LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Jake LaRavia tampil menonjol saat Los Angeles Lakers mengalahkan Memphis Grizzlies dengan skor 128-121 pada Jumat (3/1/2026) waktu setempat. Penampilan tersebut menjadi salah satu yang terbaik bagi forward berusia 24 tahun itu sepanjang musim ini, di tengah performanya yang masih naik turun bersama Lakers.
Sejak direkrut Los Angeles Lakers pada musim panas lalu, LaRavia sempat membawa optimisme. Ia dinilai sebagai pemain muda yang sedang berkembang dan berpotensi menjadi “berlian tersembunyi”. Namun secara keseluruhan, performanya musim ini masih dianggap belum konsisten. Akurasi tembakan tiga angkanya menurun drastis menjadi 32 persen, setelah musim lalu mencatatkan 42,3 persen, sementara efisiensi tembakan secara umum juga kerap berubah-ubah.
Meski begitu, laga melawan Grizzlies menjadi pengecualian. LaRavia tampil agresif dan efektif dengan mencetak 21 poin hasil dari 8 tembakan masuk dari 12 percobaan, termasuk 3 dari 6 tembakan tiga angka. Sebanyak 18 poin ia bukukan pada babak pertama. Tak hanya itu, ia juga mencatatkan sembilan rebound, dua assist, dua steal, serta satu block.
Usai pertandingan, LaRavia menegaskan pentingnya tetap bermain agresif dan percaya diri pada kemampuan menembaknya. Ia mengatakan bahwa mentalitas tersebut selalu ia bawa ke setiap laga.
“Sejujurnya, saya merasa masuk ke setiap pertandingan dengan mentalitas itu. Ada pertandingan di mana itu terjadi, ada juga yang tidak, itu sangat bergantung. Malam ini saya bisa panas cukup awal dan bola terus menemukan saya, terutama di babak pertama. Saya bisa terus bermain agresif dan akhirnya memasukkan beberapa tembakan,” ujar LaRavia.
Ia menambahkan, “Itu terasa sangat bagus, dan saya harus terus percaya pada tembakan saya. Saya juga selalu bilang ke semua pemain untuk terus percaya pada saya dan permainan ofensif saya.”
Dalam pertandingan yang sama, LeBron James juga tampil dominan dengan mencetak 31 poin dari 12 tembakan masuk dari 18 percobaan. Usai laga, LeBron melontarkan pujian unik kepada LaRavia dengan menyebutnya sebagai pemain yang “sneaky athletic”.
LaRavia pun menanggapi pujian tersebut dengan santai. “‘Sneaky athletic’ adalah kata yang bagus, karena saya memang tidak sering melompat, tapi ketika saya melompat, saya pikir saya bisa. Saya suka istilah ‘sneaky athletic’,” katanya.
Secara statistik musim ini, kontribusi LaRavia bersama Lakers menunjukkan peningkatan dibanding musim sebelumnya. Berdasarkan data terbaru, pada musim 2025/2026 ia mencatatkan rata-rata 9,1 poin, 4,3 rebound, dan 1,9 assist per gim. Angka tersebut lebih baik dibanding musim 2024/2025 dengan 6,9 poin, 3,9 rebound, dan 2,4 assist, serta mendekati performanya di musim 2023/2024 yang mencatatkan 10,8 poin per pertandingan.
Pertandingan melawan Grizzlies juga menjadi momen langka bagi LaRavia. Itu baru kali pertama sejak 18 November, dan kedua kalinya sejak 2 November, ia mencetak lebih dari 15 poin dalam satu laga.
Dengan Austin Reaves dipastikan absen setidaknya selama empat pekan ke depan, serta Rui Hachimura yang masih berkutat dengan masalah betis, Los Angeles Lakers membutuhkan kontribusi yang lebih konsisten dari LaRavia. Penampilan impresif melawan Memphis Grizzlies diharapkan bisa menjadi titik balik bagi sang forward untuk tampil lebih stabil dalam urusan mencetak poin di sisa musim ini.

