Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Kevin Rudd Pernah Hina Trump, Kini Mundur dari Dubes Australia di AS dan Pimpin Asia Society

Rabu, 14 Januari 2026 14:16
Editor: diku
  • Bagikan
Kevin Rudd (sbs.com.au)

LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Kevin Rudd resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Duta Besar Australia untuk Amerika Serikat setelah ditunjuk sebagai Presiden Global Asia Society sekaligus Kepala Center for China Analysis. Mantan Perdana Menteri Australia itu akan mengakhiri masa tugasnya pada 31 Maret 2026, meski seharusnya masa jabatannya baru berakhir pada 2027. Pengunduran diri ini menandai pergeseran fokus Rudd dari diplomasi bilateral ke peran strategis dalam kajian hubungan Amerika Serikat–China.

Dilansir Newsweek, dalam pernyataan di akun X, Rudd menyebut pengabdiannya sebagai duta besar sebagai sebuah kehormatan. “Merupakan sebuah kehormatan melayani sebagai Duta Besar Australia untuk Amerika Serikat. Saya berterima kasih kepada Asia Society atas kepercayaan yang diberikan kepada saya,” tulisnya. Ia menegaskan akan tetap bermarkas di Amerika Serikat. “Saya akan tetap berada di Amerika, bekerja antara New York dan Washington untuk masa depan hubungan AS–China, yang selalu saya yakini sebagai pertanyaan inti bagi stabilitas kawasan dan dunia.”

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Rudd di Washington. Menurutnya, Rudd telah membawa hasil nyata bagi kepentingan nasional Australia. “Dengan apresiasi mendalam atas kontribusinya yang tak kenal lelah bagi kepentingan nasional kita selama tiga tahun terakhir di Washington, hari ini kami umumkan bahwa Dr Kevin Rudd AC akan mengakhiri penugasannya sebagai Duta Besar Australia untuk Amerika Serikat pada akhir Maret 2026,” ujar Albanese dalam pernyataan resminya.

Nama Rudd sebelumnya sempat menjadi sorotan karena cuitan lamanya yang mengkritik Presiden Donald Trump sebelum ia diangkat menjadi duta besar pada Maret 2023, di era pemerintahan Joe Biden. Dalam beberapa unggahan yang kemudian dihapus, Rudd pernah menyebut Trump sebagai “idiot kampung,” “presiden paling merusak dalam sejarah,” dan “pengkhianat Barat.” Saat pertemuan di Gedung Putih pada Oktober lalu, Rudd mengakui pernah menulis pernyataan tersebut. Trump menanggapi secara langsung, “Saya juga tidak menyukai Anda, dan mungkin memang tidak akan pernah.”

Meski demikian, seorang pejabat Gedung Putih menegaskan hubungan kerja tetap berjalan profesional. “Duta Besar Rudd bekerja dengan baik bersama Presiden Trump dan pemerintahannya. Kami mendoakan yang terbaik untuknya,” ujar pejabat tersebut kepada Newsweek.

Di Australia, reaksi politik turut bermunculan. Pauline Hanson, pendiri dan pemimpin Partai One Nation, melontarkan kritik tajam. “Kevin Rudd tidak layak untuk jabatan sebagai Duta Besar Australia untuk Amerika Serikat. Itu sudah jelas sejak Presiden Trump mengatakan ‘Saya tidak suka Anda juga’ langsung ke wajahnya pada Oktober lalu. Semoga pemerintah memilih sosok yang punya rasa hormat. Hubungan kita dengan Amerika Serikat sangat vital dan membutuhkan orang yang tepat, bukan sekadar teman satu partai,” tulis Hanson.

Hingga kini, pemerintah Australia belum mengumumkan siapa yang akan menggantikan Rudd. Albanese menyatakan penunjukan duta besar baru akan dilakukan “pada waktunya.” Sementara itu, Rudd bersiap memasuki peran barunya di Asia Society, memperdalam fokus pada dinamika strategis hubungan Amerika Serikat–China yang kian menentukan arah geopolitik kawasan Indo-Pasifik.

Tags: Kevin Rudd Australia Trump Amerika Serikat Internasional

Baca Juga

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
Unismuh Buka Akses ke Australia, Konjen Sosialisasikan Beasiswa Penuh
Unismuh Buka Akses ke Australia, Konjen Sosialisasikan Beasiswa Penuh
Insiden Bush di Jepang: Ketika Citra Pemimpin Ditentukan oleh Momen Tak Terduga
Insiden Bush di Jepang: Ketika Citra Pemimpin Ditentukan oleh Momen Tak Terduga
Sukses Perkuat Koneksi Makassar dan Australia, Kadis Kominfo Makassar M Roem Raih Emerging Leader Award 2026
Sukses Perkuat Koneksi Makassar dan Australia, Kadis Kominfo Makassar M Roem Raih Emerging Leader Award 2026
Kerennya Freedom 250, Tenxi ft Indah Kus Bikin Penonton Histeris dan Nyanyi Bareng
Kerennya Freedom 250, Tenxi ft Indah Kus Bikin Penonton Histeris dan Nyanyi Bareng
Pekan Perdana A-League 2025/2026: Duel Sengit dan Hujan Gol Warnai Laga Pembuka
Pekan Perdana A-League 2025/2026: Duel Sengit dan Hujan Gol Warnai Laga Pembuka

Populer

  • 1
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
  • 2
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • 3
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • 4
    Umat Buddha Sulawesi Selatan Tuang 1.500 Liter Eco-Enzyme di Kanal Makassar, Gaungkan Kepedulian Lingkungan Saat Waisak
  • 5
    Pelajar Asal Gowa Lolos ke Final Liga Pencarian Bakat Bergengsi di Belanda

Ekonomi

  • SPJM Catat Laba Bersih Lampaui Target RKAP pada Kuartal I 2026
    SPJM Catat Laba Bersih Lampaui Target RKAP pada Kuartal I 2026
  • XLSMART Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Integrasi dan Ekspansi 5G Jadi Motor Pertumbuhan
    XLSMART Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Integrasi dan Ekspansi 5G Jadi Motor Pertumbuhan
  • Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam

Peristiwa

  • BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
    BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
  • Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
    Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
  • Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID