Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Seleksi Ketat dan Transparan, Pemkot Makassar Pastikan Seleksi Kepala Sekolah Bebas Titipan dan Praktik Menyimpang

Rabu, 31 Desember 2025 13:11
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi Soleman

LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya menghadirkan tata kelola pendidikan yang bersih, profesional, dan berintegritas melalui proses seleksi kepala sekolah yang dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan akuntabel.

Seleksi penempatan kepala sekolah pada 314 Sekolah Dasar (SD) dan 55 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Makassar dipastikan berjalan objektif serta bebas dari praktik yang berpotensi mencederai kepercayaan publik.

Proses seleksi tidak bersifat administratif semata, melainkan melalui tahapan fit and proper test yang ketat dan terukur dengan melibatkan tim eksternal, terdiri dari akademisi, praktisi hukum, serta pemerhati pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi kepala sekolah di lingkungan SD dan SMP dilaksanakan sesuai regulasi serta berbasis sistem yang dapat dipantau langsung oleh peserta.

“Seluruh mekanisme seleksi bakal calon kepala sekolah dan uji kompetensi berjalan transparan dan objektif karena melibatkan tim seleksi dari pihak eksternal,” ujar Achi, Rabu (31/12/2025).

Ia menekankan, proses ini dirancang untuk memastikan setiap calon kepala sekolah memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas moral, serta kompetensi profesional yang memadai. Reformasi pendidikan, menurutnya, harus dimulai dari proses seleksi yang bersih dan bertanggung jawab.

Melalui mekanisme tersebut, Pemerintah Kota Makassar ingin memastikan kepemimpinan sekolah diisi oleh figur yang mampu menjadi teladan serta berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Seleksi diawali dengan penjaringan calon kepala sekolah yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, yang mengatur kewenangan pejabat pembina kepegawaian, yakni wali kota dan sekretaris daerah.

Selain itu, proses seleksi juga diselaraskan dengan Peraturan Menteri Nomor 129/P/2022 yang mengatur tahapan penyediaan calon kepala sekolah, mulai dari pemetaan kebutuhan hingga penyiapan calon yang memenuhi standar.

Achi menjelaskan, tahapan seleksi meliputi verifikasi administrasi berbasis Sistem Informasi Manajemen Kepala Sekolah (SIMKS), uji kompetensi manajerial, hingga wawancara mendalam. Melalui SIMKS, sistem secara otomatis menyeleksi guru yang memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya.

“Kalau tidak terdaftar di SIMKS, maka tidak bisa melanjutkan. Transparansi terlihat jelas karena semuanya berbasis sistem,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa masa penugasan kepala sekolah dibatasi maksimal dua periode berturut-turut atau delapan tahun, sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam tahapan wawancara, peserta diuji terkait pemahaman visi dan misi Pemerintah Kota Makassar, strategi peningkatan mutu pendidikan, serta gagasan inovatif yang akan diterapkan di sekolah masing-masing.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar, Kamelia Thamrin Tantu, menjelaskan bahwa seleksi diawali dengan Uji Kompetensi (Ukom) yang dilaksanakan langsung oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Proses seleksi kepala sekolah ini sesuai dengan regulasi BKN, dan tahap awalnya adalah Uji Kompetensi di BKN,” ujarnya.

Dari sekitar 500 peserta yang mengikuti Ukom, sebanyak 394 orang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan wawancara. Hasil Ukom dapat diakses langsung oleh peserta dan bersifat rahasia, namun tetap dapat dipertanggungjawabkan.

Setelah Ukom, peserta kembali diseleksi berdasarkan persyaratan dari Dinas Pendidikan dan kementerian terkait. Mereka yang memenuhi seluruh ketentuan berhak mengikuti tahapan wawancara dengan penilaian berbasis indikator dan skor yang telah ditetapkan.

Kamelia berharap hasil seleksi ini dapat menjadi dasar penguatan kualitas pendidikan di Kota Makassar. Seluruh hasil seleksi telah direkap dan siap dilaporkan kepada Wali Kota Makassar untuk penetapan penugasan kepala sekolah.

“Targetnya awal Januari sudah ada penetapan, agar roda pendidikan di Kota Makassar dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.

Ia menegaskan, proses seleksi melibatkan tim penilai yang kredibel, terdiri dari unsur akademisi dan profesional, seperti Plt Rektor Universitas Negeri Makassar, akademisi Universitas Hasanuddin, psikolog profesional, serta pemerhati pendidikan.

“Tim penilai adalah orang-orang yang kompeten dan berintegritas. Kami yakin proses ini berjalan objektif dan profesional,” pungkas Kamelia.

Tags: Pemkot Makassar Kepala Dinas Pendidikan Makassar Achi Soleman seleksi kepala sekolah


Baca Juga

Digitalisasi Layanan Makin Ngebut, Makassar Raih Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026
Digitalisasi Layanan Makin Ngebut, Makassar Raih Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026
Banggar DPRD Makassar Minta BPKAD Koordinasikan Data Anggaran KUPA-PPAS Perubahan Makassar
Banggar DPRD Makassar Minta BPKAD Koordinasikan Data Anggaran KUPA-PPAS Perubahan Makassar
Makassar Siapkan Dua Greenhouse Berbasis IoT, Munafri Ajak Teknik Elektro Terlibat
Makassar Siapkan Dua Greenhouse Berbasis IoT, Munafri Ajak Teknik Elektro Terlibat
PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa
PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa
Appi Dorong Sekolah Makassar Adaptif terhadap AI, Karakter Siswa Tetap Jadi Prioritas
Appi Dorong Sekolah Makassar Adaptif terhadap AI, Karakter Siswa Tetap Jadi Prioritas
Wali Kota Munafri Ajak Muslimat NU dan Dewan Lingkungan Kolaborasi Atasi Sampah
Wali Kota Munafri Ajak Muslimat NU dan Dewan Lingkungan Kolaborasi Atasi Sampah

Populer

  • 1
    Lima Tim Dance Terpilih Jadi Best Five di Honda DBL South Sulawesi 2026
  • 2
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 3
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 4
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel
  • 5
    PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa

Ekonomi

  • Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
    Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
  • Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
    Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
  • LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel
    LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel

Peristiwa

  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID