Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Proyek Gagal di Bernabeu: Pemecatan Xabi Alonso Buka Borok Internal Real Madrid

Selasa, 13 Januari 2026 10:32
Editor: diku
  • Bagikan
Xabi Alonso (thesportstalk)

LUMINASIA.ID, BOLA - Pemecatan Xabi Alonso dari kursi pelatih Real Madrid setelah hanya delapan bulan menjabat bukan sekadar cerita tentang kegagalan seorang pelatih muda. Lebih dari itu, kasus ini kembali membuka masalah klasik di tubuh Los Blancos: konflik internal, ego bintang, dan ketegangan antara ruang ganti dan manajemen.

Alonso datang musim panas lalu dengan reputasi mentereng setelah sukses besar bersama Bayer Leverkusen. Ia diproyeksikan sebagai simbol regenerasi dan modernisasi taktik Real Madrid. Namun, harapan itu runtuh cepat setelah kekalahan pertamanya di El Clasico, yang menjadi titik balik hubungan Alonso dengan pemain dan petinggi klub.

“Para pemain memberontak dan Alonso gagal mendapatkan dukungan dari eksekutif klub,” tulis laporan tersebut, menggambarkan situasi yang semakin tak terkendali di balik layar Bernabeu.

Ruang Ganti Memanas, Manajemen Dingin

Sumber internal menyebutkan gaya latihan Alonso yang sangat ketat membuat sejumlah pemain bintang merasa tidak nyaman. Metodenya dinilai terlalu keras untuk ruang ganti yang dipenuhi superstar. Ketegangan ini diperparah oleh hubungan Alonso yang tidak harmonis dengan jajaran direksi.

“Ia bentrok dengan para eksekutif karena ketidakmampuannya menampilkan wajah korporat, dan gagal menciptakan cukup goodwill di lapangan untuk menutupi masalah di balik layar,” demikian laporan yang mengulas detail konflik tersebut.

Di Real Madrid, mentalitas “superstar-first” sudah lama menjadi pedang bermata dua. Banyak pelatih hebat sebelumnya juga tumbang karena tidak mampu mengendalikan ruang ganti bertabur bintang. Alonso kini masuk daftar panjang korban sistem itu.

El Clasico Jadi Titik Pecah

Kekalahan di El Clasico bukan hanya soal tiga poin. Bagi manajemen, itu menjadi simbol kegagalan proyek Alonso. Bagi pemain, itu memperkuat keraguan terhadap arah tim. Bagi publik, itu mengonfirmasi bahwa Real Madrid masih jauh dari stabil secara internal.

Pemecatan Alonso akhirnya diumumkan, sekaligus mengakhiri salah satu proyek paling singkat dan paling kontroversial dalam sejarah modern klub.

Cermin Masalah Lama Real Madrid

Kasus ini memunculkan pertanyaan besar: apakah masalahnya ada pada pelatih, atau pada kultur klub itu sendiri?

“Gagal di klub seperti Real Madrid bukanlah cerminan kemampuan seorang pelatih untuk melatih sepak bola,” tulis laporan tersebut, menegaskan bahwa lingkungan Bernabeu sering kali lebih menentukan nasib pelatih dibanding kualitas taktik semata.

Bagi Alonso, reputasinya di Eropa tetap tinggi. Namun bagi Real Madrid, episode ini menjadi alarm keras bahwa mengganti pelatih saja tidak cukup jika akar masalah di ruang ganti dan struktur kekuasaan tidak dibenahi.

Masa Depan yang Masih Terbuka

Meski proyeknya di Madrid berakhir cepat, Alonso diyakini tidak akan kekurangan peminat. Klub-klub Premier League hingga raksasa Eropa lain disebut siap memantau situasinya.

Sementara itu, Real Madrid kembali berada di persimpangan: membangun ulang dengan wajah lama, atau berani merombak kultur yang selama ini menjadi sumber kejayaan sekaligus kehancuran.

Tags: Xabi Alonso Real Madrid Sepakbola Olahraga

Baca Juga

Sriwijaya FC Resmi Tunjuk Iwan Setiawan, Manajemen Harap Laskar Wong Kito Bangkit
Sriwijaya FC Resmi Tunjuk Iwan Setiawan, Manajemen Harap Laskar Wong Kito Bangkit
West Ham vs Manchester United 1-1: Gol Telat Sesko Buyarkan Kemenangan Tuan Rumah
West Ham vs Manchester United 1-1: Gol Telat Sesko Buyarkan Kemenangan Tuan Rumah
Dramatis! Napoli Dipaksa Como 1-1 hingga Adu Penalti, Gol Vergara Bikin Tegang
Dramatis! Napoli Dipaksa Como 1-1 hingga Adu Penalti, Gol Vergara Bikin Tegang
Pumas UNAM Menang 1-0 atas San Diego FC, Tetap Tersingkir dengan Agregat 2-4 di CONCACAF Champions Cup
Pumas UNAM Menang 1-0 atas San Diego FC, Tetap Tersingkir dengan Agregat 2-4 di CONCACAF Champions Cup
Tigres vs Forge FC: Ujian Berat Wakil Kanada Hadapi Tekanan Estadio Universitario
Tigres vs Forge FC: Ujian Berat Wakil Kanada Hadapi Tekanan Estadio Universitario
Hasil Brazil Serie A: Flamengo Kalahkan Vitoria 2-1, Pulgar dan Everton Jadi Penentu
Hasil Brazil Serie A: Flamengo Kalahkan Vitoria 2-1, Pulgar dan Everton Jadi Penentu

Populer

  • 1
    Harga Emas Hari Ini: Antam Rp2,9 Juta per Gram
  • 2
    Harga Emas Hari Ini Naik, 1 Gram Antam Tembus Rp2,94 Juta
  • 3
    Harga Emas Hari Ini, Antam Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • 4
    Libur Lebaran 2026 Jadi 7 Hari, Nyepi dan Cuti Bersama Picu Lonjakan Mudik
  • 5
    Hasil Super Bowl: Seattle Seahawks Kalahkan New England Patriots 29-13 di Levi’s Stadium

Ekonomi

  • Tiga Indeks Futures AS Naik, Wall Street Bersiap Dibuka di Zona Hijau
    Tiga Indeks Futures AS Naik, Wall Street Bersiap Dibuka di Zona Hijau
  • Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp7.000, 1 Gram Kini Rp2,947 Juta
    Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp7.000, 1 Gram Kini Rp2,947 Juta
  • Harga Emas Hari Ini, Antam Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
    Harga Emas Hari Ini, Antam Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta

Peristiwa

  • Jadwal Pencairan THR PNS, TNI, Polri dan Pensiunan 2026, Diperkirakan Cair Pertengahan Maret
    Jadwal Pencairan THR PNS, TNI, Polri dan Pensiunan 2026, Diperkirakan Cair Pertengahan Maret
  • Libur Awal Ramadan 2026 Berdekatan Imlek, Siswa Berpeluang Long Weekend
    Libur Awal Ramadan 2026 Berdekatan Imlek, Siswa Berpeluang Long Weekend
  • Apa Itu Tarhib Ramadhan? Momentum Bersih Diri sebelum Masuk Bulan Penuh Ampunan
    Apa Itu Tarhib Ramadhan? Momentum Bersih Diri sebelum Masuk Bulan Penuh Ampunan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID