe untuk membantu kebutuhan dasar Chase. Dana lebih dari US$1.200 sempat terkumpul sebelum akhirnya dihentikan.
Penggalangan dana tersebut ditutup atas permintaan ibu Chase. Dalam pesan tertulis yang dibagikan ke publik pada akhir September 2025, sang ibu menjelaskan alasannya.
“Ya, Tylor membutuhkan perhatian medis, bukan uang. Tapi dia menolak bantuan itu. Saya menghargai usaha kalian, namun uang tidak akan menjadi manfaat baginya,” tulisnya.
Ia menambahkan, “Saya sudah membelikannya beberapa ponsel, tapi selalu hilang dalam satu atau dua hari. Dia tidak bisa mengelola uang atau obatnya sendiri… itu justru bisa membahayakan dirinya. Dia anak yang baik dan manis, tapi dia memang membutuhkan bantuan medis.”
Ibu Chase juga mengungkap bahwa putranya mengidap gangguan bipolar dan telah lama mengalami kesulitan finansial. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perawatan medis dan pendampingan jangka panjang, bukan bantuan dana jangka pendek.
Respons juga datang dari para pemeran Ned’s Declassified. Dalam podcast Ned’s Declassified Podcast Survival Guide yang diunggah pada awal 2025, para mantan rekan main Chase menyampaikan perasaan campur aduk mereka setelah melihat video tersebut.
“Saat pertama kali melihat videonya, saya marah karena kenapa seseorang harus menyorot kamera ke wajah orang yang sedang berada di masa sulit,” ujar salah satu pemeran.
Ia melanjutkan, “Lalu saya juga marah pada diri sendiri karena merasa tidak berdaya, seolah tidak ada banyak hal yang bisa saya lakukan.”
Aktor Daniel Curtis Lee kemudian mengunjungi Chase pada 2025 dan mengimbau publik agar tidak mencari solusi instan.
“Bukan solusi cepat. Yang dia perlukan adalah tempat tinggal yang aman, stabilitas, dan perawatan medis jangka panjang,” ujarnya.
Hingga akhir 2025, warga setempat masih melaporkan bahwa Chase tetap terlihat hidup di jalanan meski telah menerima pemeriksaan kesejahteraan dasar. Kasus ini kembali memicu perdebatan publik tentang kesehatan mental, etika merekam orang dalam kondisi rentan, serta minimnya sistem dukungan bagi mantan aktor cilik setelah masa kejayaan mereka berakhir.
Bagi generasi yang tumbuh menonton Ned’s Declassified pada pertengahan 2000-an, kisah Tylor Chase kini menjadi pengingat pahit bahwa ketenaran di usia muda tidak selalu menjamin kehidupan yang aman dan stabil di kemudian hari.

