Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Geger ITF W35 Nairobi, Penampilan Hajar Abdelkader Jadi Sorotan Dunia Maya

Kamis, 8 Januari 2026 15:45
Editor: diku
  • Bagikan
Ilustrasi Tenis (IBT)

LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Debut petenis Mesir Hajar Abdelkader di turnamen ITF W35 Nairobi menjadi sorotan luas setelah berakhir dengan kekalahan telak dan memicu perdebatan mengenai standar serta mekanisme pemberian wildcard di tenis profesional level bawah.

Dilansir IBT, Abdelkader, 21 tahun, kalah 0-6, 0-6 dari petenis Jerman Lorena Schaedel yang berada di peringkat dunia 1026. Pertandingan babak pertama yang digelar di Parklands Sports Club, Rabu (7/1/2026), hanya berlangsung selama 37 menit.

Petenis yang belum memiliki peringkat WTA itu hanya mampu meraih tiga poin sepanjang laga. Ia melakukan 20 double fault dan hanya memasukkan 8,3 persen servis pertama. Seluruh poin yang diraihnya berasal dari kesalahan lawan, tanpa satu pun winner.

Dalam jalannya pertandingan, Abdelkader tampak kesulitan dengan teknik dasar dan pemahaman aturan. Pada satu momen, wasit bahkan harus memberi tahu posisi berdiri saat melakukan servis. Kondisi cuaca Nairobi yang lembap turut menyertai pertandingan singkat di lapangan tanah liat tersebut.

Cuplikan pertandingan kemudian menyebar luas di media sosial. Salah satunya diunggah akun UTR Sports dengan keterangan, “Apa yang terjadi disini?”, yang menyebutkan bahwa video penampilan Abdelkader di babak pertama undian utama W35 beredar luas dan menyoroti kekalahan 0-6, 0-6 dengan 20 double fault serta hanya tiga poin dalam 37 menit.

Abdelkader mendapatkan wildcard dari Tennis Kenya setelah seorang petenis lokal mengundurkan diri menjelang pertandingan. Meski prosedur tersebut dinilai sah, penampilannya memicu spekulasi di media sosial terkait kelayakan wildcard.

Sejumlah komentar warganet menyebut Abdelkader sebagai “pemain terburuk yang pernah ada”, sementara komentar lain mempertanyakan apa yang baru saja mereka saksikan. Di sisi lain, ada pula yang menilai keikutsertaannya sebagai bentuk keberanian tampil di level profesional meski minim pengalaman.

Perlu dicatat, International Tennis Integrity Agency melarang keras penjualan atau pertukaran wildcard dengan uang maupun keuntungan lain. Hingga kini, tidak ada bukti yang mendukung tudingan adanya pelanggaran.

Turnamen ITF W35 merupakan level awal dalam struktur tenis profesional dunia dengan total hadiah sekitar 30.000 dolar AS dan diikuti pemain dari berbagai negara. Hingga Kamis (8/1/2026), International Tennis Federation belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut, sementara Schaedel melaju ke babak berikutnya.

Tags: Hajar Abdelkader Tennis Olahraga Internasional


Baca Juga

NIPAH PARK Hadirkan Pekan Olahraga 2026 dengan 25 Cabang, Angkat Semangat Sport dan Sustainability
NIPAH PARK Hadirkan Pekan Olahraga 2026 dengan 25 Cabang, Angkat Semangat Sport dan Sustainability
Yayat Gym Bertahan di Tengah Gempuran Pusat Kebugaran Premium, Tarif Latihan Hanya Rp90 Ribu per Bulan
Yayat Gym Bertahan di Tengah Gempuran Pusat Kebugaran Premium, Tarif Latihan Hanya Rp90 Ribu per Bulan
Antusiasme Pekan Olahraga NIPAH 2026 Meningkat, Peserta Pra-Event E-Sport hingga Anggar Lampaui Target
Antusiasme Pekan Olahraga NIPAH 2026 Meningkat, Peserta Pra-Event E-Sport hingga Anggar Lampaui Target
Siapkan Dirimu untuk Miami Open 2026, Turnamen Tenis Bertabur Bintang
Siapkan Dirimu untuk Miami Open 2026, Turnamen Tenis Bertabur Bintang
Mboko Terus Bersinar, Tantang Sabalenka di Perempat Final Indian Wells
Mboko Terus Bersinar, Tantang Sabalenka di Perempat Final Indian Wells
Generasi Muda Tantang Elite: Sinner Lolos Dramatis, Tien dan Fils Curi Sorotan di Indian Wells
Generasi Muda Tantang Elite: Sinner Lolos Dramatis, Tien dan Fils Curi Sorotan di Indian Wells

Populer

  • 1
    LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel
  • 2
    Lima Tim Dance Terpilih Jadi Best Five di Honda DBL South Sulawesi 2026
  • 3
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 4
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 5
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel

Ekonomi

  • Dari Hutan Desa Nuha ke Tangan Gen Z, Anyaman Teduhu Selamat dari Kepunahan
    Dari Hutan Desa Nuha ke Tangan Gen Z, Anyaman Teduhu Selamat dari Kepunahan
  • Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
    Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
  • Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
    Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang

Peristiwa

  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID