LUMINASIA.ID, NASIONAL - Kalender Hijriah 2026 menjadi perhatian umat Islam karena menunjukkan pertemuan yang jelas antara penanggalan Hijriah dan kalender Masehi, terutama pada bulan-bulan penting seperti Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Pada tahun ini, kalender Hijriah mencakup periode 1447–1448 Hijriah dan memperlihatkan bagaimana bulan-bulan Islam bergeser lebih awal dibanding tahun sebelumnya.
Perbedaan ini terjadi karena kalender Hijriah berbasis peredaran bulan dengan jumlah hari sekitar 354 hari per tahun, lebih pendek sekitar 10–11 hari dari kalender Masehi. Akibatnya, setiap tahun bulan-bulan Hijriah selalu “maju” jika disandingkan dengan tanggal Masehi. Pola ini kembali terlihat jelas pada 2026.
Berdasarkan Kalender Hijriah 2026, bulan Rajab dan Sya’ban 1447 H jatuh pada Januari hingga awal Februari 2026. Selanjutnya, bulan Ramadan 1447 H bertemu dengan pertengahan Februari hingga Maret 2026. Dalam kalender global Hijriah, 1 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada 18 Februari 2026, sementara Idul Fitri diperkirakan pada 20 Maret 2026.
Pertemuan kalender Hijriah dan Masehi juga terlihat pada bulan Dzulhijjah 1447 H yang jatuh pada Mei 2026. Idul Adha diperkirakan berlangsung pada 27 Mei 2026, sementara Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H berada pada pertengahan Juni 2026. Pola ini menegaskan bahwa sepanjang 2026, sebagian besar hari besar Islam terjadi lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Terkait Ramadan 2026, jadwal puasa dan libur menjadi perhatian utama masyarakat. Secara hisab, awal puasa diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026. Namun, penetapan resmi di Indonesia tetap menunggu hasil sidang isbat yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI berdasarkan rukyatul hilal. Perbedaan satu hari antara kalender hisab dan hasil rukyat merupakan hal yang lazim terjadi.
Untuk libur nasional dan cuti bersama, pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) hari libur nasional dan cuti bersama biasanya menetapkan Hari Raya Idul Fitri sebagai libur nasional. Berdasarkan pola penetapan tahun-tahun sebelumnya dan kalender Hijriah 2026, Idul Fitri 1447 H diperkirakan jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026. Libur nasional Idul Fitri umumnya disertai cuti bersama di sekitarnya, sehingga masyarakat berpotensi menikmati libur panjang Ramadan dan Lebaran pada akhir Maret 2026, dengan catatan menunggu pengumuman resmi pemerintah.
Dengan demikian, Kalender Hijriah 2026 tidak hanya penting sebagai panduan ibadah, tetapi juga sebagai acuan perencanaan kegiatan, pendidikan, dan ekonomi. Masyarakat diimbau untuk tetap merujuk pada pengumuman resmi pemerintah dan Kementerian Agama terkait penetapan awal Ramadan, Idul Fitri, serta jadwal libur nasional agar tidak terjadi kekeliruan dalam perencanaan.

