LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Emma Raducanu harus menelan kekalahan mengejutkan di ajang Hobart International setelah takluk 6-2, 6-4 dari petenis peringkat 217 dunia, Taylah Preston, Kamis (waktu setempat). Meski berstatus unggulan teratas, petenis nomor satu Inggris itu gagal melaju lebih jauh di turnamen WTA 250 tersebut. Kekalahan ini sekaligus menutup penampilan Raducanu di Hobart jelang tampil di Australian Open.
Dilansir Express UK, hasil tersebut menjadi catatan penting dalam persiapan Raducanu menuju Grand Slam pertama musim ini. Turnamen Hobart sejatinya dipilih sebagai ajang pemanasan untuk mengasah ritme pertandingan, namun ia harus puas hanya meraih satu kemenangan sebelum tersingkir. Raducanu dijadwalkan langsung bertolak ke Melbourne untuk mengikuti undian utama Australian Open yang dimulai pada Minggu.
Sebagai unggulan teratas, Raducanu datang ke Hobart dengan ekspektasi tinggi. Ia berpeluang besar meraih gelar pertamanya sejak menjuarai US Open 2022, namun performanya belum sepenuhnya stabil. Dalam laga melawan Preston, Raducanu kesulitan mengembangkan permainan dan kerap kehilangan momentum pada poin-poin krusial.
Di set pertama, Raducanu terlihat belum menemukan ritme terbaiknya dan kerap melakukan kesalahan sendiri. Taylah Preston, yang tampil tanpa beban, mampu memanfaatkan situasi tersebut dengan bermain agresif dan konsisten dari baseline. Hasilnya, set pertama menjadi milik Preston dengan skor meyakinkan 6-2.
Memasuki set kedua, Raducanu sempat menunjukkan perlawanan dan mencoba bangkit. Namun, tekanan dari Preston tetap terjaga, membuat Raducanu kesulitan membalikkan keadaan. Meski beberapa kali menciptakan peluang break, Raducanu gagal memaksimalkannya hingga akhirnya menyerah 4-6.
Sebelumnya, Raducanu sempat meraih kemenangan di babak pertama Hobart International setelah mengalahkan petenis Kolombia peringkat 82 dunia, Camila Osorio, dalam pertandingan yang sempat tertunda akibat hujan. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan pertamanya di tahun ini, sekaligus memberi harapan akan start positif musim 2026.
Kendati tersingkir lebih cepat dari harapan, Raducanu tetap memiliki waktu untuk melakukan evaluasi sebelum tampil di Australian Open. Turnamen di Melbourne Park akan menjadi panggung penting baginya untuk membuktikan perkembangan performa sekaligus mengincar hasil lebih baik di level Grand Slam. Kekalahan di Hobart diharapkan menjadi pelajaran berharga dalam menghadapi tantangan yang lebih besar ke depan.

