Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Status Gunung Burni Telong Naik ke Siaga, Ribuan Warga Bener Meriah Mengungsi

Rabu, 31 Desember 2025 10:16
Editor: diku
  • Bagikan
Gunung Burni Telong (via Natgeo)

LUMINASIA.ID, NASIONAL - Status Gunung Burni Telong di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, resmi dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) menyusul peningkatan aktivitas kegempaan sejak Selasa (30/12/2025) malam. Kenaikan status ini berdampak pada imbauan pengungsian sementara bagi warga di sejumlah kampung yang berada dalam radius rawan.

Kepala Dinas Komunikasi Bener Meriah, Ilham Abdi, menjelaskan bahwa gunung tersebut dilanda tujuh kali gempa terasa dengan pusat gempa berada sekitar lima kilometer arah barat daya puncak. Aktivitas itu terekam mulai pukul 20.43 WIB hingga 22.45 WIB, dengan getaran yang dirasakan masyarakat sekitar.

“Berdasarkan informasi dari Badan Geologi Kementerian ESDM, gempa terasa tersebut diikuti peningkatan kegempaan vulkanik. Hingga pukul 22.45 WIB, terekam tujuh kali gempa vulkanik dangkal, 14 kali gempa vulkanik dalam, satu gempa tektonik lokal, dan satu gempa tektonik jauh,” kata Ilham Abdi, Rabu (31/12/2025).

Dari hasil pengamatan visual pada pukul 21.44 WIB, gunung api terlihat jelas dan tidak teramati adanya asap kawah. Meski demikian, peningkatan aktivitas kegempaan disebut telah berlangsung sejak Juli 2025, dengan sekitar 10 kali lonjakan gempa vulkanik dalam hingga akhir Desember 2025. “Berdasarkan pengamatan visual dan instrumental, tingkat aktivitas Gunung Burni Telong dinaikkan menjadi level III atau siaga sejak 30 Desember 2025 pukul 22.45 WIB,” ujarnya.

Informasi mengenai kenaikan status Gunung Burni Telong dan imbauan pengungsian tersebut sebelumnya dilaporkan beritasatu.com, yang menyebutkan bahwa langkah evakuasi dilakukan sebagai upaya mitigasi dini untuk melindungi keselamatan masyarakat di sekitar kawasan gunung api.

Sementara itu, laporan Antara dari Banda Aceh menyampaikan bahwa warga di dua gampong di Kecamatan Timang Gajah, yakni Rembune dan Kampung Pantan Pediangan, mulai mengungsi menyusul peningkatan status gunung menjadi Level III (Siaga) berdasarkan informasi Badan Geologi dan arahan bupati setempat.

Terkait lokasi pengungsian, Ilham mengatakan masyarakat diarahkan menuju kompleks kampus cabang Universitas Syiah Kuala (USK) di Bener Meriah. Pemerintah daerah telah menyiapkan tenda darurat untuk menampung warga yang mengungsi dari wilayah rawan.

“Masyarakat kita imbau untuk tidak panik. Yang diarahkan untuk mengungsi adalah Kampung Rembune dan Pantan Pediangan, Kecamatan Timang Gajah karena berada pada radius lima kilometer,” jelas Ilham. Ia menambahkan bahwa radius aman dinaikkan dari tiga kilometer menjadi lima kilometer seiring peningkatan status gunung.

“Kami juga sudah menyiapkan tenda dan yang mengungsi tidak hanya dua gampong, tadi ada masyarakat gampong lainnya yang ikut panik,” kata Ilham. Ia menyebutkan jumlah pengungsi di kompleks kampus Unsyiah mencapai sekitar dua ribu orang, serta gempa terasa tercatat hingga sepuluh kali, dengan gempa susulan pada pagi hari berkekuatan 2,8 skala Richter.

Tags: Gunung Burni Telong Aceh gempa bumi siaga bencana Nasional

Baca Juga

Strategi Libur Panjang 2026: Maksimalkan Tanggal Merah dan Cuti Bersama dari SKB 3 Menteri
Strategi Libur Panjang 2026: Maksimalkan Tanggal Merah dan Cuti Bersama dari SKB 3 Menteri
HPN 2026: Saat Pers Dituntut Sehat di Tengah Disrupsi Digital
HPN 2026: Saat Pers Dituntut Sehat di Tengah Disrupsi Digital
Gempa Kecil di Bandung Jadi Pengingat Kesiapsiagaan Warga terhadap Ancaman Sesar Aktif
Gempa Kecil di Bandung Jadi Pengingat Kesiapsiagaan Warga terhadap Ancaman Sesar Aktif
Husniah Talenrang Hadiri Rakornas 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Presiden
Husniah Talenrang Hadiri Rakornas 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Presiden
Gempa M4,6 Guncang Jogja Sore Ini, BMKG Ungkap Pusatnya di Laut Selatan Gunungkidul
Gempa M4,6 Guncang Jogja Sore Ini, BMKG Ungkap Pusatnya di Laut Selatan Gunungkidul
Fakta di Balik Video Viral Mualem di Pelaminan: Bukan Pernikahan, Ini Penjelasan Sebenarnya
Fakta di Balik Video Viral Mualem di Pelaminan: Bukan Pernikahan, Ini Penjelasan Sebenarnya

Populer

  • 1
    Stephen Curry Ungkap Peran Keluarga di Balik Ketangguhan Kariernya di NBA
  • 2
    Zulkifli Terpilih Nahkodai PGRI Cabang Bajeng Lima Tahun ke Depan
  • 3
    Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp43.000, Pecahan 1 Gram Kini Rp2.904.000
  • 4
    Strategi Sony Menahan PS6: PS5 Masih Jadi Andalan, Generasi Baru Datang 2028?
  • 5
    Harga Emas Hari Ini, Antam Jadi Rp2,95 Juta

Ekonomi

  • Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
    Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar
    Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar
  • Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta
    Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta

Peristiwa

  • Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
    Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
  • Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
    Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
  • Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
    Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID