Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

NASA Siapkan Artemis 2, Misi Manusia ke Bulan Pertama dalam 50 Tahun Segera Diluncurkan

Rabu, 14 Januari 2026 13:33
Editor: diku
  • Bagikan
NASA Artemis 2 (dailygalaxy)

LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - NASA semakin mendekati fase krusial dalam upayanya mengembalikan manusia ke Bulan untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad. Dalam beberapa hari ke depan, badan antariksa Amerika Serikat itu akan mulai menggulirkan roket raksasa Space Launch System (SLS) ke landasan peluncuran di Kennedy Space Center, Florida, sebagai bagian dari persiapan misi Artemis 2.

Dilansir MSN, misi Artemis 2 akan menjadi penerbangan berawak pertama dalam program Artemis dan dijadwalkan membawa empat astronot mengelilingi Bulan selama sekitar 10 hari. Meski tidak melakukan pendaratan, misi ini berperan penting untuk menguji sistem, prosedur, dan kinerja pesawat antariksa sebelum NASA mengirim manusia kembali ke permukaan Bulan pada misi-misi berikutnya.

Roket SLS setinggi 322 kaki atau sekitar 98 meter, yang dibangun oleh Boeing dan Northrop Grumman, dijadwalkan dipindahkan ke Launch Pad 39B secepatnya pada Sabtu, 17 Januari. Proses pemindahan akan menggunakan kendaraan raksasa crawler-transporter dan diperkirakan memakan waktu hingga 12 jam untuk menempuh jarak hampir empat mil dari gedung perakitan ke landasan peluncuran.

Setelah tiba di landasan, tim teknis NASA akan melakukan berbagai persiapan, termasuk menyambungkan sistem pengisian bahan bakar kriogenik serta melakukan pengujian sistem untuk memastikan seluruh perangkat keras dan perangkat lunak roket berfungsi dengan baik. Tahap penting lainnya adalah wet dress rehearsal, yakni simulasi peluncuran penuh dengan mengisi roket menggunakan sekitar 700.000 galon bahan bakar kriogenik dan menjalankan hitung mundur seperti kondisi sebenarnya.

NASA juga akan menggelar flight readiness review setelah uji tersebut untuk menentukan apakah seluruh sistem dan kru benar-benar siap terbang. Pelaksana Tugas Associate Administrator NASA untuk Direktorat Pengembangan Sistem Eksplorasi, Lori Glaze, menegaskan bahwa keselamatan awak tetap menjadi prioritas utama.

“Kami masih memiliki langkah-langkah penting yang harus diselesaikan dalam perjalanan menuju peluncuran, dan keselamatan awak akan tetap menjadi prioritas utama kami di setiap tahap, seiring kami semakin dekat dengan kembalinya umat manusia ke Bulan,” ujar Glaze dalam pernyataan pada 9 Januari.

Terkait jadwal, NASA telah menetapkan tiga periode peluncuran berdasarkan posisi Bulan dan kebutuhan lintasan orbit yang aman. Periode pertama berlangsung pada 31 Januari hingga 14 Februari dengan peluang peluncuran pada 6–8 Februari dan 10–11 Februari. Periode kedua jatuh pada 28 Februari hingga 13 Maret dengan peluang pada 6–9 Maret dan 11 Maret. Periode ketiga berada pada 27 Maret hingga 10 April dengan peluang peluncuran pada 1 April dan 3–6 April. Secara keseluruhan, Artemis 2 diperkirakan dapat meluncur paling cepat 6 Februari dan paling lambat pada April, tergantung hasil evaluasi teknis.

Misi Artemis 2 akan membawa kapsul Orion buatan Lockheed Martin melintasi sisi jauh Bulan hingga sekitar 4.700 mil sebelum kembali ke Bumi. Empat astronot yang tergabung dalam misi ini adalah Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch dari NASA, serta Jeremy Hansen dari Badan Antariksa Kanada. Koch akan menjadi perempuan pertama yang ditugaskan dalam misi lunar NASA, sementara Glover menjadi astronot Afrika-Amerika pertama dalam misi Bulan. Hansen juga mencatat sejarah sebagai orang Kanada pertama yang terbang dekat Bulan.

Artemis 2 merupakan kelanjutan dari Artemis 1 yang diluncurkan pada 16 November 2022, ketika Orion terbang mengelilingi Bulan tanpa awak sebagai uji coba awal. Program Artemis sendiri merupakan kampanye ambisius NASA untuk membangun kehadiran manusia berkelanjutan di kutub selatan Bulan, wilayah yang diyakini kaya akan es air yang dapat dimanfaatkan untuk air minum, oksigen, dan bahan bakar roket.

Upaya ini juga berlangsung di tengah persaingan ketat dengan China dalam perlombaan antariksa modern. Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahkan telah menyatakan keinginannya agar pendaratan manusia Amerika berikutnya di Bulan terjadi sebelum akhir masa jabatan keduanya pada 2028. Dengan persiapan yang semakin matang dan jadwal yang mulai mengerucut, Artemis 2 menjadi batu loncatan penting bagi kembalinya manusia ke Bulan setelah lebih dari 50 tahun.

Tags: NASA Artemis 2 Amerika Serikat Internasional

Baca Juga

PT Semen Tonasa Gelar Sunatan Massal untuk 200 Anak, Perkuat Komitmen Tingkatkan Kesehatan Masyarakat
PT Semen Tonasa Gelar Sunatan Massal untuk 200 Anak, Perkuat Komitmen Tingkatkan Kesehatan Masyarakat
Semen Tonasa Perkuat Budaya Sadar Hukum, 100 Karyawan Ikuti Diklat Legal for Non Legal
Semen Tonasa Perkuat Budaya Sadar Hukum, 100 Karyawan Ikuti Diklat Legal for Non Legal
Ketegangan AS-Iran Memanas! Teheran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone ke Kapal Perang USA, Washington Membantah
Ketegangan AS-Iran Memanas! Teheran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone ke Kapal Perang USA, Washington Membantah
YKST Lepas 421 Siswa Tahun Ajaran 2025/2026, Siapkan Generasi Unggul dan Berkarakter
YKST Lepas 421 Siswa Tahun Ajaran 2025/2026, Siapkan Generasi Unggul dan Berkarakter
PT Semen Tonasa Raih Top CSR Award 2026 Kategori Corporate Star 5
PT Semen Tonasa Raih Top CSR Award 2026 Kategori Corporate Star 5
Jajaran Manajemen PT Semen Tonasa Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118
Jajaran Manajemen PT Semen Tonasa Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118

Populer

  • 1
    Panduan Investasi Saham untuk Pemula: Memahami Foreign Flow agar Tak Salah Ambil Keputusan Saat IHSG Bergejolak
  • 2
    Market Share Toyota Diprediksi Tembus 40 Persen Juni 2025, SPK Capai 1.852 Unit
  • 3
    Melinda Aksa Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah, Jelajah Sampah DLH Resmi Dimulai di Panakkukang
  • 4
    LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
  • 5
    New Honda Vario Evo 160 Tampil Lebih Sporti, Harganya Segini

Ekonomi

  • Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
    Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
  • LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
    LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
  • Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar
    Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar

Peristiwa

  • Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
    Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
  • Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
  • Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
    Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID